Harga Nikel Perdagangan Hari Ini Bergerak Stabil pada Level US$17.350 per Ton
JAKARTA — Pergerakan harga nikel hari ini, Minggu (26/7/2026), bertahan stabil di kisaran US$17.350 per ton di pasar komoditas global. Angka tersebut melanjutkan tren konsolidasi tipis yang terjadi pada sesi penutupan pasar akhir pekan, Jumat (24/7/2026), di mana harga nikel berada di posisi US$17.310 per ton atau menguat tipis 0,09 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Dinamika harga komoditas logam dasar ini menunjukkan resiliensi yang relatif positif sepanjang periode pertengahan tahun 2026. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, harga nikel mencatatkan kenaikan sebesar 2,64 persen. Jika dibandingkan dengan posisi pada periode yang sama tahun lalu, harga komoditas tambang ini telah tumbuh signifikan mencapai 13,40 persen.
Untuk kontrak berjangka tiga bulan di London Metal Exchange (LME) pada penutupan pekan lalu, harga komoditas nikel tercatat di tingkat US$17.430 per ton. Angka tersebut merangkak naik secara bertahap dari posisi sehari sebelumnya yang bertengger di US$17.420 per ton.
Dalam kurun waktu satu minggu terakhir, perdagangan kontrak tiga bulan nikel membukukan penguatan sebesar 4,22 persen dengan rerata transaksi harian bergerak di kisaran US$17.200 per ton. Sementara itu, pada pasar perdagangan real-time, transaksi nikel tercatat berada pada kisaran US$17.205 per ton dengan fluktuasi terbatas sebesar 0,03 persen.
Histori Fluktuasi dan Rekor Tertinggi 2026
Secara tahun berjalan (year-to-date), kinerja komoditas nikel mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 3,04 persen. Level tertinggi sepanjang tahun 2026 sempat disentuh pada 6 Mei 2026 lalu, ketika harga melambung hingga mencatatkan angka US$19.675 per ton. Tingginya angka pada Mei 2026 tersebut sekaligus menjadikan bulan tersebut sebagai pemilik rata-rata harga bulanan tertinggi dalam 12 bulan terakhir, yaitu mencapai US$19.010 per ton.
Meskipun demikian, posisi harga saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) nikel yang pernah menyentuh level US$54.050 per ton pada Mei 2007 silam.
Rincian Pergerakan Harga Nikel Terbaru
Berikut adalah perincian data transaksi dan pergerakan harga nikel berdasarkan catatan pasar komoditas global:
| Indikator Perdagangan | Nilai / Harga (US$/Ton) | Persentase Perubahan |
|---|---|---|
| Harga Real-time (24 Juli 2026) | 17.205 | +0,03% |
| Harga Penutupan (24 Juli 2026) | 17.310 | +0,09% |
| Perdagangan Hari Ini (26 Juli 2026) | 17.350 | – |
| Kontrak 3 Bulan LME | 17.430 | +0,06% |
| Rekor Tertinggi Tahun 2026 (6 Mei 2026) | 19.675 | – |
| Rekor Tertinggi Sepanjang Masa (Mei 2007) | 54.050 | – |
Faktor Industri dan Prospek Pergerakan Nikel
Di tingkat pasar global, permintaan terhadap nikel terus ditopang oleh sektor-sektor industri manufaktur vital. Komoditas ini diproduksi dan dimanfaatkan secara meluas sebagai bahan baku utama pembuatan baja tahan karat (stainless steel), berbagai paduan logam cair, peralatan rumah tangga, perangkat ponsel, peralatan medis, moda transportasi, struktur bangunan, hingga pembangkit listrik.
Perkembangan sektor energi hijau turut memunculkan pertanyaan warga terkait industri komoditas ini, seperti "bagaimana prospek harga nikel untuk baterai kendaraan listrik ke depannya?". Sektor baterai kendaraan listrik menjadi salah satu penopang utama konsumsi nikel global dalam jangka panjang di tengah transisi energi.
Proyeksi Pasar Hingga Akhir Tahun
Berdasarkan estimasi analisis pasar komoditas, harga nikel diproyeksikan bakal melaju stabil hingga beberapa kuartal mendatang. Komoditas ini diperkirakan bergerak menuju level US$17.567,73 per ton pada akhir kuartal berjalan. Adapun dalam jangka panjang 12 bulan ke depan, harga nikel diproyeksikan berpotensi menguat hingga menyentuh US$18.736,34 per ton.
Informasi ini bersifat pemberitahuan perkembangan pasar komoditas dan bukan merupakan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan transaksi pasar modal.
Pertanyaan publik mengenai "bagaimana prospek harga nikel ke depan dan apa pengaruh kebijakan Indonesia terhadap harga nikel" diprediksi akan terus menjadi fokus perhatian para pelaku pasar seiring dengan kebijakan pasokan bijih mentah dan permintaan industri pengolahan global.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow