Laga FC Cincinnati vs DC United Ditunda Akibat Cuaca Buruk

Smallest Font
Largest Font

Pertandingan Major League Soccer antara FC Cincinnati dan DC United yang dijadwalkan berlangsung di TQL Stadium pada Sabtu, 5 September 2026, resmi ditunda. Cuaca buruk yang melanda kawasan Cincinnati memicu dua kali penundaan akibat petir hingga menyebabkan kondisi lapangan tergenang air dan membahayakan keselamatan pemain.

Hujan deras yang mengguyur lokasi membuat area permainan dinilai tidak layak untuk digunakan. Penundaan petir pertama terjadi selama sekitar 90 menit sebelum para pemain sempat keluar untuk melakukan pemanasan jelang pukul 21.00 waktu setempat, namun petir susulan memaksa penyelenggara menghentikan seluruh aktivitas. Pihak klub memastikan tiket yang telah dibeli para penonton tetap berlaku untuk laga penjadwalan ulang mendatang.

Hasil ini menahan posisi FC Cincinnati di peringkat keenam klasemen Wilayah Timur MLS dengan raihan 31 poin dari 22 laga. Sementara itu, DC United berada di posisi yang lebih bawah usai mencatatkan rekor 5-7-10 dengan mengantongi 25 poin menjelang laga ke-23 mereka musim ini.

Sebelum keputusan penundaan diterbitkan, pelatih FC Cincinnati, Pat Noonan, sempat memberikan pandangannya terkait kekalahan 0-4 dari Nashville SC pada laga sebelumnya. Kekalahan telak tersebut menjadi kekalahan terbesar kedua bagi klub pada musim 2026 setelah sebelumnya dibantai 1-6 oleh New England.

"Merek berada di puncak klasemen. Kami tidak mencoba mengejar Nashville sekarang. Kami mencoba meningkatkan permainan dan memperbaiki posisi kami di klasemen pada setiap pertandingan," kata Pat Noonan, Pelatih FC Cincinnati.

Noonan juga menyoroti aspek teknis serangan yang menurutnya kurang optimal saat menghadapi Nashville.

"Membuka ruang lapangan adalah satu hal yang kami lakukan dengan sangat baik. Kami tidak mendapatkan banyak hal itu di babak pertama, tetapi kami juga tidak membuat banyak keputusan bagus yang memungkinkan kami untuk lebih banyak menyerang," kata Pat Noonan, Pelatih FC Cincinnati.

Ia menambahkan bahwa lawan mampu memanfaatkan situasi timnya pada babak kedua.

"Ini jenis permainan yang berbeda dengan beberapa pemain yang ada di lapangan, dan itu efektif bagi mereka di babak kedua," kata Pat Noonan, Pelatih FC Cincinnati.

Di sisi lain, pelatih DC United, René Weiler, turut menyampaikan evaluasi mengenai situasi timnya usai menahan imbang Los Angeles FC tanpa gol serta pergerakan klub di bursa transfer.

"Kami memiliki tujuan untuk mendatangkan satu, atau mungkin dua pemain baru, tetapi itu tidak terwujud. Itu biasa terjadi. Kami tidak ingin melakukan transfer yang tidak masuk akal," kata René Weiler, Pelatih DC United.

Weiler menegaskan bahwa pihak manajemen bersikap hati-hati dalam menentukan rekrutan baru.

"Kami tidak ingin mendatangkan pemain hanya demi melakukannya. Kami tahu bahwa kami harus mencoba dan mendatangkan pemain untuk lini utama dan bukan hanya untuk kedalaman skuad," kata René Weiler, Pelatih DC United.

Ia pun optimistis dengan kemampuan para pemain yang dimiliki saat ini untuk bersaing menembus babak playoff.

"Jadi, kami harus sedikit lebih sabar. Jendela transfer akan segera dibuka. Saya percaya pada pemain saya.

Anda hanya perlu melihat pertandingan terakhir. Itu adalah penampilan yang hebat," kata René Weiler, Pelatih DC United.

Pasca penundaan ini, FC Cincinnati dijadwalkan melakoni laga tandang melawan Philadelphia Union pada 9 September 2026 sebelum menjamu Charlotte FC di TQL Stadium pada 12 September 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed