Lima Pemain Sepak Bola dengan Sikap Tak Profesional Sepanjang Karier

Smallest Font
Largest Font

Profesionalisme menjadi salah satu aspek krusial dalam dunia sepak bola, baik bagi pemain maupun pelatih. Bakat saja tidak cukup untuk bersaing di level tertinggi; sikap, persiapan mental, dan fisik yang matang turut menentukan performa optimal di lapangan.

Namun, sepanjang sejarah olahraga ini, tak sedikit pemain berbakat yang justru gagal menunjukkan sikap profesional. Beberapa di antaranya bahkan lebih dikenal karena perilaku mereka di luar lapangan dibandingkan prestasi yang dicapai.

Dilansir dari Bola, berikut lima pemain yang dinilai paling tak profesional dalam kariernya:

5. Ross McCormack (Skotlandia)

Ross McCormack pernah mencetak 100 gol selama bermain untuk Leeds United dan Fulham. Prestasi ini membuat Aston Villa rela merogoh kocek hingga 12 juta paun untuk merekrutnya pada 2016. Sayangnya, performanya di Villa Park jauh dari harapan, dengan hanya tiga gol dalam 20 penampilan liga.

Namun, yang lebih diingat dari McCormack adalah insiden absennya dalam sesi latihan. Ia pernah terlambat karena gerbang listrik rumahnya rusak, sehingga tak bisa keluar. “Saya menelepon dan berkata, 'Dengar, saya akan datang, tetapi saya mungkin sedikit lebih terlambat dari biasanya.' Dia hanya meminta saya terus memberi kabar.

Saya mengira seseorang akan datang dan membukakan jalan keluar dengan cepat, tetapi mereka terlambat datang. Akhirnya, sekitar pukul 10.20, saya menyadari tidak akan bisa tiba tepat waktu. Manajer benar-benar murka,” tutur McCormack.

4. Paul Gascoigne (Inggris)

Paul Gascoigne dikenal sebagai pemain kreatif dan sulit dihentikan di awal 1990-an. Namun, perilakunya kerap dianggap tak profesional, termasuk saat ia ketahuan bermain tenis pada pukul 01.00, tepat sebelum Inggris menghadapi Jerman di semifinal Piala Dunia 1990.

Bagi Gascoigne, masa itu tetap menjadi kenangan indah. “Ketika melihat cuplikan Italia 90, saya merasa senang, lalu langsung sedih. Itu adalah masa terbaik dalam hidup saya. Saya menyukainya, saya menyukainya sejak pertama kali naik pesawat.

Tidak ada yang membuat saya gentar. Saya ingin berada di Piala Dunia, impian setiap pemain. Tetapi, rasanya seperti sedang pergi berlibur, saya bermain tenis, tenis meja.

Saya menikmati setiap menitnya,” ujarnya.

3. Eden Hazard (Belgia)

Eden Hazard pernah menjadi salah satu pemain terbaik di Chelsea, bahkan dianggap sebagai penggiring bola terbaik sepanjang masa. Namun, performanya di Real Madrid jauh dari ekspektasi, dengan hanya tujuh gol dalam 76 pertandingan.

Jose Mourinho, mantan manajernya di Chelsea, pernah mengkritik sikap Hazard. “Pemain luar biasa dengan latihan yang buruk,” kata Mourinho. Ia menilai Hazard masih bisa mencapai level lebih tinggi jika berusaha lebih keras dalam sesi latihan.

2. Amr Zaki (Mesir)

Amr Zaki sempat mencuri perhatian saat memperkuat Wigan Athletic dengan status pinjaman. Ia mencetak 11 gol dalam 32 penampilan, namun sikapnya kerap dikritik oleh manajer Steve Bruce.

“Saya merasa sudah waktunya kami mengungkapkan kepada publik betapa sulitnya menghadapi dia. Saya benar-benar bisa mengatakan bahwa sepanjang karier saya di sepak bola, saya belum pernah bekerja dengan seseorang yang tidak profesional seperti dia,” kata Bruce, setelah Zaki untuk keempat kalinya terlambat dari tugas bersama timnas.

Meski begitu, Zaki tidak menyimpan dendam. Ia mengatakan akan memeluk Bruce jika keduanya kembali bertemu.

1. Stan Bowles (Inggris)

Stan Bowles dikenang sebagai pemain terbaik dalam sejarah Queens Park Rangers. Namun, sikapnya kerap dipertanyakan. Beberapa hari setelah QPR menjuarai Piala FA 1973, Bowles sempat bertaruh dengan rekan setimnya untuk mengenai trofi Piala FA dengan bola saat pemanasan.

“Saya langsung berlari melintasi lapangan dan kemudian, bang! Trofi Piala FA itu melayang ke udara. Saya yakin trofinya sampai penyok,” kenang Bowles.

Ia juga memiliki kebiasaan aneh, yaitu berada di tempat taruhan hingga lewat pukul 14.30 sebelum menuju ruang ganti untuk pertandingan yang dimulai pukul 15.00. Bowles meninggal dunia pada 24 Februari 2024 dalam usia 75 tahun.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed