Mendikdasmen Tambah Dua Smart Board di Setiap Sekolah pada 2027
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, memastikan pada 2027 setiap sekolah akan mendapatkan tambahan dua unit Interactive Flat Panel (IFP) atau smart board. Kebijakan ini bertujuan mendukung digitalisasi pendidikan di seluruh Indonesia, kata Mu'ti saat Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Jakarta pada Jumat (4/9/2026), dilansir dari Detikcom.
Sebelumnya, pada 2026 setiap sekolah sudah menerima tiga smart board, sehingga total menjadi enam unit pada akhir 2027. Pemerintah telah mendistribusikan 288.000 unit IFP ke sekolah di berbagai daerah guna menunjang pembelajaran yang lebih interaktif dan modern.
Mu'ti menjelaskan, "Alhamdulillah tahun 2025 pelaksanaan revitalisasi untuk 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia berjalan dengan lancar, demikian pula dengan distribusi IFP ke sekolah-sekolah yang ada di Indonesia juga Alhamdulillah berlangsung dengan lancar."
Menurut Mu'ti, penambahan smart board tidak sekadar gaya-gayaan, tetapi harus mendukung metode pembelajaran mendalam atau deep learning untuk meningkatkan mutu pendidikan.
"Nah yang paling akhir tentu saja konsekuensi-konsekuensi dari IFP tentu harus berkorelasi langsung dengan mutu pendidikan," ujar Mu'ti.
"Terutama yang berkaitan dengan kebijakan kami untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui deep learning atau pembelajaran mendalam, dan juga peningkatan kualitas pembelajaran dengan menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif," tambahnya.
Mu'ti juga memberi solusi terkait kenaikan biaya listrik akibat penambahan IFP. Sekolah dapat menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membiayai beban listrik tambahan tersebut.
"Agar konsekuensi pembiayaan sebagai akibat dari bertambahnya IFP di sekolah dimungkinkan untuk dapat dibiayai dengan menggunakan dana BOS," kata Mu'ti.
Ia mengingatkan agar dana BOS dipergunakan sesuai peruntukannya dan mengajak kepala sekolah untuk belajar mengelola dana tersebut dengan baik.
"Sehingga peruntukan penggunaan dana BOS yang sekarang ini sudah kita terbitkan juga sudah sangat eksplisit karena sebagian dari dana BOS itu dapat dipergunakan untuk mendukung operasional dan juga dapat dipergunakan untuk perbaikan kerusakan kecil di satuan pendidikan," ujar Mu'ti.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow