FC Cincinnati Jamu San Jose Earthquakes pada Lanjutan MLS 2026
FC Cincinnati berambisi bangkit dari kekalahan saat menjamu San Jose Earthquakes dalam lanjutan kompetisi Major League Soccer di TQL Stadium, Ohio, Sabtu, 1 Agustus 2026 pukul 19.30 waktu setempat.
Klub berjuluk Orange and Blue tersebut saat ini berada di peringkat ketujuh Wilayah Timur dengan raihan 23 poin usai takluk 1-2 dari Columbus Crew pada laga sebelumnya. Menghadapi San Jose Earthquakes menjadi awal dari rangkaian delapan laga kandang dari 11 pertandingan mendatang yang akan dilakoni anak asuh Pat Noonan hingga pertengahan September.
Kondisi skuad FC Cincinnati dipastikan hampir sepenuhnya fit, hanya minus gelandang Gerardo Valenzuela yang absen akibat hukuman kartu merah. Pelatih FC Cincinnati Pat Noonan menilai kedalaman skuad yang baik menjadi modal penting bagi timnya untuk menghadapi jadwal padat mendatang.
"Kita lihat bagaimana kami memanfaatkannya," kata Noonan. "Saya pikir sebagai titik awal, kami bisa percaya diri tentang bagaimana kami menghadapi bulan ini dengan kondisi kesehatan yang baik saat ini. Karena ada kedalaman skuad, ada pemain-pemain yang saya tahu mengharapkan kesempatan, dan itu akan ditentukan oleh bagaimana kami melewati San Jose, dan kemudian bagaimana kami menyikapi Leagues Cup."
Di sisi lawan, San Jose Earthquakes bertandang ke Ohio dengan menempati posisi ketiga Wilayah Barat lewat koleksi 33 poin. Tim asuhan pelatih Bruce Arena tersebut sedang berupaya meraih kemenangan pertama mereka sejak jeda Piala Dunia, setelah hanya mencatatkan satu kemenangan dalam tujuh pertandingan liga terakhir.
Lini pertahanan Earthquakes dipastikan kembali diperkuat bek Daniel Munie yang baru saja tampil di ajang MLS All-Star, serta penyerang Preston Judd yang telah mengoleksi 11 gol musim ini usai selesai menjalani sanksi akumulasi kartu. Bek San Jose Earthquakes Reid Roberts menegaskan timnya tetap tenang dan fokus menjaga konsistensi permainan.
"Kami pada dasarnya hanya bertahan pada apa yang telah kami lakukan, bekerja keras, bekerja untuk satu sama lain dan berusaha sebersih mungkin saat menguasai bola serta sesolid mungkin secara bertahan," ujar Roberts.
Sementara itu pada pertandingan lain, pemuncak klasemen Supporters' Shield Nashville SC bertekad bangkit saat bertandang ke markas D.C. United usai rekor 10 laga tak terkalahkan mereka terhenti akibat kekalahan 0-1 dari Orlando City. Pelatih Nashville SC B.J. Callaghan mengakui timnya perlu meningkatkan efektivitas permainan.
"Saya pikir ini sedikit berbeda untuk setiap pertandingan. Saat ini, kami berhasil membawa bola ke dalam kotak penalti dan ke area yang kami inginkan," kata Callaghan. "Namun saat ini, ini hanya bermuara pada eksekusi teknis dan pengambilan keputusan, untuk menemukan pemain yang melakukan pergerakan dengan tepat."
Callagham menambahkan bahwa timnya terus bekerja keras demi mencapai standar permainan terbaik mereka.
"Kami memahami bahwa ini bukanlah versi terbaik dari diri kami, tetapi kami tidak masalah dengan hal itu. Kami terus berjuang untuk berkembang, dan kami akan terus bekerja untuk memperbaiki berbagai area dengan standar dan ekspektasi yang sama," tutur Callaghan.
Pernyataan tersebut didukung oleh bek Nashville SC Josh Bauer yang menegaskan situasi di dalam tim tetap terkendali.
"Kami adalah tim yang berharap untuk memenangkan setiap pertandingan, jadi kekalahan ini sedikit menyakitkan, tetapi saya tidak berpikir kami membunyikan tanda bahaya atas hal ini," ucap Bauer. "Kami masih berada di puncak persaingan Supporters' Shield, dan mereka [Orlando] adalah tim yang bagus."
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow