Sebastian Desabre Puji Perlawanan Republik Demokratik Kongo Usai Tersingkir
Pelatih tim nasional Republik Demokratik Kongo, Sebastian Desabre, menyatakan rasa bangganya atas performa skuadnya meskipun harus menelan kekalahan tipis 2-1 dari Inggris dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Rabu (1/7/2026).
Kekalahan tersebut membuat Kongo tersingkir dari turnamen setelah dua gol dari kapten Inggris, Harry Kane, membalikkan kedudukan dari gol pembuka yang dicetak oleh pemain Kongo, Brian Cipenga.
Kekecewaan melanda kubu Kongo karena mereka sempat memimpin pertandingan dan menunjukkan performa yang solid sebelum kedigdayaan penyerang Inggris penentu hasil akhir.
"Kami menampilkan permainan yang bagus… tetapi salah satu pemain terbaik dunia mencetak dua gol ke gawang kami." kata Sebastian Desabre kepada beIN Sports.
Desabre menyayangkan kegagalan timnya dalam memanfaatkan momentum di lini pertahanan pada fase krusial pertandingan tersebut.
"Kami merasa kecewa karena kami yakin bisa menang; kami telah menampilkan permainan yang bagus. Pada akhirnya, kami membuang dua peluang, dan salah satu pemain terbaik di dunia mencetak dua gol ke gawang kami; sungguh disayangkan." ujar Sebastian Desabre.
Meski mengakhiri langkah di turnamen, juru taktik asal Prancis itu menilai pertandingan menghadapi tim raksasa Eropa memberikan pelajaran berharga untuk masa depan sepak bola negaranya.
"Para pemain harus diberi selamat atas penampilan mereka. Mereka telah memperoleh pengalaman dengan bermain melawan tim-tim sekelas ini; begitulah cara membangun sepak bola Kongo." tambah Sebastian Desabre.
Evaluasi performa tim menunjukkan bahwa kematangan bertanding menjadi pembeda utama pada menit-menit akhir babak kedua.
"Kami sedikit kurang berpengalaman di akhir pertandingan, dan itulah sifat sepak bola. Kami belajar dan terus berkembang, serta melanjutkan perjalanan kami dengan mantap." aku Sebastian Desabre.
Ketajaman Harry Kane di depan gawang menjadi sorotan utama sang pelatih yang kembali ia sebut dalam sesi wawancara.
"Salah satu pemain terbaik di dunia telah mencetak dua gol ke gawang kami, sungguh disayangkan." tegas Sebastian Desabre.
Sebagai penutup, Desabre menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kongo atas dukungan spiritual yang mengiringi perjuangan para pemain di lapangan hijau.
"Kami berjuang dengan semangat rakyat Kongo. Kami menampilkan permainan sepak bola yang bagus melawan salah satu tim terbaik di dunia dan menunjukkan semangat juang; inilah yang akan diingat orang-orang tentang Kongo." tutup Sebastian Desabre.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow