Filipina Andalkan Skuad Muda Hadapi Myanmar di Piala AFF 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Filipina mengandalkan deretan pemain muda saat memulai perjuangan di Grup B Piala AFF 2026 melawan Myanmar pada Selasa, 28 Juli 2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion New Clark City Athletics pukul 17.00 WIB.

Pelatih Filipina Carles Cuadrat menurunkan komposisi pemain yang jauh lebih muda dibandingkan saat melakoni turnamen Tri-Nations. Cuadrat mencatat timnya saat ini hanya diperkuat dua pemain yang berusia di atas 30 tahun.

Analisis mendalam telah dilakukan oleh tim pelatih Filipina untuk memetakan kekuatan lawan menjelang laga pembuka tersebut.

"Kami telah menganalisis lawan," kata Cuadrat.

Cuadrat menilai skema permainan lawan mulai berubah di bawah arahan pelatih anyar, meski komposisi utamanya tidak banyak berubah.

"Pelatih baru Myanmar telah memperkenalkan beberapa ide berbeda, tetapi kelompok inti pemainnya cukup mirip dengan tim yang kami hadapi sebelumnya. Oleh karena itu, kami dapat memanfaatkan pengalaman tersebut," ujar Cuadrat.

Perubahan komposisi pemain menjadi fokus utama Filipina yang kini tidak lagi dibantu sejumlah pilar senior.

"Kami akan menurunkan tim yang lebih muda dibandingkan tim yang bermain di turnamen Tri-Nations. Saat itu, kami memiliki pemain berpengalaman seperti Randy Schneider dan Patrick Reichelt yang membantu tim," tutur Cuadrat.

Meskipun mayoritas diisi wajah baru, Cuadrat optimistis anak asuhnya mampu menerapkan taktik dengan baik di lapangan.

"Kami sekarang hanya memiliki dua pemain di atas usia 30 tahun, sementara sisanya sangat muda. Ini akan menjadi ujian yang bagus bagi kami. Para pemain telah berlatih sangat baik dan memahami ide-ide yang ingin kami terapkan di lapangan. Kami berharap dapat menampilkan performa yang baik," kata Cuadrat.

Di sisi lain, pelatih Myanmar Jørn Andersen harus mempersiapkan timnya di tengah jadwal ketat usai perjalanan jauh dari Yangon. Myanmar sebelumnya menelan kekalahan 1-2 dari Malaysia pada laga pertama Grup B.

Persiapan singkat dan kondisi fisik menjadi tantangan utama bagi skuad asuhan Andersen.

"Kami akan melakukan yang terbaik besok," kata Andersen.

Andersen menyadari pertandingan tandang ini akan berjalan sulit bagi pasukannya.

"Kami tahu ini akan menjadi pertandingan tandang yang sulit setelah perjalanan jauh dan pertandingan yang menuntut pada hari Sabtu, tetapi kami akan memberikan segalanya yang kami bisa," ujar Andersen.

Kekalahan dari Malaysia pada laga sebelumnya dinilai Andersen tidak mencerminkan banyaknya peluang yang diciptakan timnya.

"Berdasarkan peluang yang kami ciptakan, kami seharusnya memenangkan pertandingan, tetapi kami akhirnya kalah 2-1 di kandang," tutur Andersen.

Minimnya konversi peluang menjadi penyebab utama kegagalan Myanmar meraih poin di kandang sendiri.

"Kami menciptakan delapan atau sembilan peluang emas tetapi tidak mampu mengonversinya," kata Andersen.

Andersen menganggap lawan bermain efektif dan memanfaatkan kelengahan di barisan pertahanan.

"Saya pikir kami bermain sangat baik. Malaysia mencetak dua gol beruntung dan bertahan secara efektif menjelang akhir pertandingan. Itulah yang akhirnya membuat mereka mengalahkan kami," ujar Andersen.

Laga Grup B lainnya pada hari yang sama mempertemukan Malaysia melawan Laos di Stadion Kuala Lumpur pukul 20.00 WIB. Thailand saat ini memimpin klasemen sementara Grup B setelah menang 5-0 atas Laos, disusul Malaysia di posisi kedua.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed