Peralihan Generasi Pelatih Sepak Bola: Dari Murid Ferguson ke Wenger
Dunia sepak bola kini menyaksikan pergantian generasi dalam kepelatihan. Jika sebelumnya banyak pelatih berasal dari mantan pemain yang dilatih Sir Alex Ferguson, kini semakin banyak bekas anak asuh Arsene Wenger yang mengambil alih peran tersebut.
Selama hampir 27 tahun membimbing Manchester United, Ferguson membentuk banyak pemain menjadi bintang dunia. Beberapa di antaranya, seperti Ole Gunnar Solskjaer, Ryan Giggs, Ruud van Nistelrooy, Wayne Rooney, Gary Neville, Phil Neville, Paul Scholes, Roy Keane, Steve Bruce, Mark Hughes, dan Jaap Stam, pernah mencoba peruntungan sebagai pelatih atau manajer.
Namun, tidak semua mantan pemain Ferguson berhasil bertahan lama di dunia kepelatihan. Gary Neville, Rooney, Keane, dan Scholes kini lebih memilih berkarier sebagai pundit, mengikuti jejak Peter Schmeichel dan Rio Ferdinand, yang juga merupakan mantan pemain Ferguson.
Sementara itu, generasi pelatih yang berasal dari era Arsene Wenger kini semakin menonjol. Wenger, yang lama berkiprah di Arsenal dan menjadi rival Ferguson di Premier League, telah melahirkan banyak pelatih berbakat.
Mikel Arteta, misalnya, berhasil membawa Arsenal meraih gelar juara Premier League pada musim lalu. Cesc Fabregas pun sukses mengantarkan Como ke Liga Champions untuk pertama kalinya. Giovanni van Bronckhorst juga mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih trofi bersama Feyenoord, Rangers, dan Besiktas.
Patrick Vieira, salah satu ikon era kejayaan Wenger di Arsenal, kini menangani Timnas Senegal. Sementara Aaron Ramsey dan Jack Wilshere, yang terbilang baru memulai karir kepelatihan, saat ini membimbing Oxford United dan Luton Town.
Perubahan ini menandai era baru dalam dunia kepelatihan sepak bola, di mana pengaruh Wenger semakin terasa, dilansir dari Detik Sport.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow