Iran Desak Qatar Bebaskan Tiga Pilot Jet Tempur Su 24
Pemerintah Iran mendesak otoritas Qatar untuk segera membebaskan tiga pilot jet tempur Su-24 milik mereka yang ditangkap hidup-hidup setelah pesawat tersebut jatuh dalam serangan pada Maret lalu saat perang di Timur Tengah.
Kepala Komite Pencarian Orang Hilang di Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, Jenderal Mohammad Bagherzadeh, mengonfirmasi bahwa ketiga penerbang tersebut telah ditahan oleh pasukan Qatar selama enam bulan terakhir tanpa akses komunikasi.
"Tiga pilot Iran ditangkap hidup-hidup oleh pasukan Qatar setelah jet tempur Su-24 mereka jatuh selama perang," kata Jenderal Mohammad Bagherzadeh dari angkatan bersenjata Iran, dilansir AFP, Sabtu (15/8/2026).
Bagherzadeh menjelaskan bahwa ketiga personil militer tersebut merupakan bagian dari empat awak di dalam dua jet tempur yang jatuh selama perang melawan Amerika Serikat dan Israel. Pihak otoritas Qatar hingga kini belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim penangkapan tersebut.
"Javad Salehi, Abdolmajid Dashtian, dan Omran Behraveshian telah ditahan oleh pasukan Qatar selama enam bulan," ujarnya dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Komite Internasional Palang Merah (ICRC).
Dalam keterangan resminya, Bagherzadeh menegaskan bahwa para penentu kebijakan di Qatar tidak mengizinkan ketiga pilot tersebut untuk bertemu, berbicara, atau menghubungi keluarga maupun pejabat Iran yang menangani kasus ini.
"Tiga pilot Iran ditangkap hidup-hidup oleh pasukan Qatar setelah jet tempur Su-24 jatuh dalam serangan bulan Maret," kata Bagherzadeh, dilansir Anadolu.
Sebelumnya, militer Iran menyatakan telah mengevakuasi jasad pilot lain bernama Majid Kazemi yang tewas dalam serangan di Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada awal Maret. Pangkalan Al Udeid merupakan pangkalan AS terbesar di wilayah tersebut yang mencakup komponen garis depan Komando Pusat AS (CENTCOM).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow