Chelsea Tantang Manchester City di Final Piala FA 2026 di Wembley
Chelsea akan menghadapi Manchester City dalam pertandingan final Piala FA di Stadion Wembley pada Sabtu, 16 Mei 2026, pukul 15.00 waktu setempat atau 21.00 WIB. Laga ini menjadi momentum krusial bagi The Blues untuk mengamankan trofi di tengah performa liga yang kurang konsisten.
Bek Chelsea, Trevoh Chalobah, menegaskan signifikansi partai puncak ini bagi seluruh elemen klub London Barat tersebut. Sebagai pemain binaan akademi, ia memahami kedalaman ikatan emosional tim dengan turnamen tertua di dunia ini.
"This final means a lot," ujar Trevoh Chalobah, pemain Chelsea.
Ambisi tim saat ini adalah mempersembahkan gelar juara kepada para penggemar demi mengobati kekecewaan atas raihan posisi di klasemen liga. Chalobah menilai kemenangan di Wembley akan menjadi pencapaian besar bagi klub dalam kurun waktu dua tahun terakhir.
"It’s time for us to grab it with both hands and give it our all. It has not been the season we wanted, but we have the chance to win a trophy. We know how big the FA Cup is, and to win three trophies in two years would be an achievement," tutur Trevoh Chalobah, pemain Chelsea.
Pemain asal Inggris tersebut turut mengenang debutnya di skuat utama saat menjadi pemain cadangan pada final 2018 silam melawan Manchester United. Panggilan mendadak yang ia terima kala itu menjadi langkah awal dalam meraih medali di tingkat senior.
"It was a day that I didn’t expect," kata Trevoh Chalobah, pemain Chelsea.
Kini Chalobah merasa telah bertransformasi menjadi figur senior yang memiliki tanggung jawab untuk membimbing para pemain muda. Ia menceritakan kembali perasaan luar biasa saat pertama kali melihat namanya masuk dalam daftar susunan pemain di stadion nasional.
"When I saw my name listed as part of the match-day squad, it was an amazing feeling. Walking out for the warm-ups at Wembley was like a dream," ungkap Trevoh Chalobah, pemain Chelsea.
Pengalaman berlatih bersama tim utama pada paruh kedua musim 2018 dinilai sangat membantu kesiapan mentalnya menghadapi tekanan besar. Hal tersebut membuatnya merasa siap meski baru pertama kali merasakan atmosfer pertandingan final.
"It was my first time at Wembley, but because I had been training with the first team during the second half of the season, it wasn’t so daunting. I felt ready. I got a medal that day – and it was my first senior trophy," jelas Trevoh Chalobah, pemain Chelsea.
Interaksi dengan deretan pemain bintang di ruang ganti pada masa itu memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan karier profesionalnya. Chalobah menyoroti bimbingan yang ia terima selama sesi latihan rutin bersama para pemain top.
"Being around those top players at that time, and getting my hands on the trophy, experiencing all that as a young player, was really good for me," lanjut Trevoh Chalobah, pemain Chelsea.
Menjelang laga kontra Manchester City, ia melihat kemiripan antara skuat saat ini dengan tim juara di masa lalu melalui keberadaan talenta muda berbakat. Chalobah bertekad menjalankan peran kepemimpinan seperti yang dahulu ia saksikan dari para seniornya.
"I see some similarities today, except the roles have reversed. Obviously, with the young players we have in the squad, I can see myself in that role this time around," tutup Trevoh Chalobah, pemain Chelsea.
Lini pertahanan Chelsea juga akan diperkuat oleh kembalinya Levi Colwill setelah pulih dari cedera lutut serius yang dideritanya sejak awal musim. Berdasarkan laporan The Guardian, Colwill tampil penuh selama 90 menit saat Chelsea menahan imbang Liverpool 1-1 pada akhir pekan lalu.
Performa Colwill dalam mengawal penyerang City, Erling Haaland, akan menjadi pantauan pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, menjelang penetapan skuad Piala Dunia. Dilansir dari The Chelsea Chronicle, manajer interim Calum McFarlane diprediksi juga dapat kembali menurunkan Reece James dan Robert Sanchez.
Di sisi lain, Manchester City menatap laga ini setelah meraih kemenangan 3-0 atas Crystal Palace pada Rabu malam. Dilansir dari situs resmi klub, skuat asuhan Pep Guardiola mencatatkan rekor tampil di final Piala FA selama empat musim berturut-turut.
Pertandingan ini juga berpeluang menjadi trofi mayor ke-17 bagi Guardiola selama masa kepemimpinannya di Manchester City. Kunjungan ke-24 sang manajer ke Wembley ini berlangsung di tengah spekulasi mengenai kemungkinan masa jabatan terakhirnya di Inggris.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow