Manchester City dan Chelsea Perebutkan Hadiah Jutaan Pound di Final FA Cup
Manchester City dan Chelsea dijadwalkan bertanding dalam laga final FA Cup 2026 di Stadion Wembley pada Sabtu (16/5/2026) untuk memperebutkan trofi serta total hadiah uang jutaan poundsterling. Laga ini menjadi momentum krusial bagi kedua klub dengan kondisi yang kontras.
Melansir data dari AS USA, pemenang FA Cup musim 2025/2026 akan menerima hadiah sebesar £2,12 juta, sementara tim yang kalah atau runner-up tetap membawa pulang £1,06 juta. Jika diakumulasikan sejak babak awal, sang juara akan mengantongi total pendapatan lebih dari £4,1 juta.
| Babak | Hadiah Per Pemenang (Poundsterling) |
|---|---|
| Pemenang Putaran Ketiga | £121.500 |
| Pemenang Putaran Keempat | £127.000 |
| Pemenang Putaran Kelima | £238.500 |
| Pemenang Perempat Final | £477.000 |
| Pemenang Semi Final | £1.060.000 |
| Juara Final | £2.120.000 |
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menyatakan fokus timnya kini sepenuhnya beralih ke laga final setelah melakukan rotasi pemain saat mengalahkan Crystal Palace di liga. Ia menekankan pentingnya energi pemain untuk menghadapi jadwal padat di akhir musim ini.
"Of course, [we have the] FA Cup final, but we also have three days" ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Guardiola juga menyoroti keunggulan persiapan Chelsea yang tidak perlu melakukan perjalanan jauh karena bertindak sebagai tuan rumah di London. Ia mengaku tetap percaya pada kedalaman skuad yang ia miliki meski faktor kelelahan membayangi timnya.
"Chelsea are at home preparing the final. We have to travel to London, and they will be at home" kata Pep Guardiola.
Eksperimen taktik City saat melawan Palace dinilai sukses dengan performa apik Savinho di lini serang. Guardiola berharap kembalinya City ke Wembley kali ini membuahkan hasil yang lebih baik daripada dua kesempatan final sebelumnya.
"That is fatigue and fatigue and fatigue. I have full confidence in all the squad. Imagine all the players that didn’t play today, they are so good" ujar Pep Guardiola.
Pelatih asal Spanyol tersebut menambahkan bahwa fokus menjaga ritme permainan sangat penting untuk mempertahankan harapan di semua kompetisi yang tersisa. City masih berupaya menjaga asa hingga pertandingan terakhir musim ini.
"I thought we need energy and Savinho had an incredible game" tutur Pep Guardiola.
Dalam sesi konferensi pers tersebut, Pep juga mengapresiasi lini pertahanan timnya yang mampu meredam serangan lawan meski menghadapi risiko kebobolan. Ia merasa puas dengan torehan tiga gol yang dicetak anak asuhnya dalam dua laga beruntun.
"[Palace had] two strikers, always they score a goal. In general it was really good against a team always create problems" kata Pep Guardiola.
Kemenangan di laga terakhir memberikan modal kepercayaan diri bagi The Citizens sebelum menuju stadion nasional. Mereka menargetkan trofi domestik kedua musim ini setelah sebelumnya mengamankan EFL Cup.
"Three goals against Brentford and again here, I cannot complain. Now we rest and focus on the final" ujar Pep Guardiola.
Guardiola menyebut bermain di Wembley merupakan sebuah kehormatan besar bagi setiap pemain dan staf pelatih. Ia berharap atmosfer stadion bisa memberikan energi tambahan bagi pasukannya.
"It’s a pleasure to go to the cathedral again to play the final. Hopefully it’s better than the last two times" tutur Pep Guardiola.
Mengenai persaingan gelar liga yang masih berlanjut, Pep menegaskan bahwa timnya akan berjuang maksimal hingga hari terakhir. City dijadwalkan akan menghadapi Bournemouth dan Aston Villa pada laga-laga penutup musim.
"We know against Brentford and today then nothing to do" kata Pep Guardiola.
Strategi matang dibutuhkan City untuk menghadapi tim-tim asuhan pelatih berkualitas seperti Unai Emery di masa mendatang. Namun, prioritas terdekat tetaplah mengangkat trofi di London akhir pekan ini.
"But now we’re trying to bring hope to the last game" ujar Pep Guardiola.
Optimisme tetap dijaga oleh kubu Manchester City meski mereka sadar tantangan berat menanti di hadapan pendukung Chelsea. Seluruh pemain yang sempat diistirahatkan diprediksi akan kembali tampil dalam formasi utama.
"Next [opponents] are Bournemouth, wow, look at what they are doing and then Villa. We know Unai. We will try to do what we can" pungkas Pep Guardiola.
Di sisi lain, Chelsea tampil di bawah arahan manajer interim Calum McFarlane yang naik pangkat dari pelatih akademi. Bagi The Blues, memenangkan FA Cup menjadi satu-satunya peluang meraih gelar musim ini sekaligus mengamankan tiket ke kompetisi Eropa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow