Timnas Kanada Hadapi Uzbekistan dalam Uji Coba Piala Dunia 2026
Tim nasional sepak bola pria Kanada siap menjamu Uzbekistan dalam pertandingan uji coba menjelang Piala Dunia 2026 di Stadion Commonwealth, Edmonton, pada Senin waktu setempat. Laga persahabatan internasional ini menjadi momentum penting bagi pelatih kepala Kanada, Jesse Marsch, untuk menyempurnakan performa skuadnya di hadapan sekitar 50.000 penonton.
Persiapan tim tuan rumah bersama turnamen akbar tersebut terganggu oleh badai cedera yang menimpa sembilan pilar utama. Gelandang kreatif Marcelo Flores dipastikan absen dari seluruh rangkaian turnamen akibat mengalami robekan ligamen anterior cruciate (ACL) saat membela Tigres UANL di final CONCACAF Champions Cup.
Wakil kapten Kanada, Stephen Eustáquio, mengungkapkan keprihatinan mendalam dari seluruh anggota tim setelah melihat tayangan video mengenai cedera parah yang menimpa rekan setimnya tersebut.
"We were eating dinner when we saw the incident," kata Eustáquio kepada GOAL.
Eustáquio menambahkan bahwa situasi tersebut sangat disayangkan mengingat peran krusial Flores bagi tim nasional Kanada.
"Obviously, there’s a couple of players that have had similar injuries and we kind of knew that that’s probably what it was. It’s just unfortunate after seeing the video of him getting selected, his family crying of joy, and he’s very important to us as a person, also as a person, also as a player." ujar Eustáquio kepada GOAL.
Kondisi kebugaran juga membayangi kapten Alphonso Davies yang mengalami cedera hamstring, serta penyerang Promise David yang baru pulih dari operasi tendon pinggul. Kendati demikian, lini depan Kanada masih akan mengandalkan duet penyerang Juventus, Jonathan David, bersama striker Southampton, Cyle Larin.
Larin mengekspresikan kegembiraannya karena berhasil menemukan kembali ketajaman mencetak gol setelah sempat melewati masa-masa sulit dalam karier sepak bolanya di Eropa.
"I’m happy to be scoring goals again, obviously, after going through a tough period and a tough football career," ujar Larin kepada GOAL pada Maret lalu.
Larin menegaskan bahwa ia akan selalu mencetak gol jika mendapatkan menit bermain yang cukup sebagai pemain starter.
"It’s about finding the right place for me. I’ve always said, 'When I get minutes, play in games, and I’m starting, I score goals.'" kata Larin kepada GOAL pada Maret lalu.
Berdasarkan data tak terkalahkan dalam sejarah pertemuan resmi, Kanada memegang keunggulan psikologis atas Uzbekistan lewat kemenangan tipis 2-1 pada laga persahabatan tanggal 7 Juni 2016 silam. Kanada juga tercatat memetik hasil imbang berturut-turut melawan Islandia dan Tunisia pada jeda internasional lalu.
Di sisi lain, Uzbekistan yang kini dilatih oleh Fabio Cannavaro datang dengan modal impresif berupa catatan tidak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir. Skuad berjuluk Serigala Putih tersebut mengamankan tiket putaran final pertama mereka setelah bermain imbang tanpa gol di markas UEA pada Juni lalu.
Setelah melakoni laga uji coba melawan Uzbekistan dan Republik Irlandia, Kanada dijadwalkan membuka laga perdana Grup B Piala Dunia 2026 melawan Bosnia-Herzegovina. Berdasarkan rilis resmi FIFA, Stadion Toronto akan menggelar enam pertandingan sepanjang turnamen berlangsung.
| Tanggal Pertandingan | Waktu (WIB) | Pertandingan | Babak / Grup |
|---|---|---|---|
| 13 Juni 2026 | 02.00 WIB | Kanada vs Bosnia-Herzegovina | Fase Grup B |
| 18 Juni 2026 | 06.00 WIB | Ghana vs Panama | Fase Grup L |
| 21 Juni 2026 | 03.00 WIB | Jerman vs Pantai Gading | Fase Grup E |
| 24 Juni 2026 | 06.00 WIB | Panama vs Kroasia | Fase Grup L |
| 27 Juni 2026 | 04.00 WIB | Senegal vs Irak | Fase Grup I |
| 3 Juli 2026 | 06.00 WIB | Pemenang Grup vs Runner-up | Babak 32 Besar |
Setelah bertanding di Toronto, tim asuhan Jesse Marsch akan berpindah ke Vancouver untuk menghadapi Qatar pada 18 Juni dan Swiss pada 24 Juni 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow