FC Tokyo Bersiap Hadapi Kashima Antlers demi Kehormatan Tim

Smallest Font
Largest Font

FC Tokyo bersiap melakoni pertandingan pekan terakhir melawan Kashima Antlers setelah meraih kemenangan adu penalti melawan Urawa Reds dalam laga sebelumnya. Pertandingan pamungkas grup wilayah timur ini menjadi momen bagi tim untuk mempertahankan gengsi meski peluang menjuarai liga wilayah dipastikan tertutup.

Kemenangan atas Urawa Reds dengan skor adu penalti 9-8 setelah bermain imbang tanpa gol diraih melalui perjuangan sengit sebanyak 26 tendangan penalti. Penyelamatan dari penjaga gawang Kim Seung-gyu dan eksekusi penentu dari Kento Hashimoto memastikan tambahan dua poin bagi klub berjuluk Blue-Red tersebut.

Kemenangan Kashima Antlers atas JEF United Ichihara Chiba pada hari berikutnya menutup peluang FC Tokyo untuk memuncaki klasemen Meiji Yasuda J1 Century Vision League Regional League Round. Evaluasi mendalam kini berfokus pada persiapan babak playoff yang dijadwalkan berlangsung pada minggu berikutnya dengan format kandang-tandang.

Kekecewaan tim akibat kegagalan meraih posisi puncak tidak menghalangi fokus para pemain untuk memberikan performa terbaik di laga penutup. Kepercayaan diri para pemain tetap terjaga untuk membuktikan kualitas mereka di lapangan melawan pemuncak klasemen.

Kapten Sei Muroya memberikan pernyataan mengenai kondisi tim dan kesiapan mereka menjelang laga krusial tersebut.

"It’s not the way we envisioned," kata Sei Muroya, Kapten FC Tokyo.

Muroya menambahkan bahwa kekuatan tim akan diuji secara langsung oleh Kashima Antlers yang berada di peringkat pertama klasemen.

"I think we have been able to fight well throughout the season. Our strength will be tested by how well we can perform against first-place Kashima. First, we must continue to keep going toward the playoffs, and to leave a bad impression on Kashima, we want to win firmly and head into the next stage in good form," tutur Sei Muroya, Kapten FC Tokyo.

Pemain bertahan Masato Morishige yang baru merayakan ulang tahun ke-39 turut menyampaikan pandangannya mengenai harga diri klub. Morishige menegaskan bahwa seluruh elemen tim merasakan kekecewaan yang sama setelah peluang juara tertutup.

"Everyone is acting as usual, but I’m sure they feel quite frustrated now that the possibility of winning the championship is gone. We don’t think we are inferior to Kashima. However, in the end, Kashima is above us. It’s really a matter of stubbornness or pride at this point. Although we are behind in the standings, we want to prove in the end that we are the superior team," ujar Masato Morishige, Pemain FC Tokyo.

Pelatih Rikizo Matsuhashi menyatakan kesiapan taktis anak asuhnya dalam sesi wawancapra resmi menjelang laga tandang di markas Kashima Antlers. Matsuhashi menargetkan kemenangan penuh untuk menunjukkan identitas permainan yang telah dibangun sepanjang musim.

"I think we just have to go for the win. It’s not about proving something now, but because we have been continuously proving ourselves. It’s not about numbers or rankings, but expressing what we have envisioned firmly. Winning is not an easy thing, so it’s hard to say we will definitely win, but the point about what we called “worthiness” from the start is something we build up in football as well, so we want to fully show our “style” in tomorrow’s match," sebut Rikizo Matsuhashi, Pelatih FC Tokyo.

Pertandingan melawan Kashima Antlers akan memfinalisasi peringkat akhir di grup wilayah timur sebelum memasuki babak playoff.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed