Manajemen Zamalek SC Bahas Rencana Pembentukan Perusahaan Sepak Bola
Manajemen klub raksasa Mesir Zamalek SC tengah mengintensifkan pembahasan internal terkait rencana pembentukan perusahaan sepak bola serta ekspansi jaringan akademi klub pada Minggu (19/7/2026). Wakil Ketua Dewan Direksi Zamalek, Hesham Nasr, menyatakan bahwa diskusi mengenai berkas perusahaan sepak bola tersebut masih berjalan guna mencapai kesepakatan final sebelum dibawa ke rapat umum pemegang saham. "Atfham wa ataqabbal wojahat al-nazar al-motabayenah bikhosous syarikat al-korah al-mozma' insya'uha fi nadi al-Zamalek, wa ma arid al-ta'kid 'alaihi huwa anna majlis idarat nadi al-Zamalek lam yasdur minhu ayyi tasrihat aw bayanat rasmiyah – hatta al-an – bistisna' awwal bayan sadar 'aqiba ijtima' majlis al-idarah alladzi 'oqida bikhosous hadza al-mawdou'," kata Hesham Nasr.
Nasr juga meminta kepada pihak media untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi mengingat gambaran resmi dari kebijakan ini belum sepenuhnya rampung.
"Ladzalik athlub min al-jami', wa khassatan al-sadah al-i'lamiyyin, tahari al-diqqah hawla ayyi ma'lomat khassah bihadza al-mawdou', khassatan anna al-shorah al-nihaiyah al-rasmiyah lam taktamil hatta al-an," tambah Hesham Nasr. Ia memastikan seluruh detail regulasi perusahaan akan segera diumumkan dalam beberapa waktu ke depan setelah mencapai keputusan final.
"Ma zalat al-mosyawarot wa al-munaqasyat mustamirrah, wa huwa ma sanu'lin 'an nata'ijihi khilal ayyam, 'aqiba al-istiqrar al-nihai 'ala kaffat al-tafasil al-muta'alliqah bisyarikat al-korah, wa qabla al-da'wah lil-jam'iyah al-'umomiyah," lanjut Hesham Nasr. Di sisi lain, anggota dewan direksi Ahmed Suleiman memberikan klarifikasi mengenai aksi walk-out yang dilakukannya dalam rapat internal klub dengan menyebutnya sebagai bentuk perbedaan pendapat yang wajar dalam sebuah organisasi.
Suleiman menegaskan dukungannya terhadap pembentukan perusahaan investasi sepak bola tersebut, namun ia menuntut agar porsi saham mayoritas tetap dikuasai oleh Zamalek SC demi menjaga identitas sejarah klub. Sementara itu, Bendahara Zamalek Hossam Al-Mandouh mengungkapkan kekhawatirannya terhadap usulan pelepasan 60 persen saham perusahaan kepada investor luar karena persentase tersebut dinilai terlalu berisiko bagi klub Mesir. Al-Mandouh menyatakan keputusan akhir mengenai skema kepemilikan saham ini akan diserahkan sepenuhnya kepada hak suara majelis umum klub.
Kritik tajam datang dari pengamat media Ahmed Hossam Mido yang menilai campur tangan berlebihan dari anggota dewan dalam urusan teknis dan pemilihan staf kepelatihan telah merugikan stabilitas tim selama beberapa tahun terakhir.
Zamalek juga mengumumkan pencapaian ekspansi akademi sepak bola mereka yang melonjak pesat dari hanya 1 cabang pada tahun 2024 menjadi 28 cabang di berbagai wilayah Mesir per Juli 2026 di bawah kepemimpinan Hussein Labib.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow