Mohamed Salah Sepakat Bergabung ke Al Ittihad Usai Batal ke Besiktas
Penyerang asal Mesir Mohamed Salah resmi menyetujui kesepakatan kontrak senilai 25 juta dolar AS atau sekitar 21 juta poundsterling per tahun bersama klub Arab Saudi Al Ittihad untuk musim 2026/2027. Langkah tersebut diambil mantan pemain Liverpool itu setelah proses negosiasi kepindahannya ke klub asal Turki Besiktas mengalami kegagalan total akibat kendala finansial dan tuntutan komisi dari pihak perwakilan sang pemain. Sebelumnya Salah mengakhiri kontraknya di Anfield pada akhir Juni lalu setelah menyepakati pembatalan kerja sama satu tahun lebih awal usai berselisih dengan jajaran manajemen klub dan pelatih kepala Arne Slot.
Besiktas sebenarnya sempat menyodorkan penawaran gaji tahunan sebesar 15 juta dolar AS ditambah berbagai bonus serta mendapatkan persetujuan awal dari sang pemain.
Jurnalis dan penyiar sepak bola Turki Ahmed Turgut sempat menilai kepindahan ke Turki dapat menjadi pisa bermata dua bagi sang pemain. "Pendukung pada awalnya akan menyambut Salah dengan antusiasme yang luar biasa, namun dukungan itu dapat hilang dengan cepat jika pemain Mesir itu gagal memenuhi ekspektasi di lapangan," ujar Ahmed Turgut, pakar sepak bola Turki.
Ekspektasi besar tersebut memicu kekhawatiran karena besarnya gaji yang diterima akan membuat setiap penampilannya mendapat sorotan tajam dari para pendukung. Di sisi lain pakar sepak bola Can Bayazit menganggap Turki sebagai destinasi kompetitif yang ideal bagi sang pemain.
"Tetap berada di Eropa akan memungkinkan Mohamed Salah untuk terus bersaing di tingkat tertinggi, dengan kesempatan untuk bermain di kompetisi kontinental dan ambil bagian dalam beberapa pertandingan derby paling bergairah di dunia sepak bola," kata Can Bayazit, pakar sepak bola. Perselisihan kemudian muncul saat proses negosiasi berlanjut terkait pembagian pendapatan penjualan jersey, hak gambar, hingga komisi agen yang dinilai terlalu tinggi oleh manajemen Besiktas. Presiden Besiktas Serdar Adali mengungkapkan bahwa kendala utama batalnya transfer tersebut bersumber dari perubahan tuntutan nilai ekonomi yang diajukan oleh perwakilan sang pemain.
"Kami hanya bernegosiasi dengan Ramy Abbas. Salah telah memberikan persetujuannya dan semuanya berjalan baik, namun setelah beritanya muncul di media, tuntutannya meningkat secara tidak masuk akal. Komisi sebesar 35% tidak mungkin diterima," tegas Serdar Adali, Presiden Besiktas.
Keputusan Besiktas untuk menghentikan negosiasi sekaligus memupuskan harapan pelatih Vincenzo Italiano yang berniat memboyong penyerang berusia 34 tahun tersebut ke Istanbul. Situasi batalnya kesepakatan dengan Besiktas langsung dimanfaatkan oleh Al Ittihad yang melayangkan penawaran bernilai fantastis hingga mencapai kesepakatan akhir. Laporan dari media Turki Sabah mencatat detail mengenai penawaran terbaru dari klub Liga Pro Arab Saudi tersebut.
"Klub Arab Saudi Al-Ittihad telah menawarkan Salah gaji tahunan sebesar $25 juta," tulis laporan Sabah.
Laporan media tersebut juga menegaskan kepastian kepindahan sang pemain menuju Timur Tengah. "Telah dipelajari bahwa pemain menerima tawaran itu dan penandatanganan kontrak akan segera terjadi," tambah laporan Sabah.
Selain Al Ittihad beberapa klub Liga Arab Saudi lainnya seperti Al Hilal, Al Nassr, Al Ahli, Al Qadsiah, hingga klub promosi Al Diriyah juga sempat memantau situasi sang pemain. Jurnalis Turki Yagiz Sabuncuoglu sempat mengonfirmasi masuknya Al Diriyah dalam persaingan berburu tanda tangan mantan bintang Liverpool tersebut.
"Al-Diriyah dan tim Saudi lainnya sedang memantau situasi Salah, siap melangkah jika kepindahannya ke Besiktas batal," kata Yagiz Sabuncuoglu, jurnalis asal Turki. Salah meninggalkan Liverpool dengan rekor mentereng usai mempersembahkan dua gelar Liga Premier Inggris, satu trofi Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, dan Piala Super Eropa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow