FIFA Rilis Lagu Tema DNA dan Umumkan Musisi Piala Dunia 2026
Federasi Internasional Sepak Bola (FIFA) resmi meluncurkan lagu tema terbaru bertajuk "DNA (More Than A Game)" pada Rabu, 10 Juni 2026, untuk menyambut turnamen Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Karya kolaboratif tersebut menggabungkan bahasa Inggris, Italia, dan Korea dengan menggandeng penyanyi Andrea Bocelli, David Guetta, EJAE, serta Megan Thee Stallion untuk menggambarkan semangat juang dan solidaritas.
Penyanyi K-pop EJAE dijadwalkan bergabung dengan tenor legendaris Andrea Bocelli di Estadio Azteca, Mexico City, untuk membawakan lagu tersebut menjelang laga pembuka antara Meksiko melawan Afrika Selatan.
"Menjadi bagian dari lagu kebangsaan resmi Piala Dunia FIFA sangat berarti bagi saya. Ini sangat bermakna karena saya dapat menulis lirik Korea dalam lagu tersebut mewakili Korea di panggung ini adalah suatu kehormatan," kata EJAE melalui FIFA.
Artis Rumi KPop Demon Hunters tersebut juga mengenang kembali pengalamannya saat menyaksikan perayaan turnamen sepak bola empat tahunan itu sewaktu kecil di negara asalnya.
"Salah satu kenangan masa kecil favorit saya adalah berada di Seoul selama Piala Dunia 2002, dan melihat kota itu bersatu. Saya tidak akan pernah melupakan perasaan melihat orang asing di jalan saling berpelukan dan merayakan. Bagi saya, perasaan kebersamaan itulah yang menjadi makna Piala Dunia, dan saya bersyukur bisa menjadi bagian dari nih tahun ini!" tutur EJAE.
Selain upacara pembukaan di Meksiko, gelombang musisi internasional juga akan memeriahkan upacara pembukaan di Los Angeles, Amerika Serikat, pada Jumat, 12 Juni 2026, waktu setempat dengan menampilkan Lisa BLACKPINK dan Katy Perry.
Piala Dunia 2026 menerapkan konsep multi-lagu yang melanjutkan tren edisi 2022 di Qatar, dengan melibatkan jajaran musisi global seperti Shakira, Burna Boy, Jelly Roll, hingga Los Ángeles Azules untuk mengisi album soundtrack resmi.
"Sepak bola adalah sesuatu yang menyatukan begitu banyak budaya dan orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat," kata Shakira kepada AP terkait makna mendalam di balik pembuatan lagu bertema turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Penyanyi asal Kolombia yang membawakan lagu "Dai Dai" bersama Burna Boy ini menjelaskan bahwa proses penciptaan melodi global menuntut tanggung jawab besar demi menyatukan emosi pendengar.
"Tanggung jawab besar dalam membuat lagu Piala Dunia adalah Anda harus membuat lagu yang mewakili perasaan, emosi, dan semangat orang-orang," ungkap Shakira.
Ia menambahkan bahwa pemahaman terhadap keberagaman kebudayaan sangat membantu dirinya dalam melahirkan karya-karya bertema Piala Dunia pada edisi terdahulu.
"Jadi, Anda harus menulis lagu itu, dengan memahami bahwa lagu itu harus bersifat global. Lagu itu harus mencakup begitu banyak budaya dan mewakili begitu banyak orang dalam satu melodi," lanjut Shakira.
Dirinya pun membagikan beberapa pandangan spesifik mengenai formula penting yang harus dipenuhi agar sebuah lagu tema turnamen sepak bola mampu melekat di ingatan publik.
"Menurut saya, lagu Piala Dunia yang bagus harus memiliki ritme. Harus berirama. Harus membuat orang ingin berdansa. Dan juga harus menjadi lagu kebangsaan," kata Shakira.
Pelantun lagu hit edisi 2010 ini menggarisbawahi bahwa aspek energi menjadi poin utama yang wajib ada agar penonton bisa ikut bernyanyi bersama di dalam stadion.
"Harus membuat orang ingin bernyanyi bersama, bernyanyi dengan lantang sekuat tenaga. Lagu itu juga harus memiliki energi seperti itu. Itu suatu keharusan," kata Shakira.
Sementara itu, musisi J Balvin yang terlibat dalam aransemen ulang lagu "Jump" milik Van Halen untuk proyek resmi Coca-Cola Piala Dunia 2026 menekankan pentingnya unsur pemikat atau hook di awal lagu.
"Saat ini, dengan musik dan semua jenis musik, tidak masalah apakah itu Piala Dunia, reggaeton, atau hip-hop, rentang perhatian orang hanya sekitar lima detik," ucap J Balvin.
Ia berpendapat bahwa keterbatasan durasi perhatian dari para pendengar zaman sekarang harus disiasati oleh para musisi dengan berkarya secara totalitas.
"Dan itulah kenyataannya. Saya tidak menghakimi, Anda hanya perlu melakukannya dengan sepenuh hati," kata J Balvin.
Menurutnya, struktur dan intensitas yang ada di dalam lagu tema resmi sepak bola harus mampu menyamai dinamika emosional yang terjadi di atas lapangan hijau.
"Sepak bola menyatukan kita, dengan segala suka dan duka yang berbeda," tutur J Balvin.
Dirinya menganggap bahwa seluruh spektrum perasaan manusia tersebut dapat terwakili secara padat melalui jalannya sebuah pertandingan olahraga.
"Semua emosi yang berbeda ini terjadi dalam satu permainan," ujarnya.
Di sisi lain, penyanyi Kanada-Maroko Nora Fatehi yang membawakan lagu "Siir, Siir" bersama Vegedream dan Sanjoy menyatakan bahwa lagu tema turnamen harus bisa memicu mentalitas juara bagi pendengarnya.
"Lagu itu butuh irama yang bagus karena kita di sini untuk berdansa dan kita perlu merayakan," kata Nora Fatehi mengenai elemen ritme yang wajib dimiliki sebuah lagu kebangsaan turnamen.
Artis yang populer lewat industri perfilman Bollywood ini menerangkan bahwa kepuasan emosional utama dari lagu Piala Dunia muncul saat pendengar merasakan sensasi sebuah kemenangan.
"Namun lebih dari itu, ketika orang mendengarnya, harus merasa seperti sedang menang, atau Anda akan menang, atau Anda sudah menang. Itulah emosi yang perlu ditimbulkan," ungkap Nora Fatehi.
Ia menjelaskan bahwa dirinya fokus mengejar aspek motivasi dan inspirasi global tersebut sewaktu menggarap proyek kolaborasi lagu "Siir, Siir".
"Soal proyek ini, yang dicari adalah emosi. Jadi, begitu Anda mendengar lagu itu, Anda seharusnya merasa seperti telah menaklukkan dunia. Anda seharusnya merasa termotivasi.
Anda seharusnya merasa terinspirasi. Itulah yang seharusnya dirasakan," ungkap Nora Fatehi.
Musisi senior Wyclef Jean yang pernah membawakan lagu resmi edisi 2014 di Brasil bersama gitaris legendaris Santana turut memberikan indikator keberhasilan sebuah lagu tema sepak bola.
"Intinya? Lagu itu harus mampu membangkitkan semangat stadion," kata Wyclef Jean.
Ia berpendapat bahwa kekuatan utama dari sebuah lagu tema turnamen terletak pada kemampuannya membuat atmosfer di dalam arena pertandingan menjadi bergetar.
"Anda benar-benar harus merasakan seluruh stadion bergetar. Jika tidak, lagu kebangsaan itu tidak akan berhasil," ungkap Wyclef Jean.
Mantan personel fugees ini menyampaikan bahwa karakteristik utama dari semua lagu tema Piala Dunia sepanjang sejarah selalu bertumpu pada keunikan gerak dan aspek ritme.
"Saya tidak tahu satu pun lagu Piala Dunia yang tidak memiliki ritme dan gerakan yang menakjubkan," kata Wyclef Jean.
Ia menambahkan bahwa daya tarik utama dari setiap lagu kebangsaan turnamen adalah kemampuannya melintasi batas bahasa melalui energi kebudayaan global yang dibawa oleh melodi tersebut.
"Baik mereka berasal dari Timur Tengah, Afrika, Eropa, Amerika, bagian mana pun di dunia, Karibia — orang-orang tertarik pada budaya. Dan yang paling saya sukai dari Piala Dunia adalah, sebelum memiliki bahasa, ia memiliki energi dan getaran tersendiri. Itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan bahasa," imbuh Wyclef Jean.
Pemberlakuan konsep pertunjukan paruh waktu megah ala NFL juga dipastikan bakal diperkenalkan untuk pertama kalinya sepanjang sejarah pada laga grand final di New Jersey pada 19 Juli 2026 dengan menampilkan grup K-pop BTS.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow