Harga Nikel Hari Ini 5 Juni 2026 Turun ke Level Terendah dalam Sebulan
Harga nikel hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, terpantau mengalami penurunan signifikan hingga menyentuh level terendah dalam lebih dari sebulan terakhir. Berdasarkan data perdagangan komoditas berjangka, nikel kini diperdagangkan di kisaran angka 18.500 USD per ton, setelah sebelumnya sempat mundur dari level di atas 19.220 USD per ton.
Koreksi ini melanjutkan tren negatif dari hari sebelumnya, di mana harga nikel jatuh menjadi 18.635 USD per ton pada Kamis, 4 Juni 2026. Angka tersebut mencerminkan penurunan sebesar 0,98 persen dalam kurun waktu satu hari, yang dipicu oleh perubahan volume permintaan di pasar internasional.
Dalam akumulasi satu bulan terakhir, harga nikel dunia tercatat sudah menyusut sebesar 5,09 persen. Kendati demikian, jika ditarik garis lurus dengan periode yang sama pada tahun lalu, harga komoditas logam ini sebenarnya masih bertahan 20,65 persen lebih tinggi.
Penurunan harga nikel yang ditampilkan melalui Trading Economics ini didasarkan pada instrumen keuangan over-the-counter (OTC) dan kontrak untuk selisih (CFD). Penurunan ini menjadi cerminan bahwa volatilitas pasar komoditas mineral masih berlangsung dinamis hingga pertengahan tahun 2026.
Untuk memberikan gambaran perbandingan yang lebih terstruktur mengenai performa nikel di pasar berjangka, berikut adalah rincian data historis terkini berdasarkan laporan pasar komoditas:
| Parameter Perdagangan | Nilai Realisasi (USD / MT) | Nilai Sebelumnya (USD / MT) | Rekor Tertinggi (Mei 2007) | Rekor Terendah Historis |
|---|---|---|---|---|
| Harga Kontrak Berjangka | 18.619,88 | 18.630,00 | 54.050,00 | 3.730,50 |
Data di atas menunjukkan bahwa setiap kontrak standar perdagangan nikel memiliki berat total sebesar 6 ton. Meskipun saat ini harga nikel hari ini sedang tertekan, posisi harga sekarang masih jauh di atas titik terendah dalam sejarah perdagangan harian yang tercatat sejak rentang tahun 1993 sampai 2026.
Faktor Global yang Mempengaruhi Harga Nikel
Pergerakan nilai jual mineral ini sangat dipengaruhi oleh aktivitas industri di negara-negara konsumen terbesar. Beberapa faktor utama yang menentukan naik turunnya harga komoditas ini di pasar internasional meliputi:
- Tingkat penyerapan pasokan oleh industri manufaktur global.
- Volume impor dari negara-negara konsumen utama seperti China.
- Kondisi geopolitik dan kebijakan logistik di negara produsen seperti Filipina dan Kaledonia Baru.
- Fluktuasi nilai tukar mata uang asing dan indeks dolar global.
Sebagai gambaran kekuatan pasar, China sebelumnya pernah mencatatkan volume impor bijih nikel yang sangat masif sebesar 5,78 juta metric ton (mt) dalam satu bulan, dengan kontribusi terbesar berasal dari Filipina yang mencapai 5,41 juta mt, serta pasokan tambahan dari wilayah Kaledonia Baru sebesar 146.500 mt.
Kegunaan Utama Nikel dan Prospek Permintaan Dunia
Meskipun pasar sedang mengalami koreksi jangka pendek, prospek permintaan nikel dunia dinilai tetap memiliki landasan yang kuat untuk periode ke depan. Lembaga riset Economist Intelligence Unit (EIU) dalam analisisnya sempat memproyeksikan bahwa permintaan nikel global akan terus menguat seiring dengan perkembangan industri modern.
Sektor Industri Pengolahan Baja
Kegunaan utama nikel untuk industri sampai saat ini adalah sebagai bahan campuran utama dalam pembuatan baja tahan karat atau stainless steel. Komoditas ini memberikan karakteristik antikarat dan kekuatan struktural yang dibutuhkan pada konstruksi berat, peralatan medis, hingga alat rumah tangga.
Sektor Teknologi dan Energi Hijau
Selain untuk baja, nikel kini menjadi komponen vital dalam pembuatan baterai isi ulang untuk kendaraan listrik. Kebutuhan pasokan nikel yang tinggi dari industri otomotif global menjadi faktor penahan agar harga nikel tidak merosot terlalu dalam di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.
Informasi ini bukan saran investasi. Komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dan berinvestasilah dengan bijak serta pantau informasi harga resmi dari otoritas pasar modal dan bursa komoditas.
Hingga saat ini, para pelaku pasar dan pelaku industri pertambangan terus memantau pergerakan harga nikel hari ini guna menyesuaikan strategi produksi serta kontrak pengadaan material untuk kuartal berikutnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow