Umat Islam Dianjurkan Menunaikan Puasa Sunah Asyura

Smallest Font
Largest Font

Umat Islam dianjurkan untuk menunaikan ibadah puasa sunah Asyura pada hari ke-10 bulan Muharram karena memiliki berbagai keistimewaan serta nilai sejarah yang besar dalam Islam.

Dilansir dari Kalam Sindonews pada Jumat (19/6/2026), Imam Abu Laits As-Samarqandi selaku ulama ahli fiqih dan pakar hadis kelahiran Samarkand dalam kitab Tanbihul Ghafilin meriwayatkan dari Ikrimah bahwa hari Asyura merupakan momen penting diterimanya tobat Nabi Adam AS, turunnya Nabi Nuh AS dari perahu, hingga tenggelamnya Firaun saat laut terbelah untuk Nabi Musa AS yang kemudian diikuti dengan puasa syukur oleh Bani Israil.

Terdapat pula keutamaan berupa kelapangan rezeki bagi umat Islam yang mengamalkan kebaikan khusus pada hari tersebut kepada keluarganya.

"Siapa yang melapangkan keluarganya pada hari Asyura maka Allah akan meluaskan rezekinya sepanjang tahun itu". Sufyan berkata: "Telah kami coba maka kami rasakan kebenarannya."

Kisah mengenai awal mula anjuran puasa ini juga tercatat saat Nabi Muhammad SAW baru saja melaksanakan hijrah ke Madinah dan mendapati kaum Yahudi setempat sedang menjalankan ibadah puasa.

"Hari ini Allah memenangkan Nabi Musa dan Bani Israil terhadap Fir'aun dan kaumnya, maka kami puasa karena mengagungkan hari ini." kata kaum Yahudi saat ditanya oleh Rasulullah SAW.

Mendengar alasan tersebut, Rasulullah SAW kemudian menegaskan keterikatan umat Islam yang lebih besar terhadap ajaran Nabi Musa AS dan langsung memerintahkan para sahabat untuk ikut berpuasa.

"Kami lebih layak (berhak) mengikuti jejak Musa dari kamu". sabda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed