Penggemar ENHYPEN Mina Chan Meninggal Dunia Setelah Serangan Siber

Smallest Font
Largest Font

Mina Chan, penggemar ENHYPEN asal Jepang, ditemukan meninggal dunia pada 5 Agustus 2026 di Seoul setelah diduga mengalami serangan siber yang intensus. Polisi setempat melakukan intervensi saat livestream-nya berlangsung dan kini kasus ini dalam penyelidikan Yongsan Police Station Seoul, kata Yonhap News Agency.

Insiden ini terkait komentar anggota ENHYPEN, Ni-ki, dalam livestream pada 31 Juli yang menyinggung penggemar yang dianggap mencari perhatian berlebihan di acara mereka. Meskipun tidak menyebut nama, banyak penggemar mengaitkan komentar tersebut dengan Mina yang baru-baru ini hadir di sebuah fansign di AS.

Mina dikenal sebagai penggemar setia dengan lebih dari 11.000 pengikut di X dan 78.000 di Instagram, serta lulusan Rikkyo University. Ia pernah bekerja sambilan di Tokyo, termasuk sebagai hostess, fakta yang kemudian disebarluaskan secara negatif oleh beberapa penggemar Ni-ki asal Jepang.

Dalam livestream terakhirnya pada 5 Agustus, Mina berbicara dengan suara gemetar mengenai masa lalunya dan ketakutannya. Ia mengungkapkan keinginannya untuk hidup lebih lama, namun komentar bernada kebencian terus mengalir di kolom chat hingga polisi masuk dan memutus siaran.

Ni-ki dalam livestream-nya mengatakan, "Tempat pertunjukan adalah tempat semua orang bisa bahagia. Sayang sekali ada seseorang yang mencoba menarik perhatian dan ingin menunjukkan diri. Itu membuat suasana jadi menurun." 

Setelah insiden, Mina mengunggah permintaan maaf dan pengumuman untuk menutup akun penggemarnya, menyesali perilakunya yang dianggap mengganggu suasana acara. Ia menulis, "Saya merasa telah memanfaatkan kebaikan Sunoo dan menyesal atas perilaku saya yang tidak pantas." 

Serangan terhadap Mina tidak hanya datang dari luar fandom, tapi juga dari penggemar Jepang yang mengetahui latar belakangnya, termasuk pekerjaan malam yang pernah dijalaninya. Data pribadinya tersebar luas di media sosial, termasuk alamat dan nomor telepon, yang membuat tekanan semakin berat.

Polisi menerima laporan dari teman Mina dan penonton livestream yang khawatir pada pagi hari 5 Agustus, kemudian melakukan tindakan cepat. Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Ni-ki maupun agensi BELIFT LAB mengenai insiden tersebut.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed