Inggris Incar Tiket Babak Gugur Kontra Ghana di Piala Dunia 2026
Tim nasional Inggris dijadwalkan menghadapi Ghana dalam pertandingan kedua Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Boston pada Selasa, 23 Juni 2026 pukul 21.00 BST. Dilansir dari Yahoo Sports, kemenangan dalam laga ini akan memastikan langkah salah satu tim menuju babak 32 besar setelah keduanya mengemas tiga poin pada laga pembuka.
Inggris saat ini memimpin klasemen grup setelah mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 lewat asuhan Thomas Tuchel, sementara Ghana mengekor di posisi kedua usai menumbangkan Panama 1-0. Menjelang laga sengit tersebut, bek kiri Ghana, Gideon Mensah, menyatakan kesiapannya untuk meredam agresivitas lini serang Inggris yang dihuni Bukayo Saka maupun Noni Madueke.
"Ya, maksud saya, saya bermimpi untuk bermain melawan sebagian besar pemain terbaik dalam permainan ini. Dan kemudian menghadapi pemain seperti ini seperti mimpi bagi saya," ujar Gideon Mensah, Bek Kiri Ghana.
Pemain klub Auxerre tersebut menilai laga di Stadion Gillette ini sebagai panggung ideal untuk membuktikan kualitasnya di level internasional. Mensah bertekad mengubah pandangan publik yang lebih mengunggulkan skuad Tiga Singa dalam turnamen akbar ini.
"Saya melihat diri saya sebagai pemain untuk pertandingan besar dan pemain besar, jadi ini saatnya bagi saya untuk juga bersinar. Orang-orang menjagokan mereka sebagai favorit dan semacamnya. Namun kemudian saya mencoba untuk memastikan bahwa setelah pertandingan, nama, berita di sekitarnya akan berubah," kata Gideon Mensah, Bek Kiri Ghana.
Ghana bermodal kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan hasil cleansheet pada pertandingan perdana mereka di Toronto. Mensah menambahkan bahwa atmosfer di dalam kamp tim berjuluk Black Stars tersebut sangat kondusif dan bebas dari tekanan.
"Kami merasa sangat baik. Sangat percaya diri, tentu saja, karena kami sudah mendapatkan tiga poin di pertandingan pertama kami. Jadi ini adalah pertandingan di mana kami menjalaninya dengan pikiran bebas, kepala bebas.
Maksud saya, ini bukan sesuatu yang baru bagi kami. Beberapa pemain, Anda tahu, beberapa pemain telah bermain di Inggris. Saya juga pernah bermain melawan beberapa pemain di tim Inggris.
Jadi, maksud saya, itu bukan sesuatu yang benar-benar membuat kami gemetar atau semacamnya. Itu hanya sesuatu yang memotivasi kami untuk berbuat lebih banyak," tutur Gideon Mensah, Bek Kiri Ghana.
Kendati demikian, lini pertahanan Ghana tetap mengantisipasi ancaman bola mati Inggris yang dinilai sangat berbahaya saat babak kualifikasi. Nama-nama seperti Harry Kane, Jude Bellingham, John Stones, hingga Ezri Konsa menjadi fokus perhatian utama dalam skema bertahan Ghana.
"Ya, saya pikir ini bukan hanya Inggris. Setiap pertandingan yang kami jalani, kami menanggapi setiap aspek pertandingan dengan sangat serius. Anda tahu, bola mati, alur permainan, apa pun itu.
Dan kemudian kita melihat bahwa mereka sangat kuat dalam hal itu. Mereka sangat agresif di dalam kotak penalti, Anda tahu, ketika mereka menyerang dan hal-hal seperti itu. Kami siap menghadapinya.
Kami telah berupaya menuju ke arah itu dan saya pikir kami akan memastikan tidak ada yang terjadi," ucap Gideon Mensah, Bek Kiri Ghana.
Di kubu Inggris, beIN Sports melaporkan Thomas Tuchel kemungkinan menurunkan Jordan Pickford di bawah mistar, dikawal oleh John Stones dan Ezri Konsa di jantung pertahanan. Sementara itu, Declan Rice dan Marcus Rashford dilaporkan telah kembali berlatih penuh setelah sempat mengalami gangguan kebugaran pascalaga kontra Kroasia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow