Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Meksiko hingga Guatemala
Rangkaian gempa bumi tektonik kuat mengguncang wilayah lepas pantai Pasifik tenggara Meksiko hingga getarannya terasa ke Guatemala dan El Salvador sejak Jumat (17/7), memicu aktivasi protokol darurat serta peringatan tsunami.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) dan badan seismologi setempat melaporkan gempa utama bermaknitudo 7,3 hingga 7,4 berpusat di dekat Puerto Madero, Chiapas dengan kedalaman antara 10 hingga 15,2 kilometer. Gempa susulan bermaknitudo 5,2 hingga 6,8 terus berlanjut, termasuk gempa magnitudo 5,7 yang kembali mengguncang barat daya Puerto Madero pada Minggu (19/7) pukul 11.26 waktu setempat.
Sistem Peringatan Tsunami AS sempat merilis potensi gelombang berbahaya setinggi 0,3 hingga 1 meter sebelum akhirnya mencabut peringatan tersebut karena ancaman dinilai telah berlalu. Pemerintah Meksiko memastikan tidak ada kerusakan infrastruktur yang masif maupun korban jiwa akibat peristiwa ini.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengonfirmasi telah berkoordinasi dengan para gubernur wilayah terdampak untuk mengaktifkan status darurat. Menurut laporan dari wilayah Chiapas dan Tabasco, situasi di lapangan masih aman dan terkendali tanpa kendala berarti.
Otoritas maritim Meksiko langsung memantau pergerakan air laut pascagempa. Pihak keamanan dikerahkan untuk melakukan patroli preventif di sepanjang kawasan pesisir pantai.
"Tidak ada masalah. Tidak ada kerusakan besar. Terkait kondisi laut, hanya diperkirakan terjadi kenaikan permukaan air hingga sekitar setengah meter di beberapa pantai akibat efek tsunami yang dipicu gempa. Masyarakat diimbau untuk sementara menjauhi kawasan pantai, namun tidak ada alasan untuk khawatir," kata Morales Angeles, Menteri Angkatan Laut Meksiko.
Morales Angeles juga menambahkan dalam konferensi pers terpisah mengenai situasi maritim yang terkendali.
"Tidak ada masalah, tidak ada dampak serius terhadap aktivitas kelautan. Kami hanya memperkirakan kenaikan permukaan air hingga setengah meter di beberapa area pantai akibat efek tsunami dari gempa bumi tersebut," sebutnya.
Pejabat tinggi militer lainnya turut memperkuat laporan mengenai dampak minimal di wilayah perairan tersebut.
"Tidak ada dampak serius," kata Raymundo Morales, Sekretaris Angkatan Laut Meksiko.
Ia juga mengimbau warga agar tetap waspada dan menjauhi area pesisir pantai untuk sementara waktu.
"Tidak ada masalah, tidak ada dampak maritim yang serius," kata Morales.
Ia meneruskan penjelasannya mengenai prediksi fluktuasi air laut pascabencana.
"Kami hanya memperkirakan beberapa pantai akan mengalami kenaikan permukaan air hingga setengah meter akibat efek tsunami dari gempa bumi," sambungnya.
Sementara itu, guncangan gempa ini memicu kepanikan massal di negara tetangga, Guatemala, hingga menyebabkan evakuasi gedung perkantoran dan peliburan sekolah di dekat perbatasan. Warga berlarian ke luar rumah karena teringat akan dampak gempa bumi yang melanda Venezuela baru-baru ini.
"Saya sangat takut dan itu mengingatkan saya pada gempa bumi baru-baru ini di Venezuela. Jadi saya lari keluar dan turun tangga karena saya tinggal di lantai delapan. Guncangan tidak berhenti," kata Alexander Valdez, seorang akuntan berusia 29 tahun.
Sebagian warga Guatemala lainnya memilih berlindung di dalam area struktur bangunan yang dinilai aman selama getaran berlangsung.
"Saya pikir ingatan tentang apa yang baru saja terjadi di Venezuela kembali menghantui kami dan itu sangat menakutkan," kata Adolfo Zacarias, seorang pekerja layanan pelanggan berusia 43 tahun.
Presiden Guatemala Bernardo Arevalo memastikan sejauh ini tidak menerima adanya laporan korban jiwa dari wilayahnya akibat dampak guncangan gempa tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow