Kecamatan Pangkalbalam Kembali Gelar Bazar UMKM Merdeka Usai Vakum
Setelah sempat mengalami kekosongan pelaksanaan pada 2024 dan 2025, Kecamatan Pangkalbalam kembali menyelenggarakan agenda tahunan Bazar UMKM Merdeka di halaman Kantor Camat Pangkalbalam pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang.
Acara tersebut melibatkan kolaborasi lintas sektor yang mencakup unsur pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, hingga para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebanyak 16 pelaku UMKM dari berbagai kelurahan turut berpartisipasi dengan memamerkan produk olahan dan kuliner unggulan.
Selain pelaku usaha, pameran ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Pangkalpinang, perwakilan Pertamina Patra Niaga, Pelindo, lurah se-Kecamatan Pangkalbalam, akademisi, Tim Penggerak PKK, serta warga setempat. Pihak penyelenggara menargetkan agenda ini dapat memperluas jangkauan pasar bagi produk lokal.
Camat Pangkalbalam Purnamawan menjelaskan latar belakang kembali digelarnya acara tersebut setelah dua tahun tidak terlaksana.
"Alhamdulillah, hari ini kita dapat kembali melaksanakan Bazar UMKM Merdeka. Kegiatan ini bukan hanya untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM memasarkan dan memperkenalkan produk-produk unggulannya," kata Purnamawan.
Ia menambahkan bahwa pameran ini difungsikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga melalui skema pemberdayaan. Pihak kecamatan berupaya membuka akses pasar yang lebih luas agar penjualan para pelaku usaha terus meningkat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, pihak kecamatan juga menjalin kerja sama dengan akademisi untuk program pengabdian masyarakat di lima kelurahan setempat.
"Kami mengundang Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Pertiba karena mahasiswa akan melaksanakan KKN di lima kelurahan dengan tema pemberdayaan ekonomi masyarakat. Harapannya, program ini dapat memberikan dampak nyata bagi warga," ujar Purnamawan.
Di samping Universitas Pertiba, pelaksanaan bazar ini didukung oleh sejumlah mitra seperti BPJS Kesehatan, PT Duta Flexindo, PT Honda, Pertamina, dan Pelindo.
"Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat kecamatan," kata Purnamawan, dilansir dari kabarbangka.com.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow