LOSC Lille Hadapi Angers SCO pada Laga Pembuka Ligue 1 2026
LOSC Lille dijadwalkan bertandang ke markas Angers SCO di Stadion Raymond-Kopa pada laga pembuka Ligue 1 musim 2026, Minggu, 23 Agustus 2026. Pertandingan ini menjadi ujian perdana bagi pelatih anyar Lille, Davide Ancelotti, yang bertekad mengamankan poin penuh.
Lille yang mengakhiri musim lalu di posisi ketiga datang dengan status favorit, sementara Angers SCO bertindak sebagai tuan rumah di bawah arahan pelatih baru Stéphane Gilli. Dalam laga ini, Lille dipastikan kembali diperkuat penyerang kawakan Olivier Giroud yang telah pulih dari cedera lutut.
Ancelotti mengonfirmasi bahwa kesiapan medis Giroud sudah dipastikan setelah sang pemain mengikuti sesi latihan penuh bersama tim sepanjang pekan.
"Olivier melakukan pekerjaan individual pada latihan pertama pekan ini. Setelah itu, dia berlatih bersama grup sepanjang minggu. Dia dalam kondisi baik dan akan tersedia untuk pertandingan," kata Davide Ancelotti, Pelatih LOSC Lille.
Pelatih asal Italia tersebut menambahkan bahwa kekhawatiran awal terkait cedera lutut penyerang berusia 39 tahun itu tidak terbukti parah setelah melalui pemeriksaan klinis.
"Itu menenangkan karena ketika kami melihat gerakan yang menyebabkan cederanya dan rasa sakit yang dia rasakan, kami sempat takut. Namun untungnya, tidak ada hal serius yang terjadi. Hasil pemindaian menenangkan, pemeriksaan klinis juga demikian, pemain telah berlatih dan akan siap," ujar Davide Ancelotti, Pelatih LOSC Lille.
Mengenai kondisi kedalaman skuad menjelang laga pembuka, Ancelotti juga membeberkan daftar pemain yang harus absen akibat masalah cedera serta sanksi larangan bertanding.
"Satu-satunya pemain yang tidak tersedia karena alasan medis adalah Nianzou dan Igamane. Benjamin André dan Mathias Fernandez-Pardo akan dijatuhi sanksi larangan bertanding," tutur Davide Ancelotti, Pelatih LOSC Lille.
Terkait kondisi bek Tanguy Nianzou yang sempat diistirahatkan dalam laga uji coba sebelumnya, Ancelotti menjelaskan bahwa pemulihan sang pemain membutuhkan waktu sedikit lebih lama dari perkiraan awal.
"Dia mengalami cedera otot kecil dan waktu pemulihannya sedikit memanjang. Kami ingin dia berada dalam kondisi 100 persen untuk kembali ke dalam grup. Memang benar ini memakan waktu lebih lama dibandingkan apa yang saya katakan sebelumnya. Namun saya pikir dia akan kembali berlatih bersama grup minggu depan dan saya berharap dia tersedia untuk pertandingan melawan Paris," ucap Davide Ancelotti, Pelatih LOSC Lille.
Ancelotti turut memberikan kejelasan mengenai status Mathias Fernandez-Pardo dalam rencananya musim ini apabila sang pemain tidak terkena sanksi.
"Mathias adalah pemain yang tersedia dan berlatih. Saya menganggapnya sebagai bagian dari skuad dan, tentu saja, jika dia tidak disanksi, dia akan masuk dalam grup untuk pertandingan hari Minggu," kata Davide Ancelotti, Pelatih LOSC Lille.
Menghadapi persaingan musim baru, fokus utama Ancelotti selama masa persiapan terletak pada peningkatan intensitas penyerangan dan kecepatan alur bola di area sayap.
"Kami sangat menekankan pada ritme permainan ofensif. Ketika melihat karakteristik para pemain ofensif, terutama mereka yang berada di sisi lapangan, tim ini harus memberikan ritme. Kami menekankan hal itu, beroperasi cepat di koridor, melakukan pergerakan ke ruang kosong.
Itulah bagian penyerangan yang kami kerjakan. Secara keseluruhan, saya puas dan saya pikir kami siap untuk memulai kompetisi," tutur Davide Ancelotti, Pelatih LOSC Lille.
Ancelotti juga memberikan pandangannya mengenai ketatnya persaingan di liga domestik serta dominasi Paris Saint-Germain yang dinilainya tetap menjadi tantangan besar bagi semua klub.
"Jelas bahwa PSG saat ini adalah tim terbaik di Eropa. Ini adalah tim luar biasa, dengan pemain-pemain luar biasa, dan pelatih luar biasa. Liga Prancis sangat kuat dan sulit.
Semua pertandingan rumit untuk dimenangkan karena ada banyak pertarungan, duel, dan talenta. Ini akan rumit bagi siapa saja, bahkan untuk PSG. Namun, kami memiliki mentalitas untuk ingin memenangkan setiap pertandingan yang kami mainkan dan kami akan memainkan setiap laga seperti itu," ujar Davide Ancelotti, Pelatih LOSC Lille.
Ancelotti menampik anggapan bahwa jadwal laga melawan Angers memberikan tekanan berlebih lantaran Lille harus langsung bertemu PSG pada pekan berikutnya.
"Angers adalah tim yang berbeda dari tahun lalu. Namun mereka adalah tim yang kuat secara bertahan dan saya pikir mereka mempertahankan kualitas tersebut. Mereka memiliki kecepatan di depan, tim yang terorganisir, sulit dilawan, dan kami mengantisipasi pertandingan yang rumit.
Setelah itu, tidak, tidak ada tekanan bermain melawan Paris, itu harus tetap menjadi kesempatan yang luar biasa, tetapi kita akan membicarakannya minggu depan. Sekarang adalah Angers, sudah lama kami menantikan momen ini, awal kejuaraan ini," kata Davide Ancelotti, Pelatih LOSC Lille.
Di kubu tuan rumah, Angers SCO diprediksi akan mengandalkan gelandang anyar Branco van den Boomen sebagai pengatur tempo permainan di lini tengah. Pemain berusia 31 tahun asal Belanda tersebut bergabung secara bebas transfer usai mengakhiri kontraknya dengan Ajax Amsterdam.
Untuk meredam kreativitas Van den Boomen di sektor tengah akibat absennya Benjamin André, Lille diperkirakan akan menurunkan Ngal'ayel Mukau guna memberikan tekanan ketat sepanjang laga.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow