Genclerbirligi Tundukkan Fenerbahce Lewat Taktik Defensif Extreme
Strategi bertahan total menjadi kunci keberhasilan Genclerbirligi menaklukkan tim bertabur bintang Fenerbahce dengan skor 2-1 pada laga pembuka Trendyol Super Lig di Stadion Eryaman, Ankara.
Pelatih Genclerbirligi, Metin Diyadin, menegaskan bahwa penerapan skema defensif rapat merupakan keputusan taktis yang tidak bisa dihindari saat menghadapi lawan dengan kualitas pemain di atas rata-rata.
Metin Diyadin, Pelatih Genclerbirligi, menyampaikan analisis pertandingan tersebut secara terbuka setelah laga usai.
<"Fenerbahce adalah tim yang sangat berkualitas. Memberikan penguasaan bola kepada lawan bukanlah sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan bagi kami. Kami bertahan sedikit di dalam.
Kami harus berubah menjadi formasi 6-3-1. Fenerbahce memaksa kami melakukan ini, dan kami sudah mengetahuinya. Dengan Traore dan Tongya yang mendukung para bek, terbentuklah lini pertahanan enam orang.
Saya katakan bahwa dalam situasi transisi keluar, kami bisa memanfaatkan serangan balik. Fenerbahce memiliki skuad yang sangat berkualitas, ini adalah keharusan, bukan pilihan. Para pemain saya berjuang sangat baik.
Kami melakukan pertahanan yang luar biasa. Kami berpikir bisa menemukan gol melalui Tongya dan Traore bersama Koita saat melakukan transisi. Nyatanya memang terjadi demikian," kata Metin Diyadin.
Kemenangan atas klub raksasa tersebut tidak lantas membuat jajaran pelatih Genclerbirligi merasa puas dengan gaya permainan anak asuhnya sepanjang sisa kompetisi.
<"Ini tidak bisa dan tidak boleh menjadi gaya permainan kami sepanjang musim. Minggu depan beberapa pemain baru akan bergabung dengan kami. Hingga laga ini, kami tidak bisa melakukan transfer karena adanya agenda kongres.
Ketika beberapa amunisi baru datang, kami dapat memiliki penguasaan bola dan lebih banyak bermain di area pertahanan lawan. Kami berencana menambah 3-4 pemain. Pertandingan ini bisa menyesatkan kami.
Anda tidak memiliki kesempatan untuk terus bermain di liga ini hanya dengan terus-menerus bertahan," ujar Metin Diyadin.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow