Oscar Garcia Ubah Formasi Ajax Menjelang Final Play-off Eredivisie
Pelatih Ajax Amsterdam Oscar Garcia merombak susunan pemain utama menjelang pertandingan final play-off kualifikasi Conference League melawan FC Utrecht di Volendam pada Minggu, 24 Mei 2026. Keputusan rotasi tersebut diambil setelah sejumlah pilar utama mengalami kendala kebugaran fisik pascapertandingan sebelumnya.
Garcia memilih menurunkan Youri Regeer sejak awal laga untuk menggantikan Sean Steur yang belum bugar. Selain itu, posisi ujung tombak diserahkan kepada Kasper Dolberg karena Wout Weghorst mengalami gejala flu sehingga harus mengawali pertandingan dari bangku cadangan.
Sebelum sepak mula dilakukan, Garcia memberikan penjelasan resmi kepada media ESPN mengenai perubahan mendadak di dalam skuad asuhannya tersebut.
"We speelden drie dagen geleden een wedstrijd, dus sommige spelers hadden wat klachten. We hebben besloten dat dit de beste opstelling is om mee te beginnen. Steur had de vorige wedstrijd problemen in de tweede helft, dus we kunnen niet riskeren dat hij vandaag problemen oploopt in de eerste helft. Maar alle spelers zijn klaar om minuten te maken." kata Oscar Garcia, Pelatih Ajax Amsterdam.
Di samping melakukan rotasi di lini serang dan tengah, Garcia memilih untuk tetap mempertahankan bek muda Aaron Bouwman di lini pertahanan tim.
"Hij is een hele goede en jonge speler. Hij heeft veel punten die nog beter kunnen, maar hij doet het momenteel erg goed dan verdient zijn kans." ujar Oscar Garcia, Pelatih Ajax Amsterdam.
Arsitek tim asal Spanyol tersebut menilai proses perkembangan performa Bouwman berjalan cukup baik dan sang pemain memiliki potensi besar di masa depan.
"Net als alle andere spelers kent hij genoeg verbeterpunten. Als hij verdedigend nog wat sterker wordt, kan hij een fantastische speler worden." tutur Oscar Garcia, Pelatih Ajax Amsterdam.
Lebih lanjut, Garcia menambahkan bahwa keunggulan postur tubuh yang dimiliki Bouwman sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi rekam jejak gol FC Utrecht dari situasi bola mati.
"Ze scoorden dit seizoen bijna al hun goals tegen ons uit standaardsituaties. We zullen daar op moeten letten. Soms is het lastig te verdedigen, bijvoorbeeld wanneer je geblokt wordt. In de laatste wedstrijd tegen hen waren we in de slotfase niet genoeg gefocust tegen hen. Daar moeten we van leren en zorgen dat het niet opnieuw gebeurt." kata Oscar Garcia, Pelatih Ajax Amsterdam.
Bagi mantan pelatih Brighton tersebut, pertandingan krusial ini menjadi momentum penting untuk menyelamatkan musim kompetisi Ajax di kancah regional.
"Voor mij is het een tweede kans om alsnog in een Europese competitie te spelen", pungkas Oscar Garcia, Pelatih Ajax Amsterdam.
Jalannya babak pertama yang berakhir tanpa gol mendapatkan sorotan tajam dari analis sepak bola sekaligus mantan pemain nasional Denmark, Kenneth Perez.
"Ze zeggen wel eens dat finales nooit echt goede wedstrijden zijn", cetus Kenneth Perez, Analis Sepak Bola.
Perez menilai kualitas permainan dari kedua tim sepanjang paruh pertama membuat laga menjadi kurang menarik untuk dinikmati oleh para penonton.
"Nou, dat klopt. Weet je wat voetbal wel eens leuk kan maken? Als mensen zonder bal wat doen." sambung Kenneth Perez, Analis Sepak Bola.
Kritik tersebut dilontarkan lantaran para pemain dinilai minim melakukan pergerakan tanpa bola demi membuka ruang di lini pertahanan lawan.
"Er is helemaal niemand die zonder bal iets doet! Niemand die diepgaat. Allemaal komen ze in de bal. Ga lopen, alsjeblieft", keluh Kenneth Perez, Analis Sepak Bola.
Kendati demikian, Perez tetap memberikan kredit terhadap skuad de Godenzonen yang dinilainya tampil lebih agresif dan dominan dalam melancarkan serangan.
"Ajax is de bovenliggende partij, qua schoten en het voor de goal komen." ucap Kenneth Perez, Analis Sepak Bola.
Di sela analisis taktiknya, Perez melontarkan pertanyaan bernada gurauan kepada presenter Milan van Dongen perihal kualitas bola yang dipakai di dalam stadion.
"But, I don't know: are you sure they're not playing with a different ball than usual?" tanya Kenneth Perez, Analis Sepak Bola.
Pertanyaan spontan dari sang pengamat tersebut langsung direspons oleh Van Dongen yang mengonfirmasi status keabsahan bola pertandingan.
"Dit is de bal waarmee Ajax de thuiswedstrijden speelt", jawab Milan van Dongen, Presenter.
Van Dongen kemudian melemparkan pertanyaan balik mengenai performa keseluruhan skuad Ajax yang sempat mengalami penurunan performa sepanjang musim ini.
"Maar jij bent er in de laatste wedstrijd van het seizoen achter waar de sportieve neergang van Ajax door komt?" tanya Milan van Dongen, Presenter.
Perez menanggapi pertanyaan itu dengan kembali menyoroti pantulan bola di lapangan pertandingan yang dianggapnya tidak ideal bagi para pemain.
"Maar het is een stuiterbal!" balas Kenneth Perez, Analis Sepak Bola.
Analis tersebut berseloroh bahwa faktor eksternal berupa kualitas bola menjadi penyebab buruknya akurasi operan dari para pemain di lapangan.
"Het is een dramatische bal om mee te voetballen. Hij stuitert, je ziet het ook. Ze kunnen toch niet allemaal zo’n slechte traptechniek hebben. Dus het ligt aan de bal. Dat moet haast wel", kelakar Kenneth Perez, Analis Sepak Bola.
Selain permasalahan teknis mengenai bola, Perez juga melayangkan kritik sinis terhadap diterapkannya kebijakan jeda minum atau water break di tengah pertandingan.
"Heel zware omstandigheden", sindir Kenneth Perez, Analis Sepak Bola.
Ia berargumen bahwa suhu udara di sekitar lokasi pertandingan pada sore itu sama sekali tidak ekstrem dan tidak memerlukan jeda tambahan.
"Het is toch helemaal niet warm?!" tegas Kenneth Perez, Analis Sepak Bola.
Perez menganggap regulasi jeda minum tersebut terlalu memanjakan atlet dan meminta otoritas kompetisi untuk melakukan evaluasi besar-besaran.
"Hoezo hebben we drinkpauzes nodig? Wat zijn we toch allemaal aan het betuttelen? Echt, jongen. Dit moet zó anders! Dit year heeft toch laten zien dat we het niet op deze manier verder moeten doen. Mannen! We moeten harde mannen creëren, die ergens tegen kunnen. Een drinkpauze! Echt, ik word er gek van." tegas Kenneth Perez, Analis Sepak Bola.
Memasuki babak kedua, dominasi Ajax berlanjut melalui peluang emas Mokio yang membentur tiang gawang sebelum sang pemain ditarik keluar akibat cedera dan digantikan oleh Sean Steur. Di kubu lawan, FC Utrecht sempat menyuntikkan tenaga baru dengan memasukkan penyerang Sebastien Haller serta bek veteran Nick Viergever.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow