IHSG Naik 1,43 Persen ke Level 6217 Sesi Pertama 29 Mei 2026

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG melonjak sebesar 1,43 persen ke posisi 6.217,88 pada penutupan perdagangan sesi pertama hari Jumat, 29 Mei 2026. Bursa Efek Indonesia mencatat pergerakan positif ini didorong oleh aksi beli selektif, terutama pada saham emiten sektor pertambangan yang kembali bergairah setelah tertekan pada beberapa hari sebelumnya.

Kenaikan tajam pada jeda siang ini menjadi angin segar bagi pelaku pasar modal domestik setelah indeks sempat mengalami tekanan hebat. Aktivitas transaksi di lantai bursa terpantau cukup ramai dengan volume perdagangan yang meningkat signifikan sejak bel pembukaan pasar dimulai pada pagi hari.

Berdasarkan data operasional Bursa Efek Indonesia, sektor material dasar dan komoditas tambang menjadi motor penggerak utama dalam kenaikan indeks hari ini. Emiten-emiten yang sebelumnya mencatat koreksi dalam berbalik arah menuju zona hijau karena dorongan sentimen positif komoditas global.

Beberapa emiten tambang terkemuka mencatatkan lompatan harga yang cukup signifikan sekaligus menarik minat investor lokal maupun asing untuk kembali mengoleksi portofolio saham tersebut. Hal ini kontras dengan kondisi pergerakan pekan lalu saat sektor material dasar ambles hingga lebih dari tujuh persen.

Pergerakan Saham IHSG Hari Ini Menguat atau Melemah Simak Laporan Langsung | METRO TV

Sebagai data pembanding historis, kondisi pasar modal pada perdagangan sebelumnya sempat diselimuti oleh sentimen negatif regional. Hal itu sempat memicu aksi jual masif di berbagai sektor krusial termasuk keuangan dan infrastruktur makro.

Kinerja Perbandingan Saham Komoditas

Untuk memberikan gambaran peta pergerakan instrumen investasi, berikut adalah data pemantauan fluktuasi beberapa emiten sektor komoditas dan material dasar yang dihimpun pada periode perdagangan aktif terdekat:

Tabel Perbandingan Harga Saham Sektor Tambang dan Material Dasar
Nama EmitenKode SahamTren Pergerakan Sesi IKondisi Pasar Sebelumnya
Timah TbkTINSMenguatTurun ke Rp 3.490
Vale Indonesia TbkINCOMenguatTurun ke Rp 5.425
Indika Energy TbkINDYMenguatTurun ke Rp 3.160
Merdeka Copper Gold TbkMDKAMenguatTurun ke Rp 2.780

Investor tampak memanfaatkan momentum penurunan harga saham sebelumnya untuk melakukan aksi beli bersih atau buy on weakness. Strategi ini dinilai cukup efektif mengingat fundamental dari beberapa emiten besar masih menunjukkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun berjalan.

Faktor Global dan Domestik Mempengaruhi Pasar

Analis pasar modal menyebutkan bahwa penguatan bursa domestik siang ini juga tidak terlepas dari pergerakan positif bursa global. Indeks utama di wall street seperti dow jones, s&p500, dan nasdaq tercatat ditutup menguat yang kemudian memberikan sentimen positif ke pasar asia.

Di sisi lain, investor juga terus mencermati pergerakan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar amerika serikat serta kebijakan suku bunga bank sentral. Faktor makro ekonomi ini diperkirakan tetap menjadi perhatian utama pelaku pasar menjelang penutupan perdagangan akhir pekan.

"Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan."

Hingga istirahat sesi pertama berakhir, volume perdagangan terus menunjukkan stabilitas yang baik dengan nilai transaksi harian yang memadai. Pelaku pasar kini menanti jalannya sesi kedua perdagangan untuk melihat apakah ihsg mampu mempertahankan posisinya di zona hijau hingga penutupan sore nanti.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed