Kreator Seni Erika Richardo Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia
Kreator seni asal Indonesia Erika Richardo masuk dalam daftar Forbes Asia 30 Under 30 edisi ke-11 yang dirilis pada Kamis, 28 Mei 2026, karena dinilai mampu memberikan dampak sosial dan mengedukasi masyarakat melalui karya seni di media sosial.
Dilansir dari Kompas.com, perhatian publik dalam penghargaan tahun ini tertuju pada barisan kreator digital yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi sosial, seni, dan sains. Erika Richardo berhasil mencuri perhatian dengan pengikut lebih dari 18 juta di TikTok setelah sempat viral karena melukis pesawat Boeing 737 milik Garuda Indonesia bermotif batik pada tahun 2025.
Selain aktif membuat karya seni, Erika bersama kekasihnya, Jerhemy Owen, juga mendirikan organisasi nirlaba bernama Rumah Mimpi Indonesia. Organisasi tersebut tercatat sukses menghimpun dana sekitar Rp 1,7 miliar untuk menyokong pendidikan di wilayah terpencil.
"Saya ingin menginspirasi anak muda untuk mencoba hal baru dan membuat mereka yang kreatif serta mencintai seni berani menjadi seniman," kata Erika Richardo, Kreator Seni Indonesia.
Selain Erika, kategori kreator dan inovator pendidikan dalam daftar Forbes Asia ini diramaikan oleh astrofisikawan Australia Kirsten Banks (AstroKirsten), Nattanon Dungsunenarn dari Thailand melalui Spaceth.co, Esmé James dengan serial Kinky History, serta Lucy Blakiston yang membangun platform Shit You Should Care About.
Pada kategori hiburan dan olahraga, penyanyi Filipina Zack Tabudlo turut terpilih setelah mencatatkan diri sebagai artis Filipina dengan jumlah streaming terbanyak pada tahun 2022.
"A former contestant on The Voice Kids in 2014, Tabudlo signed with Mercury Records under the Universal Music Group in 2025 and embarked on a Southeast Asia tour in 2024," tulis Forbes.
Zack baru-baru ini kembali ke ajang pencarian bakat tersebut sebagai juri, serupa dengan bintang tenis Filipina berusia 21 tahun, Alex Eala. Alex sukses menembus peringkat 50 besar Asosiasi Tenis Wanita (WTA) setelah berlaga di Miami Open 2025.
"The support has been incredible," kata Alex Eala, Atlet Tenis Filipina.
Petenis yang kini menempati peringkat 37 dunia tersebut diketahui baru saja menyelesaikan kompetisinya dalam ajang Prancis Terbuka 2026.
"Tennis can sometimes feel quiet and serious, so having that energy makes it special," tutur Alex Eala, Atlet Tenis Filipina.
Jajaran pengubah permainan di bidang olahraga lainnya yang masuk dalam daftar ini meliputi Yoshinobu Yamamoto dari Los Angeles Dodgers, pecatur Divya Deshmukh, pegolf Shannon Tan dan Minjee Lee, serta pelari cepat Gout Gout.
Di bidang kewirausahaan pangan, aplikasi Swish asal India yang didirikan oleh Aniket Shah, Ujjwal Sukheja, dan Saran S. turut muncul memanfaatkan tren perdagangan cepat dengan layanan pengiriman makanan segar dalam waktu 10 menit.
Apresiasi terhadap generasi muda berbakat di kawasan Asia Pasifik ini disaring oleh tim Forbes Asia bersama panel juri dari hampir 4.000 kandidat melalui evaluasi ketat terkait kriteria pendanaan, pendapatan, dampak sosial, kesesuaian pasar produk, daya cipta, hingga potensi inovasi mereka.
Sektor industri, manufaktur, dan energi pada tahun ini didominasi oleh para produsen robot humanoid asal Tiongkok, termasuk JoyIn Technology yang berbasis di Suzhou. Perusahaan yang didirikan oleh Guo Renjie pada 2024 ini memproduksi robot pendamping interaktif bagi lansia dan anak-anak, dengan valuasi mencapai 351 juta dolar AS serta pendanaan lebih dari 70 juta dolar AS dari IDG Capital, Jinqiu Capital, dan Eastern Bell Capital.
"With the rapid changes in technology, robots can satisfy more needs," kata Guo Renjie, Pendiri JoyIn.
JoyIn kini telah meluncurkan empat model robot humanoid termasuk seri Zeroth M1 berteknologi AI seharga 10.000 yuan yang dapat mendeteksi ekspresi wajah, serta versi Wall-E seharga 4.000 dolar AS hasil kerja sama dengan Disney. Selain JoyIn, pendiri Noetix Robotics Technology, Hu Chenxu dan Jiang Zheyuan, juga masuk dalam daftar setelah mengembangkan lima model humanoid termasuk Bumi seharga kurang dari 1.500 dolar AS dan mengumpulkan dana 150 juta dolar AS.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow