Eko Maung Soroti Mental Ramon Tanque di Tengah Kritik Bobotoh Persib

Smallest Font
Largest Font

Striker Persib Bandung, Ramon de Andrade Souza atau Ramon Tanque, menghadapi tekanan besar dari Bobotoh menyusul penampilannya yang belum memuaskan di Piala Presiden 2026, kata Eko Maung, dedengkot Bobotoh, pada akhir Juli 2026.

Persib Bandung memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 setelah menang 1-0 atas DPMM FC di Stadion Si Jalak Harupat, dengan gol dari Balsa Sekulic lewat penalti menit 74, namun performa Ramon mendapat sorotan tajam.

Eko Maung menilai masalah utama bukan hanya kualitas permainan Ramon, tapi juga kesiapan mental menghadapi tekanan besar dari pendukung Persib.

"Coba buka akun IG-nya Ramon Tanque, masih hilang enggak? Kayaknya masih sih," ujar Eko Maung pada 29 Juli 2026.

Menurut Eko, keputusan Ramon menonaktifkan akun Instagram terjadi setelah ia menerima banyak kritik dari Bobotoh lewat komentar dan pesan langsung karena penampilannya kurang oke.

"Sejak Ramon kemarin performanya kurang oke ya, dibully sama banyak Bobotoh. Masuk komentar, masuk DM. Dia tiba-tiba menonaktifkan akun Instagramnya. Ini menurut saya tentang mental," tambahnya.

Eko juga mengingatkan bahwa ekspektasi Bobotoh terhadap pemain Persib sangat tinggi, apalagi setelah klub meraih tiga gelar juara beruntun.

"Ekspektasi Bobotoh kepada para pemain itu besar banget di setiap musim. Walaupun baru juara tiga kali berturut-turut, ekspektasinya tetap tinggi," jelasnya.

Dia memberi contoh pengalaman mantan gelandang Persib, Kim Jeffrey Kurniawan, yang juga pernah menjadi sasaran kritik Bobotoh namun berhasil membalikkan keadaan dengan kerja keras.

"Kalau bicara tentang mental dan pressure dari Bobotoh, contoh paling bagus itu Kim Jeffrey Kurniawan. Dulu Kim juga sempat ditekan Bobotoh, tetapi dia memilih bekerja keras dan membuktikan kualitasnya. Akhirnya justru mendapat banyak pujian," ujar Eko Maung.

Eko berharap Ramon bisa meniru Kim Jeffrey dengan menjawab kritik lewat penampilan di lapangan, bukan terpuruk oleh tekanan di luar lapangan.

Selain itu, Eko menyoroti bahwa para pemain Persib era Perserikatan juga menghadapi tekanan besar dari Bobotoh, namun mereka tetap memilih menghadapinya.

"Mantan-mantan pemain Persib yang era Perserikatan, mereka itu sama tekanan Bobotoh itu iya betul stres, tapi harus dihadapi," kata Eko Maung.

Di akhir pernyataannya, Eko menegaskan bahwa setiap pemain yang memilih membela Persib harus siap menerima konsekuensi penuh, termasuk tekanan dan sakit hati, bukan hanya menikmati fasilitas dan popularitas.

"Jadi kalau anda memilih atau bermain di Persib ya, itu ambil sepaket dong. Jangan cuma pingin fasilitas, gaji gede, popularitas ambil juga konsekuensinya, apa itu? Tekanan dan sakit hatinya, itu sepaket," tutup Eko Maung.

Isu perpindahan Ramon Tanque sempat berkembang setelah muncul rumor akan bergabung dengan Persita Tangerang pada bursa transfer, namun kritik terhadap performanya tetap menjadi sorotan utama terakhir.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed