Peran Vital Ong Kim Swee di Balik Lonjakan Performa Timnas Malaysia U-20
Tampil impresif pada Kualifikasi Piala Asia U-20 di New Laos National Stadium, Vientiane, Timnas Malaysia U-20 menahan imbang Indonesia tanpa gol dan bermain 2-2 melawan Australia U-20. Hasil tersebut menempatkan Harimau Malaya Muda di posisi ketiga klasemen sementara Grup H dengan raihan dua poin.
Performa menanjak skuad asuhan Shukor Adan tidak lepas dari kontribusi penting Ong Kim Swee. Mantan pelatih Persik Kediri di BRI Super League 2025/2026 itu kini mengemban tugas sebagai Direktur Akademi Mokhtar Dahari setelah menerima mandat langsung dari Menteri Olahraga Malaysia.
Keterlibatan Ong Kim Swee diakui mantan pelatih PSM dan Persipura, Raja Isa Raja Akram Shah, dilansir dari Bola. Langkah tersebut dinilai sangat tepat karena pembinaan usia muda Malaysia memang membutuhkan sosok arsitek taktik berpengalaman.
Di bawah arahan Ong Kim Swee yang belum genap setahun, pencapaian tim kelompok umur Malaysia menunjukkan peningkatan nyata. Malaysia U-17 sukses melaju hingga babak final Piala AFF U-17 2026 di Sidoarjo dan Gresik, sementara Malaysia U-19 menembus semifinal Piala AFF U-19 2026 di Sumatra Utara.
Raja Isa menyebut Ong Kim Swee sebagai otak intelektual di balik kebangkitan tim nasional muda. Jabatan pelatih kepala yang dipercayakan kepada figur muda seperti Shukor Adan juga dinilai efektif untuk mempercepat proses regenerasi pelatih di Malaysia.
"Keputusan coach OKS meninggalkan Persik dan pulang untuk menerima tugas negara sangat tepat, karena sepak bola usia muda Malaysia butuh sosok seperti OKS," katanya.
"Saya nilai coach OKS adalah otak intelektual kemajuan timnas muda Malaysia. Dia sebagai pemikir, kursi pelatih dipercayakan kepada sosok muda, seperti Shukor Adan. Ini bagus untuk regenerasi pelatih di Timnas Malaysia," jelasnya.
Program pembinaan timnas muda Malaysia pada dasarnya difokuskan untuk jangka panjang. Oleh karena itu, perkembangan signifikan yang ditunjukkan dalam satu tahun terakhir menjadi capaian yang sangat positif bagi publik sepak bola Negeri Jiran.
"Program dan target timnas muda Malaysia untuk jangka panjang. Jika dalam setahun belakang ini mereka tampil bagus, itu kemajuan luar biasa," ujar Raja Isa.
"Saya takjub saat Malaysia U-20 hampir mengalahkan Australia U-20 yang juga juara bertahan Piala Asia 2025 lalu," lanjutnya.
"Stakeholder sepak bola Malaysia sadar tim muda kami mulai ketinggalan di kawasan ASEAN. Sekarang kami berusaha mengejarnya. Kami tentu ingin seperti Indonesia tampil di Piala Dunia U-17 tahun lalu," pungkasnya.
Peluang Malaysia U-20 untuk melangkah ke putaran final Piala Asia U-20 di China pada 2027 masih terbuka. Pada laga pamungkas, Malaysia U-20 dijadwalkan berhadapan dengan tim tuan rumah, Laos U-20.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow