Kemenhaj Gelar Seleksi CAT Petugas Haji 2027 di 36 Lokasi
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggelar seleksi Computer Assisted Test (CAT) untuk calon petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) 1448 H/2027 M secara serentak di 36 lokasi, termasuk kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) di berbagai daerah pada Sabtu (5/9/2026).
Pelaksanaan seleksi ini diikuti oleh 1.344 peserta untuk formasi PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter Non Tenaga Kesehatan (Nakes) dengan enam layanan khusus, seperti akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, Media Center Haji, serta layanan jemaah lansia dan disabilitas, dilansir dari ANTARA dan Bisnis.com.
Metode CAT yang digunakan bekerja sama dengan BKN bertujuan untuk memastikan proses seleksi berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Peserta hanya mendapatkan satu kesempatan mengerjakan 100 soal dengan waktu 90 menit, yang terdiri dari Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB) sesuai formasi yang dilamar.
Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Mayjen TNI (Purn) Dendi Suryadi bersama jajaran Inspektorat Jenderal (Itjen) melakukan pengawasan internal di berbagai lokasi pelaksanaan CAT untuk mencegah praktik suap, gratifikasi, dan percaloan, dilansir dari Kompas.com.
"Fokus utama monitoring adalah memastikan pelaksanaan seleksi PPIH dilakukan secara objektif, transparan dan akuntabel. Tidak ada praktik suap, gratifikasi maupun percaloan," ujar Ketua Tim Pemantau Itjen yang bertugas di Semarang, Agus Puji.
Agus menambahkan bahwa pemantauan juga memastikan tidak terjadi kecurangan dan hasil seleksi dapat dipantau langsung melalui aplikasi BKN. Transparansi hasil CAT disampaikan melalui kanal media sosial resmi untuk diketahui masyarakat.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Puji Raharjo, menegaskan pentingnya kolaborasi dengan BKN agar seleksi calon petugas haji dapat berjalan dengan standar yang seragam dan profesional.
"Yang kami cari adalah peserta yang memiliki kemampuan teknis, integritas, manajerial dan orientasi pelayanan kepada jemaah," ujar Puji Raharjo.
Puji menjelaskan bahwa petugas haji harus siap menghadapi beragam kebutuhan jamaah, termasuk lansia dan penyandang disabilitas, dengan mengedepankan integritas dan komitmen pelayanan yang tinggi.
Pelaksanaan CAT di 35 lokasi BKN dan unit pelaksana teknis BKN memudahkan peserta mengikuti ujian dari daerah masing-masing. Hasil CAT menjadi salah satu bahan penilaian dalam rangkaian seleksi PPIH 2027.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow