LaLiga Luncurkan Laporan Tech Powerhouse 2026 untuk Inovasi Sepak Bola
LaLiga meluncurkan laporan Tech Powerhouse 2026 yang membahas perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang diprediksi mengubah wajah sepak bola dalam beberapa tahun ke depan, dilansir dari Bola. Laporan perdana ini disusun bersama perusahaan konsultan 380AMK dengan analisis lebih dari 50 laporan industri dan wawancara 22 pakar. Selain teknologi masa depan, laporan ini juga menyoroti adaptasi organisasi olahraga dan profesi baru yang menggabungkan kompetensi olahraga dan teknologi. Presiden LaLiga, Javier Tebas, menilai AI telah menjadi kapabilitas strategis penting dalam pengembangan industri sepak bola.
"Teknologi, khususnya AI, telah menjadi kapabilitas strategis untuk mendorong pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi klub dan penggemar," ujar Tebas.
Setelah lebih dari satu dekade berinvestasi di bidang teknologi, LaLiga ingin membagikan pengalaman dan pengetahuan yang telah dikumpulkan kepada industri olahraga secara lebih luas. Salah satu tren utama dalam laporan ini adalah agentic AI, yakni teknologi yang memungkinkan sistem AI berperan sebagai agen yang mengotomatisasi proses kompleks dalam organisasi.
Laporan juga menyoroti pentingnya kedaulatan teknologi, di mana penguasaan teknologi dan data menjadi kunci bagi organisasi olahraga untuk mengendalikan aset digital mereka. Teknologi digital twin yang menyimulasikan aspek sepak bola secara digital juga dibahas, mulai dari optimalisasi performa pemain hingga pengelolaan kapasitas stadion dan peningkatan pengalaman suporter.
LaLiga menilai perkembangan smart stadium menjadi bagian penting masa depan sepak bola, di mana stadion menjadi lingkungan cerdas yang meningkatkan pengalaman penonton. Tren hyper-personalisation juga diangkat, yaitu kemampuan menghadirkan konten dan layanan sangat personal berdasarkan data dan bantuan AI. Tech Powerhouse 2026 membandingkan ekosistem teknologi LaLiga dengan liga utama Eropa lain dan menilai keunggulan dalam pengembangan teknologi mandiri yang dikomersialkan melalui perusahaan patungan Sportian.
LaLiga memberikan akses data, teknologi, dan pelatihan kepada 42 klub profesional di bawah naungannya serta mengembangkan riset terapan melalui departemen Football Intelligence yang bekerja sama dengan institusi akademik.
Dalam organisasi, AI telah diintegrasikan di berbagai proses internal dan seluruh karyawan mendapatkan pelatihan terkait AI dan regulasi Uni Eropa. LaLiga mengklaim telah bertransformasi dari pengguna teknologi menjadi pencipta solusi teknologi untuk industri olahraga, mengolah data menjadi pengetahuan untuk pengambilan keputusan dan peningkatan performa. Melalui laporan ini, LaLiga berharap membangun platform tahunan untuk memantau perkembangan teknologi di industri olahraga, di mana masa depan sepak bola tidak hanya ditentukan oleh laga di lapangan, tetapi juga teknologi canggih di baliknya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow