Persib Bandung Disorot, Pelatih Keluhkan Kondisi Lapangan Latihan Jelang Super League 2026

Smallest Font
Largest Font

Persib Bandung tengah mendapat sorotan tajam setelah pelatih kepala Igor Tolic mengeluhkan kondisi lapangan latihan tim yang dinilai tidak ideal untuk masa persiapan pramusim.

Sorotan ini mengemuka saat sesi latihan perdana menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026-2027 yang berlangsung di Lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Senin (13/7/2026).

Keluhan Igor Tolic Terkait Kondisi Lapangan

Beberapa bagian rumput di lapangan latihan pendamping GBLA tersebut tampak menguning, sehingga memaksa tim pelatih untuk membatasi area latihan pemain demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

"Ya kami belajar sesuatu setiap hari. Kami mencoba melakukan segalanya lewat permainan (game), jadi semua tahu apa yang harus dilakukan. Kami memulai ini sejak momen pertama," kata Igor Tolic, Senin (13/7/2026).

"Kemudian kami hanya perlu mengaturnya karena lapangan ini tidak ideal, jadi segalanya menjadi sedikit lebih berat dari biasa," kata Igor Tolic, Senin (13/7/2026).

"Tapi para pemain bekerja keras dan mereka mencoba memberikan yang terbaik dan juga bekerja keras. Ya tapi ini sulit untuk di lapangan," kata Igor Tolic, Senin (13/7/2026).

Estimasi Biaya Pembangunan Infrastruktur Latihan

Kondisi ini memicu pertanyaan dari publik mengingat status Persib Bandung sebagai pemegang gelar juara Liga Indonesia dalam tiga musim terakhir yang seharusnya ditopang fasilitas latihan mumpuni.

Jenis Kebutuhan Estimasi Anggaran
Pembangunan Satu Lapangan Pendamping Rp 5 - 6 Miliar
Fasilitas Pendukung & Lahan Belum Termasuk

Persoalan infrastruktur ini kemudian dijawab oleh Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan melalui program Untold Story Back-to-back Champions Episode 3 di saluran Youtube Persib TV.

"Pembangunan infrastruktur itu memakan biaya besar, mahal sekali. Membangun lapangan pendamping itu (biayanya) bukan Rp 1-2 miliar," kata Adhitia Putra Herawan.

"Buat bikin satu lapangan saja butuh Rp 5-6 miliat, belum lahannya, belum fasilitas sekitarnya, itu mahal banget," kata Adhitia Putra Herawan.

Prioritas Investasi Pemain Bintang

Pihak manajemen Persib Bandung menjelaskan adanya dilema pembagian anggaran karena klub juga harus membagi fokus finansial guna memperkuat komposisi skuad utama untuk bersaing di tingkat regional.

"Masalahnya adalah di waktu bersamaan, kami juga mau investasi di tim, karena kami mau melangkah jauh (di Asia). Kami tahu dengan investasi di tim, melangkah jauh, juga akan ada hal positif secara komersial," kata Adhitia Putra Herawan.

Manajemen Persib memilih berinvestasi besar mendatangkan pemain bintang seperti Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Layvin Kurzawa, di samping mempertahankan pilar penting tim demi menjaga prestasi di kancah Asia.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed