Instansi dan Sekolah Ramaikan Karnaval Kemerdekaan di Pangkalpinang
Berbagai instansi pemerintah dan lembaga pendidikan memeriahkan karnaval peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Kota Pangkalpinang pada Kamis (27/8/2026). Pawai tersebut dimanfaatkan oleh para peserta untuk menyampaikan berbagai program sosial, edukasi kesehatan, hingga kampanye pelestarian alam di tengah paparan cuaca panas.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk KB (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membagikan brosur serta papan imbauan guna mensosialisasikan kesadaran administrasi kependudukan, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pemberdayaan perempuan, hingga penanganan stunting.
Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Megawati Soeroso menyampaikan bahwa agenda tahunan ini menjadi media yang efektif untuk mengedukasi masyarakat mengenai program pemerintah daerah.
"Kegiatan ini dapat menjadi momen menginformasikan program kerja," kata Megawati Soeroso, Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Edukasi publik juga dihadirkan oleh kontingen RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Babel melalui penampilannya dalam parade. Rumah sakit daerah tersebut memperkenalkan alat terapi radioterapi kanker Linear Accelerator (LINAC) guna menginformasikan kemajuan fasilitas medis modern di daerah.
Plt. Direktur RSUD Soekarno Babel dr. Ria Agustine menyatakan ketersediaan sarana baru ini mempermudah masyarakat dalam memperoleh perawatan intensif tanpa perlu merujuk ke luar provinsi.
"Selama ini masyarakat mungkin mengenal rumah sakit hanya dari pelayanan umum. Sebelumnya sudah lebih dulu ada pengobatan kanker melalui kemoterapi. Saat ini semakin lengkap dengan adanya radioterapi.
Lewat momentum kemerdekaan ini, kami ingin menyampaikan kabar baik bahwa RSUD Soekarno kini memiliki teknologi LINAC. Masyakarat Bangka Belitung yang membutuhkan penanganan radioterapi kanker tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke luar daerah," ujar dr. Ria Agustine, Plt.
Direktur RSUD Soekarno Babel.
Layanan terpadu kanker di RSUD Soekarno kini didukung oleh penanganan multidisiplin bersama spesialis bedah onkologi demi memberikan perawatan medis yang menyeluruh.
"Pengobatan kanker bisa melalui obat di kemoterapi, ditambah saat ini bisa dengan sinar di radioterapi. Selain itu, menangani kanker, kita juga membutuhkan kolaborasi pengobatan dengan spesialis bedah onkologi, dan seluruh modalitas ini sudah tersedia dan satu-satunya di Provinsi kita," tambah dr. Ria Agustine.
Sementara itu, SDN 16 Pangkalpinang membawakan tema keanekaragaman hayati melalui pesan kelestarian lingkungan bertema "Kantong Semar Menjadi Keindahan Nusantara". Para murid menampilkan tarian bertajuk "Rukun Sama Teman" dan menyerahkan replika proses penyiraman tanaman kantong semar di depan panggung kehormatan.
Kepala SDN 16 Pangkalpinang Dewi Ayu Larasati menjelaskan alasan pengangkatan ide tanaman endemik tersebut dalam peragaan kostum siswa.
"Kantong semar merupakan tanaman khas dan ikonik Bangka Belitung. Kami ingin menjadikannya sebagai simbol kekayaan alam yang unik dan istimewa," kata Dewi Ayu Larasati, Kepala SDN 16 Pangkalpinang.
Pihak sekolah berharap partisipasi rutin dalam acara ini dapat memupuk kebanggaan atas kekayaan alam daerah sekaligus mengasah keberanian anak dalam berkarya.
"Harapannya anak-anak tumbuh menjadi generasi yang mencintai dan melestarikan budaya serta alam Indonesia. Mereka juga memiliki rasa bangga terhadap budaya sendiri," ujar Dewi Ayu Larasati.
Pelaksanaan pawai baris-berbaris dan karnaval bertepatan dengan suhu udara Kota Pangkalpinang yang mencapai 33 derajat celsius. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang Annisa Nindi mengimbau warga agar mengantisipasi paparan paparan panas selama berada di area terbuka.
"Masyarakat diimbau menghindari matahari langsung atau kegiatan luar ruangan pada jam puncak panas, yakni pukul 10.00 sampai 16.00 WIB," ujar Annisa Nindi, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang.
BMKG menyarankan penggunaan pelindung kepala, tabir surya, konsumsi air mineral secara berkala, serta pemilihan pakaian longgar berwarna cerah guna mencegah gangguan kesehatan seperti dehidrasi maupun kelelahan akibat panas.
"Gunakan pakaian yang ringan, longgar, dan berwarna cerah," ujar Annisa Nindi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow