BMKG Catat Gempa Beruntun Magnitudo Lima Guncang Sejumlah Wilayah

Smallest Font
Largest Font

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG melaporkan rangkaian gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,0 ke atas mengguncang sejumlah wilayah Indonesia secara beruntun sejak Rabu, 8 Juli 2026 pagi dini hari hingga siang.

Aktivitas seismik yang bersumber dari zona subduksi serta sesar aktif di darat maupun laut ini mencakup wilayah Banten, Jawa Barat, hingga kawasan Indonesia Timur dengan kategori kedalaman dangkal hingga menengah.

Salah satu guncangan kuat bermagnitudo 5,5 melanda wilayah Sumur, Banten pada pukul 02.44 WIB dengan kedalaman 10 kilometer di titik koordinat 6.79 LS dan 105.12 BT.

"52 Km barat daya Sumur-Banten," tulis akun X BMKG mengenai posisi pusat getaran yang dipastikan tidak berpotensi memicu gelombang tsunami tersebut.

Berdasarkan laporan media totabuan.news, gempa di Sumur ini dirasakan nyata oleh masyarakat di Kecamatan Simpenan dan Kabupaten Bogor dengan skala II-III MMI.

"Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat," tulis BMKG memberikan keterangan lanjutan yang dilansir oleh media lokal tersebut.

Selain di Pulau Jawa, United States Geological Survey (USGS) juga mencatat aktivitas kegempaan berkekuatan magnitudo 5,4 di kawasan Utara-Barat Laut Tobelo, Maluku Utara pada Selasa, 7 Juli 2026 pukul 16.16 waktu setempat.

Pusat gempa Tobelo berada di laut berjarak 162 kilometer dari daratan dengan kedalaman 36,8 kilometer, dan dinyatakan oleh USGS tidak berpotensi menimbulkan tsunami meskipun warga diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.

Secara keseluruhan, stasiun pemantau BMKG mendeteksi adanya titik-titik guncangan bermagnitudo 5,0 ke atas lainnya yang tersebar di wilayah Tenggara Kabupaten Bandung, Kepulauan Talaud Sulawesi Utara, hingga perairan Lampung.

Di sisi lain, BMKG mencatat adanya aktivitas gempa signifikan yang dirasakan masyarakat sebanyak 13 kali dalam sepekan terakhir, termasuk gempa magnitudo 3,5 di laut selatan Labuha pada Senin, 6 Juli 2026.

"Gempa dirasakan Magnitudo: 3,5 pada Senin, 06 Juli 2026 17:32:55 WIB", tulis BMKG dalam rilis tertulisnya yang dikutip oleh databoks.katadata.co.id terkait getaran di Labuha.

Menyikapi rentetan bencana ini, masyarakat diimbau untuk mengenali skala Modified Mercalli Intensity (MMI) guna menilai dampak kerusakan visual, serta tetap tenang dan hanya mengikuti saluran komunikasi resmi dari pemerintah.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed