Manchester City dan Chelsea Rebut Gelar Piala FA 2026 di Wembley
Manchester City dan Chelsea akan berduel dalam partai final Piala FA 2026 di Stadion Wembley pada Sabtu, 16 Mei 2026, pukul 15.00 waktu setempat. Pertandingan ini menjadi momentum bagi City untuk menyandingkan gelar Piala FA dengan trofi EFL Cup yang telah mereka raih sebelumnya.
Skuad asuhan Pep Guardiola mencatatkan sejarah sebagai tim pertama yang tampil dalam empat final Piala FA secara berturut-turut sejak 2023. Meski demikian, City menghadapi tantangan kebugaran setelah hanya memiliki waktu istirahat singkat pasca kemenangan 3-0 atas Crystal Palace pada Rabu malam, sementara Chelsea memiliki waktu persiapan satu minggu penuh.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengungkapkan ambisi besarnya untuk kembali meraih kesuksesan di stadion nasional Inggris tersebut meskipun mengeluhkan kurangnya waktu latihan tim. Guardiola merasa Stadion Wembley tetap menjadi tempat yang istimewa dalam sejarah kariernya sejak masa di Barcelona.
"I am disappointed they have not made a stand for Pep," seloroh Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Guardiola bercanda mengenai frekuensi kehadirannya di Wembley dan berharap mendapatkan apresiasi lebih, namun ia tetap menegaskan fokus utama timnya adalah memberikan performa maksimal pada hari pertandingan.
"So many times I have been there, at least a lounge or a box or something like that. Maybe I have to go 24 more times," ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Pelatih asal Spanyol tersebut mengakui bahwa jadwal padat adalah konsekuensi dari kesuksesan klub besar dalam mengejar berbagai trofi domestik musim ini.
"It is still a special place. Since I've been with Barcelona, when I won the first Champions League with my club [as a player] and then against Manchester United, the second time as a manager," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Pep juga menyoroti kondisi lapangan Wembley yang luar biasa dan berharap aspek cuaca mendukung jalannya pertandingan final yang krusial bagi The Citizens.
"I have been many times since I have been there. We win, lose, win. It is really good to go to Wembley again. It's going to be a good game. Top," ucap Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Terlepas dari rasa kecewa karena jadwal yang tidak ideal dibandingkan lawan, Guardiola menekankan bahwa klub besar harus mampu beradaptasi dan memberikan upaya ekstra dalam situasi sulit.
"Everything is so nice. The pitch is extraordinary. Hopefully it will be a nice day. We are desperate to perform well," tutur Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Persiapan City memang sangat terbatas karena mereka sama sekali tidak menggelar latihan teknis di lapangan sejak laga terakhir di Premier League demi menjaga kebugaran pemain.
"I would prefer seven days like Chelsea had but when you reach the final of the Carabao Cup and you win domestic trophies, you have less days," ungkap Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Guardiola mengingatkan bahwa situasi serupa pernah terjadi di masa lalu saat mereka memenangkan gelar, sehingga hal tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk gagal esok hari.
"It happened in the past when we won the titles and it's not necessary to remember," lanjut Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Kelelahan fisik diharapkan bisa teratasi dengan mentalitas juara yang sudah tertanam dalam skuad City untuk menghadapi Chelsea yang lebih segar secara fisik.
"The schedule is what it is. Of course, it's not ideal but it is what it is," tegas Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Instruksi Guardiola kepada pemainnya sangat sederhana, yaitu mencari tambahan motivasi untuk mengatasi kondisi yang kurang menguntungkan dibandingkan lawan.
"We did it in the past and we have to do it tomorrow because the big clubs find that when you are in more difficult circumstances than the opponent you do extra to try to do it. And this is what you have to do. It's simple," papar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Ketiadaan waktu latihan spesifik untuk final diakui bukan skenario ideal, namun City tetap berkomitmen untuk berjuang maksimal di atas lapangan.
"It's not the perfect scenario to prepare for the final because we didn't train absolutely anything since our last game against Crystal Palace," tambah Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Upaya terakhir untuk mematangkan strategi dilakukan melalui diskusi internal sebelum tim berangkat menuju London guna menghadapi partai puncak tersebut.
"But it is what you have to do and we are going to try," tutup Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Di kubu lawan, Alejandro Garnacho menjadi sorotan karena memiliki peluang mencetak sejarah sebagai pemain pertama yang membobol gawang lawan yang sama (City) di final Piala FA untuk dua klub berbeda. Pemain Chelsea tersebut menyatakan antusiasmenya kembali ke Wembley, tempat yang rutin ia singgahi sepanjang kariernya.
"I love this stadium and it’s always a good feeling to go to Wembley," cetus Alejandro Garnacho, Pemain Chelsea.
Garnacho yang sebelumnya pernah menang bersama Manchester United menekankan pentingnya pengalaman bermain di stadion nasional tersebut bagi mentalitas pemain muda.
"From the start of my career, I have played there every season. I think that is important," imbuh Alejandro Garnacho, Pemain Chelsea.
Gelar juara kali ini akan terasa berbeda bagi Garnacho karena ia ingin mempersembahkan trofi pertamanya untuk publik Stamford Bridge dalam laga bergengsi ini.
"Playing another FA Cup final and this time winning with Chelsea, a different club, would be special," jelas Alejandro Garnacho, Pemain Chelsea.
Seluruh elemen dalam tim Chelsea dikabarkan berada dalam kondisi siap tempur untuk memanfaatkan keuntungan kebugaran demi mengakhiri tren negatif di tiga final Piala FA terakhir mereka.
"Everyone is excited for the FA Cup and it’s a final that is important. We'll try to do everything right and hopefully, we can get another trophy," pungkas Alejandro Garnacho, Pemain Chelsea.
Seremoni final akan dimeriahkan oleh penampilan Band of the Household Cavalry dan paduan suara Bantam of the Opera yang membawakan lagu kebangsaan. Pengundian dan tata cara protokol pertandingan telah ditetapkan oleh The FA, termasuk penyerahan trofi oleh Pangeran Wales di Royal Box setelah pertandingan usai.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow