Jaksa Agung Terbitkan Tujuh Perintah Harian Peringatan Harlah Kejaksaan
Jaksa Agung ST Burhanuddin memimpin upacara peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia di Lapangan Upacara Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, pimpinan Kejaksaan resmi menerbitkan Tujuh Perintah Harian sebagai pedoman kerja seluruh insan Adhyaksa.
Peringatan yang mengusung tema Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil, dan Humanis ini dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dengan peserta mengenakan Pakaian Dinas Lapangan. Petugas yang bertindak sebagai perwira upacara adalah Koordinator di Direktorat Penuntutan JAM Pidsus Muhamad Jefri, sedangkan komandan upacara dijabat Kasubdit 1 C JAM Intelijen Fatkhuri. Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana turut membacakan sejarah singkat Kejaksaan.
Pelantikan Gatot Taroenamihardja sebagai Jaksa Agung pertama pada 2 September 1945 menjadi tonggak sejarah berdirinya Kejaksaan Agung secara institusional di Indonesia. Sebelum puncak upacara, seluruh jajaran Kejaksaan di Indonesia juga menyelenggarakan ziarah serta tabur bunga di Taman Makam Pahlawan daerah masing-masing pada Selasa (1/9/2026).
Tujuh instruksi yang dikeluarkan Jaksa Agung mewajibkan personel Kejaksaan menerapkan nilai ketuhanan, mengembalikan marwah lembaga, mendukung program prioritas Presiden dalam Asta Cita, serta bekerja menggunakan hati nurani secara profesional. Selain itu, jajaran dituntut membangun sinergi antarlembaga, menjunjung tinggi kesederhanaan, dan meningkatkan kepekaan terhadap dinamika hukum masyarakat.
"Kita adalah ujung tombak penegakan hukum dan kita juga adalah pengawal kedaulatan hukum," tegas ST Burhanuddin, Jaksa Agung RI.
Di tingkat daerah, Kejaksaan Negeri Bireuen menggelar aksi sosial donor darah bersama PMI Bireuen dan UPD RSUD dr. Fauziah pada Senin (31/8/2026). Kegiatan yang diikuti unsur Forkopimda, TNI, Polri, ASN, hingga masyarakat umum ini mengumpulkan sebanyak 52 kantong darah.
Rangkaian peringatan di Bireuen juga diisi dengan senam jantung sehat serta ziarah ke makam pejuang Kolonel (Purn) Husein Yusuf di Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa.
"Dengan kegiatan donor darah ini, setidaknya kami dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang sangat membutuhkan," ujar Yarnes, Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen.
"Setetes darah yang diberikan sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa orang lain," kata Yarnes, Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow