Harga Nikel Menguat ke Level 17.072 USD per Ton Hari Ini

Smallest Font
Largest Font

Harga nikel dunia mencatatkan rebound pada perdagangan Selasa (21/7/2026) dengan menguat ke level 17.072 USD per metric ton (MT). Penjualan komoditas logam ini naik sebesar 0,96 persen dibandingkan hari sebelumnya, setelah sempat tertekan di posisi 16.910 USD per MT pada 20 Juli 2026.

Kenaikan harian ini terjadi di tengah dinamika pasar global yang terus berfluktuasi. Meski mencatatkan kenaikan dalam jangka pendek, pergerakan harga nikel secara bulanan masih menunjukkan tren koreksi sebesar 3,60 persen hingga 4,52 persen.

Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Dinamika Pergerakan Harga Nikel Pasar Global

Pergerakan harga nikel hari ini mencerminkan sensitivitas pasar terhadap perubahan pasokan dan permintaan di tingkat global. Secara tahunan (year-on-year), harga komoditas tambang ini sebenarnya masih mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan berkisar antara 9,03 persen hingga 9,93 persen.

Jika ditinjau dari rekam jejak historis, komoditas ini pernah menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) sebesar 54.050 USD per MT pada Mei 2007. Sementara itu, titik terendah historis dalam rentang data 1993 hingga 2026 berada pada level 3.730,50 USD per MT.

Statistik Perubahan Harga Komoditas Nikel

Perubahan harga pasar acuan nikel dalam beberapa rentang waktu terakhir menunjukkan volatilitas yang relatif tinggi di pasar komoditas Internasional.

Tabel Pergerakan Harga Nikel Dunia
PeriodePerubahan Harga
Harian (21 Juli 2026)+0,96%
Bulanan-3,60% hingga -4,52%
Tahunan (YoY)+9,03% hingga +9,93%

Perkembangan Pasar Domestik China dan Impor Bijih

Di pasar Asia, harga nikel China juga tercatat mengalami lonjakan tajam sebesar 4,16 persen hingga mencapai CNY 155.880 per ton. Penguatan pasar China ini didorong oleh aktivitas impor bijih nikel yang cukup masif dari negara-negara pemasok utama.

Berdasarkan data Administrasi Bea dan Cukai China, impor bijih nikel China tercatat mencapai 5,78 juta metric ton (mt) pada periode Agustus. Angka tersebut mengalami kenaikan 11,4 persen secara bulanan (mom) dan melonjak 54,2 persen secara tahunan (yoy).

Sebagian besar pasokan impor China tersebut berasal dari Asia Tenggara. Impor nikel China dari Filipina pada bulan yang sama menyentuh 5,41 juta mt, meningkat 13,4 persen dari bulan sebelumnya serta naik 60 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Harga Nikel Menguat di Tengah Rencana Indonesia Pangkas Pasokan | CNBC Indonesia

Prediksi dan Faktor Pengaruh Pasar Logam

Pertanyaan pasar mengenai "kenapa harga nikel naik turun di pasar dunia" umumnya berkaitan erat dengan keseimbangan antara produksi tambang dan konsumsi industri. Faktor pasokan dari negara produsen serta proyeksi pertumbuhan ekonomi negara konsumen utama menjadi penggerak sentimen pasar terkuat.

Mengenai prediksi harga nikel dunia ke depan, proyeksi pasar memperkirakan harga komoditas ini berpotensi mencapai level 17.326,70 USD per MT pada akhir kuartal berjalan. Sementara itu, perkiraan untuk kurun waktu 12 bulan mendatang mengindikasikan target di kisaran 18.458,03 USD per MT.

Fungsi Utama Nikel dalam Sektor Industri Modern

Tinggi rendahnya pemintaan terhadap komoditas ini sangat bergantung pada keberlangsungan manufaktur di berbagai sektor utama. Berikut adalah peranan penting komoditas logam ini dalam rantai pasok global:

  • Sektor Industri Baja Tahan Karat (Stainless Steel): Menjadi penyerap utama konsumsi nikel terbesar untuk pembuatan berbagai peralatan industri dan konstruksi.
  • Sektor Otomotif dan Kendaraan Listrik: Merupakan komponen krusial dalam pembuatan katoda baterai berbasis nikel untuk kendaraan energi baru.
  • Industri Metalurgi dan Paduan Logam: Digunakan untuk pembuatan komponen pesawat terbang, kapal, dan mesin berteknologi tinggi yang membutuhkan ketahanan suhu ekstrem.

Saat ini para pelaku pasar dan investor komoditas terus memantau kebijakan kuota produksi di negara-negara produsen utama guna memproyeksikan arah pergerakan harga pada kuartal berikutnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed