New England Revolution Bungkam Columbus Crew Sebelum Hadapi LA Galaxy
New England Revolution menaklukkan tuan rumah Columbus Crew dengan skor 3-1 di Lower.com Field pada 30 Agustus 2026. Hasil positif tersebut mengantarkan skuad asuhan Marko Mitrovic mengoleksi 37 poin dan menyamai kedudukan Chicago Fire di peringkat ketiga Konferensi Timur Major League Soccer (MLS).
Kemenangan tersebut diraih berkat kontribusi kapten Carles Gil yang menyumbang satu gol dan dua asis. Raihan ini menjadi kemenangan tandang kedua secara beruntun bagi New England Revolution jelang laga berikutnya menghadapi LA Galaxy di Dignity Health Sports Park, Carson, California.
Lini pertahanan New England Revolution menunjukkan perbaikan signifikan musim ini dengan baru kebobolan 27 gol dari 22 pertandingan. Catatan ini menempatkan lini belakang mereka sebagai yang terbaik kedua dengan rekor kebobolan tersedikit di Konferensi Timur.
Kemenangan New England Revolution sempat diwarnai momen keputusasaan ketika gol ketiga tim dianulir oleh wasit saat kedudukan masih 2-1.
"Pada keputusan saat gol dibatalkan, saya sangat penasaran bagaimana tim akan bersikap pada momen itu, karena ketika skor 2-1 dan Anda mencetak gol ketiga, pertandingan hampir selesai, tetapi sekarang skornya 2-1 dan lawan hidup kembali," kata Marko Mitrovic, Pelatih New England Revolution.
Pelatih tim tamu memberikan apresiasi tinggi terhadap mentalitas bertanding anak asuhnya yang mampu menjaga fokus hingga peluit panjang dibunyikan.
"Namun tim berperilaku sangat baik. Saya sangat menghargai pola pikir mereka dalam pertandingan hari ini," ujar Marko Mitrovic, Pelatih New England Revolution.
Perubahan gaya bermain dan intensitas pertahanan yang konsisten menjadi kunci utama di balik peningkatan performa New England Revolution sepanjang musim ini.
"Saya pikir apa yang menjadi pembeda terbesar bagi kami adalah intensitas dalam bertahan secara konsisten," kata Michael Morris, Asisten Pelatih New England Revolution.
Strategi tekanan tinggi yang diterapkan tim kepelatihan berhasil menekan ruang gerak lawan sehingga membuat tim tuan rumah sulit mengembangkan permainan.
"Ada momen-momen melawan Columbus di mana mereka sama sekali tidak bisa bernapas. Jika Anda menghentikan kemampuan lawan untuk bernapas, keluar, atau mengendalikan permainan, Anda juga membuat para pendukung berbalik melawan mereka karena bukan itu yang ingin mereka lihat," ujar Michael Morris, Asisten Pelatih New England Revolution.
Di sisi lain, LA Galaxy menatap laga kandang ini usai menelan kekalahan 1-3 dari San Diego FC yang menahan mereka di urutan ke-13 Konferensi Barat. Pelatih LA Galaxy, Greg Vanney, menyampaikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit dalam laga tersebut.
"Hanya ada beberapa momen yang sangat krusial di dalam pertandingan ini yang bergantung pada beberapa keputusan dan kepemimpinan wasit... setiap kali hal itu terjadi, wasit menjadi pusat perhatian," kata Greg Vanney, Pelatih LA Galaxy.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow