Hapoel Ber Sheva Tekuk Crvena Zvezda 1-0 di Kualifikasi Liga Champions
Hapoel Ber Sheva menundukkan Crvena Zvezda dengan skor 1-0 pada laga leg pertama babak ketiga kualifikasi Liga Champions di Sombathely, Hungaria, Selasa (4/8/2026). Gol tunggal kemenangan klub asal Israel tersebut dicetak oleh Zahi Ahmed pada menit ke-39.
Pertandingan yang digelar di lokasi netral akibat situasi keamanan tersebut diwarnai kartu merah untuk pemain Hapoel, Matan Baltakse, pada menit ke-50 akibat dua kartu kuning. Kendati unggul jumlah pemain selama lebih dari 40 menit, Crvena Zvezda gagal mencetak gol penyeimbang. Peluang emas skuad Serbia melalui sepakan Muhamed Čam berhasil ditepis kiper Ofir Marsijano.
Pelatih Hapoel Ber Sheva mengapresiasi kerja keras dan kedisiplinan anak asuhnya dalam menghadapi pertandingan berat ini.
"Ini tugas terberat, tapi sepak bola penuh kejutan. Dengan semangat dan disiplin taktik, kami bisa memperkecil ketertinggalan," ujar Ran Kožuh, Pelatih Hapoel Ber Sheva.
Usai pertandingan, kekalahan tersebut memicu reaksi keras dari sekitar 400 pendukung militan Crvena Zvezda, Delije, yang mendesak para pemain untuk tampil lebih maksimal di lapangan.
"Kamu di bawah sana di lapangan, yang memakai lambang Zvezda, aku hanya meminta darimu, bertarunglah seperti singa," nyanyi para supporter.
Sorakan pendukung berlanjut dengan tuntutan tegas menjelang laga penentu di kandang mereka pekan depan.
"Kami ingin kemenangan," seru para supporter.
Di sisi lain, Pelatih Crvena Zvezda Dejan Stanković menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas hasil buruk dan kesalahan koordinasi yang dilakukan timnya.
"Saya tidak lari dari tanggung jawab, semuanya harus diarahkan kepada saya," ujar Stanković dalam wawancara dengan TV Arena Sport.
Stanković menilai timnya melakukan banyak kesalahan yang tak perlu, terutama pada babak kedua saat unggul jumlah pemain.
"Kami banyak kehilangan bola dan duel, serta membuat banyak kesalahan yang tidak terpaksa. Ini bukan hari terbaik kami," ujar pelatih berusia 47 tahun itu, dilansir dari RTS.
Ia juga memuji organisasi pertahanan lawan yang tetap kokoh meski kekurangan jumlah pemain.
"Mereka sangat agresif meskipun bermain dengan 10 dan kemudian 9 pemain. Mereka bertahan dengan terorganisir dan tidak menyerah meski dalam kondisi sulit," tambahnya.
Meskipun menelan kekalahan di leg pertama, Stanković optimistis timnya mampu bangkit saat tampil di kandang sendiri.
"Kami akan belajar dari pertandingan ini dan berusaha tampil berbeda di pertandingan kedua," tutupnya.
Pertemuan leg kedua antara kedua tim dijadwalkan berlangsung pada 11 Agustus 2026 di Stadion Rajko Mitić, Beograd. Pemenang duel ini akan melaju ke babak playoff untuk menghadapi pemenang antara Sabah atau Aarhus.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow