Liverpool FC Luncurkan Proyek Sosial dan Rilis Daftar Pemain Hebat
Liverpool FC melalui yayasan resminya resmi meluncurkan proyek sosial pendidikan di Ghana sekaligus mengumumkan mantan gelandang Ronnie Whelan di peringkat ke-33 dalam daftar pemain terhebat klub pada Selasa, 23 Juni 2026.
Dilansir dari laman resmi klub, LFC Foundation bekerja sama dengan Right to Play dan Kementerian Pendidikan Ghana untuk mendukung lebih dari 650.000 anak usia dini di delapan wilayah negara tersebut. Proyek tiga tahun ini difokuskan pada penguatan sistem pendidikan taman kanak-kanak serta pelatihan bagi 14.500 guru melalui metode pembelajaran berbasis bermain.
Kepala Eksekutif LFC Foundation, Matt Parish, menyatakan komitmennya untuk membantu masa depan anak-anak di Ghana agar mendapatkan hak pendidikan yang layak sejak usia dini.
"Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan mencapai potensi penuh mereka." ujar Matt Parish, Kepala Eksekutif LFC Foundation.
Pihak yayasan menegaskan bahwa investasi pada fase awal pertumbuhan sangat krusial demi membangun kompetensi jangka panjang.
"Melalui kemitraan dengan Right To Play, kami berinvestasi pada anak-anak selama tahun-tahun awal yang penting ini untuk membantu menciptakan fondasi yang lebih kuat untuk pembelajaran seumur hidup dan kesuksesan di masa depan." kata Matt Parish, Kepala Eksekutif LFC Foundation.
Direktur Eksekutif Right to Play UK, Gillian McMahon, mengapresiasi kolaborasi ambisius yang terjalin dengan pihak LFC Foundation dalam menyukseskan program di Afrika Barat ini.
"Kami sangat bangga bekerja dengan mitra kami LFC Foundation dalam proyek ambisius dan berdampak di Ghana ini." ujar Gillian McMahon, Direktur Eksekutif Right to Play UK.
Ia menambahkan bahwa metode bermain efektif dalam mengasah kemampuan dasar anak-anak seperti berhitung, literasi, dan emosional.
"Tahun-tahun awal sangat penting untuk perkembangan anak dan pembelajaran berbasis bermain adalah salah satu cara paling efektif untuk membantu anak-anak membangun keterampilan melek huruf, berhitung, sosial dan emosional yang mereka butuhkan untuk berkembang." kata Gillian McMahon, Direktur Eksekutif Right to Play UK.
Kerja sama ini juga selaras dengan target jangka panjang pemerintah setempat untuk mewujudkan inklusivitas pendidikan bagi generasi muda.
"Bersama-sama, kami mendukung visi Pemerintah Ghana untuk pendidikan taman kanak-kanak yang berkualitas, sambil membantu memastikan bahwa ratusan ribu anak memiliki kesempatan untuk belajar di lingkungan yang aman, inklusif, dan menarik." tutur Gillian McMahon, Direktur Eksekutif Right to Play UK.
Selain agenda kemanusiaan, Liverpool FC mengumumkan profil Ronnie Whelan yang mengabdi pada tahun 1981 hingga 1994 dengan total 493 penampilan dan 73 gol. Pemain asal Dublin tersebut sukses meraih berbagai trofi prestisius termasuk enam gelar Divisi Pertama, tiga Piala FA, dan satu Piala Eropa pada tahun 1984.
Whelan mengenang bagaimana kultur ruang ganti di Anfield saat itu yang selalu menuntut para pemain langsung fokus pada target berikutnya setelah meraih juara.
"Hal di Liverpool pada saat itu adalah, Anda memenangkan trofi dan itu seperti, 'Bagus, sampai jumpa lain kali ketika kami melakukannya lagi. '" kenang Ronnie Whelan, Mantan Pemain Liverpool FC.
Dirinya menceritakan momentum ketika manajer legendaris Bob Paisley membagikan medali juara dengan cara yang sangat sederhana di ruang ganti.
"Saya ingat memenangkan gelar liga pertama saya dan Bob Paisley berkeliling dengan kotak sepatu dengan medali dan hanya berjabat tangan sambil berkata, 'Sampai jumpa pada 5 Juli untuk pra-musim. ' Itu saja." kata Ronnie Whelan, Mantan Pemain Liverpool FC.
Menurutnya, kerendahan hati dan ketidakpuasan instan tersebut menjadi kunci utama kejayaan klub di era emasnya.
"Mungkin itu sebabnya kami begitu sukses, kami tidak memikirkan apa yang baru saja kami lakukan." tutur Ronnie Whelan, Mantan Pemain Liverpool FC.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow