Neil El Aynaoui Kawal Lini Tengah Maroko Hadapi Skotlandia
Gelandang tim nasional Maroko Neil El Aynaoui bersiap mengawal lini tengah negaranya menghadapi Skotlandia pada pertandingan kedua babak grup Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung tengah malam nanti. Pemain AS Roma tersebut menjadi pilar penting menyusul performa solidnya saat membawa Singa Atlas menahan imbang Brasil dengan skor 1-1 pada laga perdana.
Karier pemain berusia 24 tahun ini melonjak tajam setelah sebelumnya berhasil membawa Maroko melaju hingga babak final Piala Afrika 2026. Lahir dan besar di Barcelona, putra dari mantan petenis peringkat 14 dunia Younès El Aynaoui ini lebih memilih menekuni sepak bola profesional ketimbang mengikuti jejak sang ayah di lapangan tenis.
Mantan pemain RC Lens tersebut kini menjadi salah satu simbol generasi baru Maroko di bawah asuhan pelatih Walid Regragui. Ayah kandungnya mengungkapkan bahwa kunci kesuksesan putranya adalah kebebasan dalam membangun proyek olahraga sendiri sejak usia dini.
"Il a attrapé le virus du football à Barcelone et il n’y avait plus que ça" kata Younès El Aynaoui, mantan petenis profesional dunia.
Sang ayah menambahkan bahwa nilai-nilai kedisiplinan, kerendahan hati, dan ketekunan menjadi modal utama bagi sang anak untuk menembus level tertinggi sepak bola dunia. Younès percaya timnas Maroko memiliki kapasitas untuk kembali mencatatkan sejarah besar dalam turnamen dunia kali ini apabila kepercayaan diri tim sudah terbangun.
Performa impresif El Aynaoui di atas lapangan juga diakui oleh mantan rekan setimnya saat ia masih membela klub Prancis, RC Lens. Gelandang tersebut dinilai memiliki kepribadian yang kuat serta rasa hormat yang tinggi terhadap sesama pemain.
"Ça fait plaisir, mais c’est logique. Il est arrivé en 5e milieu chez nous et il est passé numéro 1. Je peux dire que j’ai de la chance d’avoir joué avec lui.
Au-delà du joueur, c’est une top personne. Il est arrivé sur la pointe des pieds de Nancy mais il avait un respect pour tout le monde. Et en dépit de sa timidité, il avait une vraie personnalité sur et en dehors du terrain, ça m’a marqué." ujar Adrien Thomasson, mantan rekan setimnya di Lens.
Keinginan besar untuk terus berkembang juga dirasakan langsung oleh jajaran manajemen klub lama sang pemain. El Aynaoui dikenal sebagai sosok yang cepat beradaptasi dengan lingkungan baru sejak didatangkan dari Nancy pada tahun 2023.
"Neil a voulu tout de suite comprendre, apprendre, c’était impressionnant" kata Jean-Louis Leca, Direktur Olahraga RC Lens.
Dalam pertandingan menghadapi Skotlandia nanti malam, Neil El Aynaoui diprediksi akan kembali berduet dengan pemain muda berusia 18 ans, Ayyoub Bouaddi, untuk menjaga area sentral permainan Maroko.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow