Panitia SNPMB Umumkan Hasil Kelulusan dan Kampus Favorit UTBK 2026

Smallest Font
Largest Font

Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 pada Senin, 25 Mei 2026, dengan mencatat Universitas Indonesia dan Politeknik Negeri Bandung sebagai perguruan tinggi negeri yang paling diminati peserta.

Dari total 871.496 peserta yang mengikuti Ujian Tulis Berbasis Tes (UTBK) tahun ini, panitia menyatakan hanya 256.369 orang yang berhasil lolos seleksi. Peserta yang dinyatakan lulus wajib segera melakukan proses daftar ulang secara daring melalui portal resmi universitas masing-masing agar status kelulusan mereka tidak hangus.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026 Prof Dr Ir Eduart Wolok memaparkan data statistik mengenai minat pendaftar di berbagai perguruan tinggi negeri dalam konferensi pers yang digelar secara hibrida.

"10 PTN akademik dan PTN vokasi dengan peminat terbanyak peminat jadi animo yang mendaftar bisa kita lihat Universitas Indonesia itu ada 100.253 yang memilih Universitas Indonesia," kata Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026 Prof Dr Ir Eduart Wolok.

Eduart menambahkan bahwa Politeknik Negeri Bandung hingga Politeknik Negeri Padang masuk dalam daftar perguruan tinggi vokasi dengan peminat terbanyak, yang mengindikasikan bahwa kampus di luar Pulau Jawa kini mulai menjadi favorit para peserta.

"Kita semakin menyebar meskipun harus kita akui kalau di Jawa juga lebih banyak ya wajar karena memang jumlah penduduknya juga di Jawa kan memang jauh lebih banyak, tapi itu kan hanya 10 dari 145 (PTN)," tambah Eduart.

Berdasarkan data panitia, tiga besar PTN Akademik yang meraih jumlah peminat terbanyak berturut-turut ditempati oleh Universitas Indonesia dengan 100.253 peminat, Universitas Sebelas Maret dengan 91.611 peminat, dan Universitas Gadjah Mada dengan 84.637 peminat.

Dilansir dari Okezone, calon mahasiswa yang lolos harus menyiapkan sejumlah dokumen penting untuk verifikasi, seperti Kartu Peserta SNBT 2026, Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL), Kartu Keluarga, KTP, pas foto terbaru, serta Surat Keterangan Sehat dan Bebas Narkoba.

Pihak universitas juga memerlukan bukti penghasilan orang tua berupa slip gaji atau surat keterangan penghasilan untuk menentukan kelompok Uang Kuliah Tunggal (UKT). Bagi penerima KIP Kuliah, dokumen tambahan berupa foto rumah, bukti pembayaran listrik, dan Kartu Indonesia Pintar wajib diunggah untuk verifikasi kelayakan.

Proses daftar ulang umumnya berlangsung sekitar 7 hingga 14 hari kerja setelah pengumuman, meliputi tahapan unggah dokumen, penetapan dan pembayaran UKT, finalisasi data, hingga penerbitan Nomor Induk Mahasiswa (NIM).

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed