PB Orado Resmi Dilantik KONI dan Bidik Ekshibisi PON 2028
Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB Orado) periode 2026-2030 resmi dilantik oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat di Jakarta pada Kamis (20/8/2026) sebagai induk organisasi resmi cabang olahraga domino. Langkah pembinaan ini langsung diikuti daerah, termasuk Pengprov ORADO Maluku yang mengajukan permohonan keanggotaan ke KONI Maluku pada Jumat (21/8/2026).
Pelantikan kepengurusan pusat dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman di Kantor KONI Pusat, Senayan. Setelah pengukuhan ini, PB Orado memikul mandat untuk mengendalikan pembinaan atlet domino secara berjenjang di seluruh wilayah Indonesia.
Ketua Umum PB Orado Yooky Tjahrial menyatakan pelantikan ini memberi kepastian hukum dan kelembagaan bagi olahraga domino di Tanah Air.
"Ini menjawab satu hal yang selama ini mungkin masih sering ditanyakan terkait organisasi resmi olahraga domino di Indonesia," kata Yooky.
Ia menegaskan penetapan status resmi tersebut bukan untuk ajang menepuk dada, melainkan tanggung jawab besar yang harus ditunaikan.
"PB Orado adalah induk organisasi olahraga domino yang telah diterima sebagai anggota KONI Pusat, dan hari ini kepengurusan PB Orado secara resmi dilantik oleh KONI Pusat," tambahnya.
Hingga saat ini, struktur organisasi PB Orado telah terbentuk di 38 provinsi serta 309 kabupaten dan kota. Yooky mengingatkan jajarannya agar pengakuan ini dijadikan pemacu kerja nyata di lapangan.
"Hari ini juga menjawab satu hal yang selama ini mungkin masih sering ditanyakan oleh masyarakat: ‘Sebenarnya, organisasi resmi olahraga domino di Indonesia itu siapa?’ Jawabannya jelas," kata Yooky di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 19 Agustus 2026.
Organisasi berencana merangkul seluruh komunitas dan elemen pemain domino tanpa menyisakan sekat pemisah.
"Tetapi saya ingin mengingatkan teman-teman semua, status resmi ini bukan untuk membuat kita merasa paling hebat atau lebih tinggi dari siapa pun. Justru ini adalah amanah," ujarnya menambahkan.
Di samping pembinaan atlet, PB Orado bakal merancang sistem kompetisi berbasis liga serta mendorong domino masuk ke dalam industri olahraga nasional melalui pemanfaatan teknologi dan komersialisasi.
"Kita hadir bukan untuk mempertajam perbedaan. Kita hadir untuk menyatukan seluruh insan domino Indonesia ke dalam satu wadah, satu sistem, dan satu tujuan yang sama," jelasnya.
PB Orado juga membidik keikutsertaan domino sebagai cabang olahraga ekshibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang.
"Ke depan kami juga akan punya liga domino. Berarti akan ada klub-klub domino yang akan hadir di seluruh Indonesia. Tentunya klub bisa lebih fokus membina para atlet," tutur Yooky.
Guna mencapai target kompetisi resmi PON 2032, kesiapan infrastruktur turnamen dan peningkatan kualitas wasit menjadi fokus utama kepengurusan.
"Kami akan memanfaatkan teknologi agar pertandingan domino bisa ditonton dengan menarik. Kita akan membangun klub, turnamen, liga, merchandise, dan membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak," ungkapnya.
Manajemen PB Orado optimistis kepercayaan dari otoritas olahraga nasional mampu dijawab dengan tata kelola organisasi yang profesional dan transparan.
"Insya Allah kami akan ikut serta di ekshibisi PON 2028. Kami akan coba membuat ekshibisi yang baik agar pihak KONI menyetujui untuk ikut PON berikutnya di 2032," ungkap Yooky.
Eksistensi domino sebagai olahraga prestasi turut mendorong pengurus di tingkat daerah untuk mempercepat integrasi kelembagaan lokal.
"Hari ini KONI telah memberikan kepercayaan kepada kita. Sekarang tugas kita adalah membuktikan bahwa kepercayaan tersebut diberikan kepada organisasi yang tepat," pungkasnya.
Menindaklanjuti penetapan di tingkat pusat, Pengprov ORADO Maluku mendatangi Kantor KONI Maluku di Karang Panjang, Ambon, untuk menyerahkan dokumen administrasi pendaftaran keanggotaan. Berkas tersebut mencakup SK kepengurusan tingkat provinsi hingga pengurus cabang kabupaten/kota.
Sekretaris Umum Pengprov ORADO Maluku M. Fahrul Kaisuku menjelaskan penyerahan berkas ini merupakan instruksi langsung Ketua Pengprov ORADO Maluku Azis Tunny guna memperkuat pembinaan atlet di daerah.
“Atas perintah Ketua Pengprov ORADO Maluku, kami langsung bergerak cepat menyiapkan dan menyerahkan seluruh dokumen yang dipersyaratkan,” kata Kaisuku.
Ia meyakini potensi atlet domino di Maluku sangat besar untuk dikembangkan ke tingkat nasional.
“Kami optimis olahraga domino memiliki masa depan yang baik di Maluku. Dengan bergabung sebagai anggota KONI, pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi, hingga pengembangan prestasi di tingkat regional maupun nasional akan semakin terarah,” ujarnya.
Pihak KONI Maluku menyambut penyerahan berkas administrasi tersebut dan berjanji mengolahnya sesuai kriteria yang berlaku.
"Seluruh dokumen yang diserahkan akan dipelajari dan diverifikasi terlebih dahulu oleh bidang terkait,” kata Wakil Sekretaris KONI Maluku Demianus A. Sinay.
Proses verifikasi dokumen oleh KONI Maluku akan menentukan langkah penetapan resmi ORADO Maluku sebagai anggota KONI Provinsi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow