Joao Cancelo Bela Cristiano Ronaldo dan Neymar dari Kritik

Smallest Font
Largest Font

Bek kanan Timnas Portugal Joao Cancelo memberikan pembelaan terbuka untuk rekan setimnya, Cristiano Ronaldo, dan bintang Brasil, Neymar, di tengah derasnya gelombang kritik media pada ajang Piala Dunia 2026.

Ronaldo menuai sorotan tajam setelah Portugal ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka, sementara Neymar dikritik karena tetap dibawa ke dalam skuad Brasil meskipun harus melewatkan dua laga awal akibat cedera betis.

Dilansir dari Goal, ESPN, dan Bola, Joao Cancelo menegaskan bahwa kapasitas serta pencapaian yang telah diukir oleh kedua megabintang tersebut sudah cukup membuktikan kualitas mereka selama bertahun-tahun di dunia sepak bola profesional.

"Saya tidak berpikir Neymar atau Cristiano perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun," kata Cancelo kepada wartawan.

Bek berusia 32 tahun itu menambahkan bahwa fokus utama skuad Seleccao das Quinas saat ini adalah menjaga keharmonisan tim menjelang pertandingan kedua fase grup melawan Uzbekistan.

"Bakat mereka dan apa yang telah mereka raih dalam sepak bola sudah berbicara sendiri. Semua pembicaraan itu hanyalah untuk pamer. Baik Cristiano maupun Neymar tahu siapa diri mereka dan apa yang mereka wakili bagi negara masing-masing," ujar Cancelo.

Pemain klub Portugal tersebut memastikan situasi ruang ganti mereka tetap solid dan menepis isu miring mengenai kehadiran Ronaldo yang dianggap bisa merusak keharmonisan tim.

"Saya rasa Neymar ataupun Cristiano tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun," ujar Cancelo seperti dilansir ESPN.

Ia juga menegaskan bahwa segala komentar negatif yang ditujukan kepada dua megabintang tersebut sama sekali tidak beralasan mengingat reputasi dan kontribusi besar yang telah mereka berikan.

"Bakat serta apa yang telah mereka capai di dunia sepak bola sudah berbicara dengan sendirinya. Semua kritik itu hanyalah bumbu media," tegas Cancelo.

Eks pemain Manchester City itu menilai bahwa para pengkritik cenderung melupakan rekam jejak panjang yang telah diukir oleh Ronaldo maupun Neymar.

"Saya rasa Neymar atau Cristiano tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun," kata Cancelo dikutip dari ESPN, Selasa (23/6/2026).

Cancelo menyatakan bahwa kontribusi Ronaldo tidak melulu dinilai dari papan skor, melainkan dari etos kerja dan kepemimpinannya yang menjadi teladan bagi para pemain muda.

"Bakat mereka dan apa yang telah mereka raih di dunia sepak bola berbicara sendiri. Semua omongan itu hanya untuk pamer. Baik Cristiano maupun Neymar tahu siapa mereka dan apa yang mereka wakili untuk negara mereka," tutur Cancelo.

Ronaldo yang kini berusia 41 tahun tercatat melewati 10 pertandingan berturut-turut tanpa sumbangan gol di turnamen besar bersama Portugal, yang menjadi rekor paceklik terpanjang dalam karier internasionalnya.

"I don't think Neymar or Cristiano need to prove anything to anyone," kata Cancelo.

Di sisi lain, Neymar juga belum memperkuat Brasil di Piala Dunia 2026 akibat proses pemulihan cedera betis setelah sebelumnya sempat menepi lama akibat cedera ACL sejak tahun 2023.

"Their talent and what they have achieved in football speaks for itself. All this talk is just opinions. Cristiano and Neymar know who they are and what they mean to their countries," tambah Cancelo.

Meskipun demikian, isu miring mengenai kehadiran Ronaldo yang dianggap bisa merusak keharmonisan tim menjelang laga kedua langsung ditepis oleh sang bek.

"We are getting tighter and stronger. We are playing in a World Cup, so of course there is a lot of spotlight and pressure. That's part of the game," ujar Cancelo.

Ia memastikan bahwa fokus utama skuad asuhan Roberto Martinez saat ini sepenuhnya tertuju pada performa kolektif tim.

"Our focus is the team. We are even more united than when we first arrived here. There is no tension," lanjut Cancelo.

Menurutnya, Ronaldo tetap memberikan dampak positif yang besar di luar urusan mencetak gol.

"He is an example as a captain. He reacts like a captain with great experience," Cancelo menuturkan.

Pergerakan Ronaldo di lapangan dinilai masih sangat membantu membuka ruang bagi rekan-rekan setimnya.

"He wants to keep contributing and be a role model for our team. His movement opens up space for his teammates. The statistics also support his contribution."

Cancelo juga memuji profesionalisme sang kapten dalam hal pemulihan fisik dan kedisiplinan selama sesi latihan tim.

"He is probably the best example in terms of recovery and the way he trains. But that doesn't take away from the frustration we all feel as a team," pungkas Cancelo.

Sementara itu, bek Timnas Skotlandia Jack Hendry memberikan pandangannya terkait potensi kembalinya Neymar ke lapangan hijau menjelang laga lanjutan Grup C.

"Ya, tidak ada masalah. Jelas, dia tidak bermain di liga tempat saya berkompetisi. Saya cukup nyaman menghadapi Neymar dan saya menantikannya; ini pasti akan menjadi pertarungan yang seru.

Saya pernah bermain melawan dia di Liga Champions... Jelas, trio penyerang saat itu adalah Messi, Mbappé, dan Neymar. Anda bisa belajar banyak dari momen-momen seperti itu," kata Hendry saat berbicara di markas latihan timnas Skotlandia.

Pelatih kepala Brasil Carlo Ancelotti telah mengonfirmasi bahwa penyerang nomor 10 tersebut kini dalam kondisi fit untuk bermain dalam laga melawan Skotlandia di Miami pada Rabu waktu setempat.

"Ya, tidak masalah. Jelas, dia bermain di liga tempat saya berada [di Arab Saudi]," ujar Hendry.

Hendry yang pernah berhadapan dengan Neymar di ajang Liga Champions mengaku tidak gentar sama sekali menghadapi laga mendatang.

"Saya cukup nyaman menghadapi Neymar dan saya menantikannya, ini benar-benar akan menjadi pertarungan yang bagus," kata Hendry.

Meskipun demikian, bek Skotlandia itu tetap menaruh respek tinggi terhadap kemampuan individu yang dimiliki oleh mantan penyerang Santos tersebut.

"Anda belajar banyak dari momen-momen ini, bermain melawan pemain-pemain kaliber top ini. Jadi saya menantikannya dan kita lihat apakah dia akan bermain," pungkas Hendry.

Timnas Portugal dijadwalkan menghadapi Uzbekistan di Stadion Houston, Texas, Amerika Serikat, sedangkan Brasil bersua Skotlandia di Miami pada laga pamungkas fase grup mereka.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed