Timnas Maroko Tantang Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026
Tim nasional Maroko memastikan tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Kanada dengan skor telak 3-0 di Stadion NRG, Houston, pada Minggu (5/7/2026). Kemenangan meyakinkan tersebut mengantarkan skuad Singa Atlas untuk menantang Prancis dalam perebutan tempat di semifinal.
Prancis sendiri melaju ke babak delapan besar setelah memetik kemenangan tipis 1-0 atas Paraguay lewat eksekusi penalti Kylian Mbappe. Pertandingan antara Maroko dan Prancis dijadwalkan berlangsung di Stadion Boston, Foxborough, Amerika Serikat, pada Kamis (9/7/2026) waktu setempat atau Jumat (10/7/2026) dini hari WIB.
Keberhasilan Maroko melaju ke fase ini memicu perayaan masif dari warga setempat di Ibu Kota Rabat dan kota-kota lainnya seperti Casablanca, Marrakech, hingga Tanger. Penonton memadati berbagai lokasi nonton bareng dan kafe, bahkan rela membayar harga minuman yang melonjak hingga tiga kali lipat dari hari biasa demi memberikan dukungan penuh.
"Selain itu, animo dan antusias masyarakat Maroko untuk mendukung tim kesayangannya semakin meningkat. Ini terlihat banyak kafe-kafe yang penuh dangan fans Singa Atlas yang jumlahnya dua kali lipat dari biasanya, bahkan pihak kafe pun tak segan untuk menyediakan tempat ekstra hingga di trotoar pinggir jalan," ungkap Prabowo Wiratmoko Jati, Staf Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud) KBRI Rabat kepada Kompas.com.
Keriuhan sempat diwarnai kekhawatiran saat penyerang andalan Ismael Saibari mengalami cedera otot paha belakang dan terpaksa digantikan oleh Soufiane Rahimi pada menit ke-22. Namun, Maroko tampil disiplin berkat dua gol Azzedine Ounahi pada menit ke-50 dan 82, serta gol penutup dari Rahimi di masa tambahan waktu setelah menerima umpan matang dari Brahim Diaz.
"Harga minuman pun (kopi, teh dan soft drink) naik tiga kali lipat dibandingkan hari-hari biasa, tetapi hal ini tidak menyurutkan minat warga Rabat dan sekitarnya untuk berkunjung melihat tim dambaannya," lanjut Prabowo Wiratmoko Jati, Staf Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud) KBRI Rabat.
Ketangguhan lini pertahanan Maroko juga diperkuat performa gemilang kiper Yassine Bounou yang mementahkan peluang emas Tani Oluwaseyi di awal laga. Achraf Hakimi turut menyumbang kontribusi besar dengan melepaskan umpan terukur yang mengawali gol pembuka dari Ounahi.
"Berkat kemenangan yang meyakinkan dan solid ini, Maroko mengirimkan pesan tegas kepada para pesaing lainnya. Atlas Lions melaju ke perempat-final, dengan ambisi besar mengejar impian mereka di Piala Dunia," imbuh Prabowo Wiratmoko Jati, Staf Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud) KBRI Rabat.
Seusai pertandingan berakhir, seluruh lapisan masyarakat Maroko langsung tumpah ke jalan raya untuk merayakan kemenangan bersejarah tersebut. Konvoi kendaraan yang menghias kap mobil dengan bendera kebangsaan serta gema yel-yel terus berlangsung hingga larut malam.
"Setelah menyingkirkan Belanda di babak sebelumnya, skuad Maroko membuktikan bahwa mereka memiliki kekuatan mental, kerja sama tim, dan ketajaman serangan untuk melangkah lebih jauh dalam turnamen ini," lanjutnya Prabowo Wiratmoko Jati, Staf Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud) KBRI Rabat.
Menjelang duel sengit di Boston, kubu Prancis dilaporkan Foot Mercato tengah menghadapi ancaman akumulasi kartu untuk tiga pilar utama mereka, yakni Michael Olise, Mano Kone, dan Bradley Barcola. Federasi Sepak Bola Prancis bahkan berupaya meminta FIFA membatalkan kartu kuning Olise yang didapat saat insiden dengan Matias Galarza karena tayangan ulang memperlihatkan minimnya kontak fisik.
"Kado malam minggu, masyarakat Maroko merasa puas, gembira dan hingga larut malam masih memeriahkan kemenangan tim kesayangannya Singa Atlas atas Kanada," pungkas Prabowo Wiratmoko Jati, Staf Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud) KBRI Rabat.
Di samping kendala kartu, Prancis juga masih memantau kondisi Aurelien Tchouameni yang belum dipastikan tampil akibat cedera otot paha. Tim yang memenangi laga perempat final ini nantinya akan menghadapi salah satu dari Portugal, Spanyol, Amerika Serikat, atau Belgia di babak semifinal yang digelar di Dallas pada 14 Juli 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow