Juan Cortes Bangun Identitas Tim Solid Persijap Jepara Hadapi BRI Super League
Pelatih baru Persijap Jepara, Juan Cortes, menegaskan komitmennya membangun identitas tim yang solid dan pantang menyerah guna menghadapi persaingan ketat BRI Super League 2026/2027, dilansir dari Bola.
Sejak ditunjuk pada Agustus 2026, Juan Cortes mempersiapkan anak asuhnya agar Laskar Kalinyamat tampil disegani dan mampu beradaptasi dengan berbagai situasi pertandingan.
Pelatih asal Spanyol ini mengusung filosofi permainan yang menggabungkan kedisiplinan taktik, mental bertarung, dan fleksibilitas di lapangan sebagai karakter baru tim musim ini.
"Filosofi saya berdasarkan pada sebuah tim yang terorganisasi, kompetitif, dan berani. Saya ingin tim saya bermain dengan karakter, memahami kapan kami harus mengontrol permainan dengan bola dan kapan kami harus bermain lebih direct," ujar Juan Cortes.
Selain penguasaan bola, Cortes menekankan fleksibilitas taktik saat menguasai maupun kehilangan bola. Ia ingin Persijap menyuguhkan permainan menghibur dan membanggakan suporter setianya.
"Kami ingin tampil agresif saat tanpa bola, kukuh bertahan, dan dinamis dalam menyerang. Namun, di atas segalanya, saya ingin Persijap menjadi tim dengan identitas yang jelas, tim yang bertarung di setiap situasi, dan membuat para pendukung kami merasa bangga," kata dia.
Juan Cortes menyadari tantangan berat BRI Super League musim ini dan ingin timnya tampil tangguh dan kompetitif.
"Target pertama kami adalah membangun tim yang kompetitif dan berkembang dari minggu ke minggu. Kami tahu bahwa BRI Super League adalah kompetisi yang sangat berat, jadi kami harus realistis dan fokus pada proses," ujarnya.
Pelatih berusia 42 tahun ini enggan mengumbar janji kepada suporter, namun yakin Persijap akan memperlihatkan mental juang dan menjadi tim sulit dikalahkan.
"Saat ini, saya tidak ingin mengobral janji besar terkait posisi di klasemen. Mentalitas kami adalah bertanding di setiap laga, mengumpulkan poin sebanyak mungkin," ucap Juan Cortes.
"Saya rasa, target yang juga penting adalah menjadikan Persijap Jepara menjadi tim yang sulit dikalahkan. Lalu, seiring berjalannya kompetisi, kami akan melihat sejauh mana kami bisa melangkah," tambahnya.
Musim lalu, Persijap sebagai tim promosi sempat kesulitan namun akhirnya lolos dari degradasi dan finis di peringkat ke-36 klasemen.
Persijap sebagai tim yang terakhir memulai persiapan menghadapi kompetisi berhadapan dengan tantangan besar. Laga perdana mereka akan digelar di markas Madura United pada 6 September 2026.
Pada pekan kedua, Persijap akan menjamu Borneo FC, runner-up musim lalu, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada 12 September 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow