Prancis Menantang Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026
Tim nasional Prancis dijadwalkan menghadapi juara Afrika, Maroko, dalam pertandingan babak perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion Gillette, Foxboro, pada Kamis (9/7/2026).
Pertandingan ini menjadi pertemuan berturut-turut kedua negara di panggung Piala Dunia setelah semifinal edisi 2022 di Qatar yang dimenangi Prancis dengan skor 2-0. Dilansir dari Al Jazeera, Prancis melaju dengan rekor sempurna lima kemenangan dan mencetak 14 gol, dipimpin oleh Kylian Mbappe yang mengoleksi tujuh gol. Di sisi lain, Maroko datang dengan status tidak terkalahkan dalam 34 pertandingan di semua kompetisi, termasuk kemenangan adu penalti atas Belanda dan keunggulan 3-0 melawan Kanada.
Namun, kekuatan Maroko dipastikan pincang setelah striker Ismael Saibari dipastikan absen akibat cedera hamstring yang didapat saat melawan Kanada. Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian tim yang kini tidak lagi dipandang sebelah mata sebagai tim kejutan.
"Kami bukan lagi sebuah kejutan hari ini, dan itu adalah sumber kebanggaan yang besar," kata Mohamed Ouahbi, Pelatih Maroko.
Posisi Saibari kemungkinan besar akan digantikan oleh Soufiane Rahimi untuk mendampingi Brahim Diaz yang sudah mengemas empat asis sepanjang turnamen. Ouahbi berharap konsistensi ini dapat dipertahankan demi mengejar gelar juara dunia pertama mereka.
"I think this is only the beginning, and I hope we’ll keep producing this kind of run for many years," ujar Mohamed Ouahbi, Pelatih Maroko.
Sementara itu, asisten pelatih Prancis, Guy Stephan, menilai bahwa kemenangan tipis 1-0 atas Paraguay di babak sebelumnya memberikan pelajaran berharga mengenai kematangan mental para pemain muda Les Bleus dalam menghadapi provokasi lawan.
"I think that playing a match like that at this stage of the tournament was fruitful for us, because it gives answers about what the players are capable of in the face of that kind of adversity," kata Guy Stephan, Asisten Pelatih Prancis.
Meskipun Prancis kehilangan Aurelien Tchouameni yang cedera aductor, kembalinya Marcus Thuram ke sesi latihan memperkuat opsi lini serang mendampingi Ousmane Dembele, Michael Olise, dan Bradley Barcola. Stephan menegaskan bahwa Maroko memiliki organisasi permainan yang sangat rapi dan transisi yang berbahaya.
"It was a day when it would have been easy to lose control, and nobody lost control. So that is still proof of maturity, even if they are young players," kata Guy Stephan, Asisten Pelatih Prancis.
Berdasarkan simulasi superkomputer Opta, Prancis menjadi tim yang lebih diunggulkan dengan peluang kemenangan sebesar 61,7 persen dalam waktu normal. Pemenang dari pertandingan ini akan menghadapi Spanyol atau Belgia di babak semifinal yang akan berlangsung di Dallas pada 14 Juli 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow