Kimi Antonelli Menang di Grand Prix Monako 2026
Pebalap Mercedes Kimi Antonelli memenangi balapan Grand Prix Monako di sirkuit jalan raya Monte Carlo pada Minggu, 7 Juni 2026, waktu setempat.
Kemenangan ini membuat pebalap berusia 19 tahun tersebut mencatatkan sejarah sebagai pemenang termuda dalam sejarah Grand Prix Monako.
Antonelli yang telah memenangi empat balapan terakhir tampil dominan dan sempat unggul lebih dari setengah menit atas Lewis Hamilton sebelum dua safety car keluar akibat tabrakan Lance Stroll dan Charles Leclerc di tikungan Rascasse.
Balapan kemudian dihentikan sementara lewat kibaran bendera merah pada lap ke-66 pukul 16.35 waktu setempat akibat masalah pada aspal yang baru diletakkan di tikungan terakhir tersebut.
Nasib sial menimpa Max Verstappen yang memulai balapan dari posisi kedua setelah mobilnya mengalami mogok di garis start sehingga ia langsung tersingkir sebelum lomba dimulai.
Juara dunia Lando Norris juga terpaksa menyudahi balapan lebih awal pada lap ke-45 karena mengalami kendala pada unit daya mobilnya.
Hasil balapan ini melengkapi kesuksesan Antonelli yang sebelumnya merebut posisi start terdepan perdana di Monte Carlo dengan catatan waktu 1 menit 12,051 detik pada sesi kualifikasi hari Sabtu.
Sesi kualifikasi itu berlangsung ketat dengan Verstappen berada di posisi kedua lewat selisih 0,043 detik, diikuti Hamilton di posisi ketiga, dan Leclerc di posisi keempat.
Keberhasilan Mercedes di kualifikasi didukung oleh modifikasi sayap belakang trik yang diperkirakan memberi keuntungan waktu lap sekitar 0,045 hingga 0,05 detik, serta perombakan setelan mekanis mobil secara besar-besaran setelah terpuruk pada hari Jumat.
"Yesterday, I’m not going to lie, we were struggling," kata Kimi Antonelli, Pebalap Mercedes.
Perubahan mekanis tersebut meliputi pelunakan bantalan mobil untuk meredam guncangan di kerb dan gundukan serta penyesuaian keseimbangan suhu ban depan dan belakang.
"So the team did a great job with overnight correlation, to do big changes on set-up, and the car just felt much more alive this morning. It was also more forgiving, much more on kerb cutting, bumps..." ujar Kimi Antonelli, Pebalap Mercedes.
Pebalap asal Italia tersebut menambahkan bahwa adaptasi yang baik dengan cengkeraman lintasan di tengah kenaikan suhu turut membantu performanya.
"It made us gain so much in terms of performance between yesterday and today and allowed us to fight for pole." tutur Kimi Antonelli, Pebalap Mercedes.
Di sisi lain, keunikan tata letak sirkuit Monako membuat Verstappen dapat memacu mobil regulasi 2026 yang sering dikritik secara lebih natural karena minimnya kendala manajemen energi.
"This is how Formula 1 should be," kata Jos Verstappen, Mantan Pebalap F1.
Ayah Verstappen tersebut menilai regulasi saat ini terlalu membatasi pebalap di tikungan sirkuit lainnya.
"Not deliberately taking corners slower and all that nonsense – just full throttle." ujar Jos Verstappen, Mantan Pebalap F1.
Verstappen sendiri mengakui bahwa regulasi sasis saat ini tidak terlalu buruk, terutama karena dimensi mobil yang sedikit lebih ramping.
"I think the chassis regulation is not that bad at all," kata Max Verstappen, Pebalap Red Bull Racing.
Ia juga memuji peningkatan jarak pandang pada bagian roda depan saat melintasi tikungan.
"In general, the cars being a little bit more narrow and stuff, I think it’s alright." ujar Max Verstappen, Pebalap Red Bull Racing.
Verstappen merasa performa di Monako mengembalikan gaya berkendara alaminya.
"I quite like now the vision on the front axle is a bit better around apexes again," kata Max Verstappen, Pebalap Red Bull Racing.
Menurutnya, kenyamanan memilih gigi di tikungan membuat kendali mobil terasa lebih baik.
"If you can go flat out and you can just select the gears that you want to use in the corners, it’s always going to be better," tutur Max Verstappen, Pebalap Red Bull Racing.
Ia merasa kembali menjadi dirinya sendiri saat mengemudikan jet darat tersebut.
"I finally felt just myself again in the car. That’s what then makes it more and more natural to drive for sure." kata Max Verstappen, Pebalap Red Bull Racing.
Kondisi berbeda dirasakan Hamilton yang finis di posisi ketiga setelah pindah ke tim Ferrari, di mana ia mengkritik mobil generasi sekarang yang memiliki downforce lebih rendah dan tekanan ban lebih tinggi.
"Probably one of my least favorites of all the generations I’ve driven around here," kata Lewis Hamilton, Pebalap Ferrari.
Hamilton mengenang tingkat cengkeraman mobil balap F1 pada era pertamanya di sirkuit tersebut.
"I remember when I was here in 2007, 2008, there was so much more grip," ujar Lewis Hamilton, Pebalap Ferrari.
Ia menilai balapan di masa lalu jauh lebih menyenangkan karena faktor teknis tersebut.
"It was even more fun back then." tutur Lewis Hamilton, Pebalap Ferrari.
Pebalap asal Inggris itu menganggap performa mobil beberapa tahun lalu sebagai standar terbaik.
"Maybe 2020 was probably the best period for us, grip-wise," kata Lewis Hamilton, Pebalap Ferrari.
Hamilton juga menyayangkan keputusan Ferrari yang tidak menerapkan modifikasi sayap belakang sekreatif tim pesaingnya.
"Apart from wanting more downforce globally, I think when we arrived on Thursday we saw other people, those guys, with trick additions to their wing." ujar Lewis Hamilton, Pebalap Ferrari.
Ia mengaku terkejut dengan absennya komponen tersebut pada mobil Ferrari F1-26 milik mereka.
"We didn’t have that, which was a little bit of a surprise." tutur Lewis Hamilton, Pebalap Ferrari.
Kritik serupa dilontarkan oleh Fernando Alonso dari Aston Martin yang mengawali balapan dari baris belakang akibat performa mobil yang buruk.
"There’s nothing to be done," kata Fernando Alonso, Pebalap Aston Martin.
Alonso mengindikasikan adanya ketidakpuasan massal di grid terkait regulasi mobil saat ini.
"We’re talking about changing the engine for next year and changing the regulations for 2030," ujar Fernando Alonso, Pebalap Aston Martin.
Menurutnya, diskusi perubahan regulasi yang terus bergulir menjadi bukti kuat dari keresahan para pebalap.
"That tells you that nobody is happy with the current cars." tutur Fernando Alonso, Pebalap Aston Martin.
Ia menyerahkan sepenuhnya kepada para pebalap lain untuk menyuarakan pendapat mereka.
"Whether the critical drivers are more vocal or not is their own decision. But in any case, it’s the same car for everyone until 2030." kata Fernando Alonso, Pebalap Aston Martin.
Sementara itu, rekan setim Hamilton, Charles Leclerc, harus menyudahi balapan di tembok pembatas setelah mengalami kegagalan sistem rem belakang yang membuatnya berputar saat restart.
"I'm not one to make excuses, and I'm the first to admit when I'm being a jerk and going too far." kata Charles Leclerc, Pebalap Ferrari.
Leclerc menegaskan masalah rem ini sudah berulang sejak Grand Prix Kanada pada akhir pekan sebelumnya.
"Right now, I don't necessarily want to talk, because I'm afraid of being too harsh in my words. That's unacceptable. The brake problems I've had the last two weekends... It's just undrivable." ujar Charles Leclerc, Pebalap Ferrari.
Ia menjelaskan ketidakseimbangan mekanis ekstrem yang terjadi pada mobilnya di jalanan Monako yang sempit.
"I put on four or five brake levers. It barely touches the brakes. I can't go any lower than that.
The rear brakes didn't work at all. Only the front ones worked." tutur Charles Leclerc, Pebalap Ferrari.
Leclerc menyebut Hamilton telah beralih ke konfigurasi pengereman yang berbeda sejak beberapa seri lalu.
"Lewis went in that direction three or four races ago. I think it made a difference on other circuits, but today it was just undrivable for me." kata Charles Leclerc, Pebalap Ferrari.
Kendati kecewa berat, pebalap tuan rumah tersebut berharap situasi akan membaik pada seri berikutnya di Barcelona.
"Things will be different for Barcelona; I hope to rediscover my feeling with the car. I'm extremely frustrated, angry, and sad today. But it's not personal." ujar Charles Leclerc, Pebalap Ferrari.
Berikut adalah hasil lengkap sesi kualifikasi Grand Prix Monako 2026 berdasarkan data resmi Formula 1:
| Pos. | Driver | Time |
|---|---|---|
| 1 | Kimi AntonelliANT | 1:12.051 |
| 2 | Max VerstappenVER | 1:12.094 |
| 3 | Lewis HamiltonHAM | 1:12.279 |
| 4 | Charles LeclercLEC | 1:12.351 |
| 5 | Isack HadjarHAD | 1:12.434 |
| 6 | George RussellRUS | 1:12.512 |
| 7 | Oscar PiastriPIA | 1:12.589 |
| 8 | Lando NorrisNOR | 1:12.645 |
| 9 | Pierre GaslyGAS | 1:12.712 |
| 10 | Liam LawsonLAW | 1:12.801 |
| 11 | Alex AlbonALB | 1:13.012 |
| 12 | Carlos SainzSAI | 1:13.094 |
| 13 | Nico HulkenbergHUL | 1:13.155 |
| 14 | Franco ColapintoCOL | 1:13.223 |
| 15 | Arvid LindbladLIN | 1:13.341 |
| 16 | Gabriel BortoletoBOR | 1:13.412 |
| 17 | Esteban OconOCO | 1:13.567 |
| 18 | Sergio PerezPER | 1:13.621 |
| 19 | Ollie BearmanBEA | 1:13.704 |
| 20 | Valtteri BottasBOT | 1:13.811 |
| 21 | Fernando AlonsoALO | 1:13.943 |
| 22 | Lance StrollSTR | 1:14.012 |
Para pebalap kini bersiap menghadapi seri balapan selanjutnya yang akan digelar di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow