Nova Arianto Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia U-19
Pelatih kepala Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, resmi mengumumkan daftar final 23 pemain yang dipanggil untuk mengarungi turnamen Piala AFF U-19 2026 di Sumatra Utara pada Jumat (29/5/2026) malam.
Pengumuman resmi skuad Garuda Muda ini diluncurkan oleh PSSI melalui akun media sosial resmi Timnas Indonesia sebagai persiapan menjelang kompetisi yang akan bergulir pada 1 hingga 13 Juni 2026.
Sebagian besar nama yang masuk dalam daftar pilihan Nova Arianto merupakan anak asuhnya terdahulu saat membela Timnas Indonesia U-17, yang kini dipadukan dengan enam pemain diaspora luar negeri.
Sektor penjaga gawang dipercayakan kepada Dafa Al Gasemi, Erdevba Aulia, dan Rendi Razzaqu, dengan Dafa sebagai sosok yang paling sering menjadi pilihan utama di bawah mistar.
Lini pertahanan diisi oleh sepuluh pemain, yaitu Ibra Ohorella, Putu Panji, Rafa Abdurahman, Eizar Jacob, Mathew Baker, Algazani Dwi, Radityo Raharjo, Timothy Baker, Amar Brkic, dan Fabio Azkairawan.
Pengamat sepak bola nasional, Rizal Pahlevi, memberikan analisisnya mengenai susunan lini belakang dan kontribusi salah satu pemain diaspora yang kembali bergabung dengan tim kepelatihan nasional.
"Mathew Baker pemain yang juga tersedia bulan lalu bersama coach Kurniawan (pelatih Timnas Indonesia U-17 Indonesia) dan kembali bergabung di tim ini tentunya dia bisa menambahkan value dan kemampuannya dalam menguasai bola," ujar Rizal Pahlevi, pengamat sepak bola nasional saat diwawancarai Kompas.com.
Sementara untuk sektor tengah, Timnas Indonesia U-19 memanggil lima nama, yakni Evandra Florasta, Zinadein Ardiansyah, Welber Jardim, Nazriel Alvaro, dan Isfandyar Abdillah.
Rizal Pahlevi juga menyoroti pemilihan nama di lini tengah, khususnya keberadaan Evandra Florasta yang dinilai memiliki kematangan performa dan rekam jejak produktivitas gol yang subur.
"Nama-nama yang dipanggil menurut saya masih layak mengisi dari faktor keberlanjutan juga di level U17 sekarang mereka juga banyak yang beranjak ke level U19 ini," kata Rizal Pahlevi.
Rizal Pahlevi menambahkan bahwa rekam jejak Evandra yang sudah melanglang buana hingga ke level U-20 menjadi modal berharga bagi tim.
"Memang sangat layak, Evandra ini pemain yang dari segi pengalaman sudah begitu banyak bahkan pernah bergabung mengikuti Piala Asia U20 saat itu," imbuh Rizal Pahlevi.
Rizal Pahlevi juga memuji kapasitas individu sang gelandang dalam membantu memecah kebuntuan serangan skuad Garuda Muda.
"Bahkan jumlah golnya di kompetisi kelompok umur U17 memang sangat subur, dia pemain yang bisa diandalkan," katanya lagi.
Perhatian sang pengamat kemudian beralih kepada Nazriel Alvaro, jebolan akademi Persib Bandung yang dinilai memperlihatkan grafik performa meningkat bersama tim senior.
"Mengingat jebolan Persib Bandung ini juga di EPA begitu bersinar dan musim ini pun namanya sudah tiga kali di Persib senior ya," ucap pengamat asal Jakarta itu.
Rizal Pahlevi meyakini bahwa jam terbang berlatih bersama skuad utama klub akan membawa pengaruh positif pada performa sang pemain di turnamen regional.
"Jadi memang meskipun dari segi pemain masih tipis tapi standar yang sudah diketahui dan pengalamannya ikut berlatih dengan tim senior saya rasa sangat berharga dan bisa dimanfaatkan untuk turnamen ini," imbuhnya.
Pada lini serang, lima penyerang yang dipanggil adalah Irpan Abadi, Thedore Evan, Dimas Adi, Reno Salampessy, dan Arkhan Kaka, di mana Reno dinilai memiliki fleksibilitas tinggi.
"Di link depan sudah kita antisipasi pada beberapa waktu belakang, Reno Salampessy ini adalah pemain yang memiliki kesuburan di depan gawang lawan dan bisa mengkover 3 posisi sekaligus, area tengah, depan, kanan atau kiri bisa," ujar Rizal Pahlevi.
Rizal Pahlevi menambahkan bahwa kontribusi nyata lima gol serta lima assist bersama Persipura menjadi alasan kuat pemanggilannya.
"Sehingga ini adalah pemain yang dimiliki dan berdasarkan performanya begitu baik bersama Persipura walaupun gagal promosi."
Catatan performa tersebut dinilai sudah cukup untuk membuktikan kepantasan sang striker bersaing di level internasional.
"Tapi dengan performanya yang dengan mencetak 5 gol dan 5 assist di kompetisi Championship sudah sangat layak dan memastikan diri untuk namanya berada di squad Timnas Indonesia U-19," sambungnya.
Rizal Pahlevi kemudian menutup analisisnya dengan menyoroti momentum kebangkitan bagi Arkhan Kaka, penyerang berusia 18 tahun yang sempat mendapat sorotan tajam dari publik.
"Dia pemain yang sudah berpengalaman di berbagai turnamen dan usianya masih 18 tahun tentu masih panjang kariernya dan ini menjadi kesempatannya untuk bisa memastikan namanya menjadi langganan timnas Indonesia di kelompok umur," pungkasnya.
Pelatih Nova Arianto membenarkan bahwa fokus utama tim pelatih selama pemusatan latihan di Sleman adalah membenahi aspek mentalitas dan motivasi bertanding dari Arkhan Kaka.
"Selama pertama kali Kaka bergabung di sini dalam pemikiran saya adalah bagaimana saya ingin mengubah secara sisi motivasi, secara mentality Kaka," ujar Nova Arianto kepada Bola.com.
Nova Arianto menjelaskan adanya perubahan positif yang terlihat dari raut wajah dan pembawaan sang striker dalam beberapa sesi latihan terakhir.
"Karena saya yakin Kaka adalah pemain yang punya potensi dan itu yang saya lihat selama dua Minggu TC kali ini, termasuk di dua kali uji coba, saya melihat Kaka mempunyai wajah yang berbeda sebelumnya," sambungnya.
Nova Arianto pun menaruh harapan besar agar striker kelahiran Blitar tersebut mampu menunjukkan performa terbaiknya sepanjang turnamen berlangsung.
"Saya sangat senang dengan perkembangan Kaka dan harapannya Kaka bisa tampil di Piala AFF lebih maksimal dan semoga Kaka bisa terus berproses lebih baik lagi ke depannya," kata Nova.
Melalui pendekatan personal ini, Nova Arianto berharap sang pemain bisa melepaskan beban kritik netizen dan tampil lepas di lapangan hijau.
"Ya semoga begitu dan itu yang saya jaga secara mentalnya Kaka dan semoga Kaka bisa lebih enjoy, lebih bisa menikmati permainan di lapangan," ucap Nova.
Berdasarkan hasil undian, Indonesia yang bertindak sebagai tuan rumah berada di Grup A bersama Myanmar, Timor Leste, dan Vietnam, dengan laga perdana melawan Myanmar pada Senin (1/6/2026) malam WIB.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow