Pejabat Kenakan Pakaian Adat Saat Upacara Proklamasi di Istana Merdeka
Upacara detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka berlangsung khidmat dengan deretan pejabat mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, sebagai bentuk penghormatan budaya dan pahlawan, dilansir dari Detik Travel.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengenakan pakaian adat dari Nusa Tenggara Timur, khususnya kain tenun Rote yang disebut kain Lafa, berwarna merah, hitam, dan putih serta motif Hua Peni. Ia juga menggunakan topi Ti'i Langga khas Pulau Rote.
Para menteri Kabinet Merah Putih hadir dengan pakaian adat seperti Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dengan busana Palembang, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Arif Satria memakai pakaian adat Minangkabau, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengenakan baju adat Lampung.
Maruarar Sirait menjelaskan pemilihan baju adat Lampung sebagai penghormatan kepada jasa para pahlawan. "Pakaian adat dari Lampung. Nanti kita habis ini menghadiri upacara HUT RI di Istana Merdeka, Jakarta bersama bapak Presiden Prabowo. Jadi bagus karena kita mengingat jasa pahlawan kita dan kita berdoa untuk bisa semangat, sehat untuk meneruskan perjuangan para pahlawan kita untuk negara dan rakyat kita," ujarnya.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan istrinya mengenakan pakaian adat Kajang yang melambangkan kemampuan menjaga hutan tropis. "Ini baju Suku Kajang, Sulawesi Selatan. Salah satu masyarakat adat yang paling memiliki kemampuan menjaga hutan The best guardian of our tropical forest, menjaga hutan tropis kita," kata Raja Antoni.
Pakaian adat Kajang berwarna hitam yang mereka kenakan merepresentasikan prinsip hidup sederhana dan tidak berlebihan, sesuai falsafah kamase-mase yang mengajarkan kehidupan secukupnya dan selaras dengan lingkungan.
Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki dan istrinya Gina Rohmat Marzuki memakai busana adat Batak, menambah keberagaman budaya Nusantara yang terlihat pada upacara tersebut.
Pakaian adat para pejabat ini menjadi simbol penting dalam menjaga kebudayaan Indonesia yang kaya serta pengetahuan masyarakat adat dalam menjaga hutan secara turun-temurun.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow